Judul: Time: DON’T
LIAR
Author: Mahardika putri
Cast: Jiyong ( GD BIGBANG)
Chaerin (CL 2NE1)
Genre: Angst
Rating: T
“aku sangat ingin kau mendengarkannya.”pintaku.
“baiklah. Apa yang ingin kau katakan?”katanya. Aku melepaskan tanggannya. Pergelangan tangannya yang ku pegang erat tadi terlihat memerah. Karena merasa sakit makanya dia menyerah dan memutuskan mendengarkanku.
kau melangkah pergi lagi dariku. Ku tersenyum getir saat kau tak bisaku gapai lagi. Bayanganmu pun tak dapatku lihat lagi. Kata maaf yang telahku ucapkan pun tak bisa menebus kesalahanku. Aku mengerti kau merasaku khianati tapi, aku ingin kau tahu bahwa aku masih sangat mencintaimu. Aku ingin sekali memelukmu lagi tapi, aku tak mampu melakukannya. Ini semua memang salahku. Mungkinkah cinta kita telah usai.
Author Pov
Setelah pulang dari makam Min Hyo, Chaerin terlihat gelisah. Chaerin duduk di sofa dengan gelisah karena memikirkan perkataan Jiyong.
“mungkin dia berbohong.”gumam Chaerin.
“tapi, tatapannya itu tulus.”gumamnya lagi.
“tapi, mungkin saja dia menipuku lagi”kata Chaerin sedikit keras.
“tidak! Itu tidak mungkin! Bagaimanapun juga aku dan dia sudah tak mungkin bersama.”kata Chaerin berusaha tegas walau hatinya sendiri tidak mau itu terjadi.
“jika kau tak memulainya tak akan jadi serumit ini. Bisakah aku benar-benar menghilangkan perasaan ini”kata Chaerin sambil menerawang jauh.
sebuah pesan masuk ke ponsel Chaerin.
from : Jiyong
‘aku ingin sekali meneleponmu atau secara langsung mengatakannya tapi, aku sangat malu dan aku sangat meresa bersalah padamu. Chaerin, aku tahu kau sangat tersakiti dan merasa terluka saat melihatku. Maafkan aku! Lupakanlah aku! Aku ingin kau menjadi Chaerin yang dulu. Aku akan pergi berusaha menghindar karena kau tak ingin melihatku. Aku berjanji aku tak akan memaksamu lagi untuk mendengarkan penjelasanku atau menahanmu. Aku selalu mencintaimu.’
@rumah Jiyong
Jiyong keluar dari rumahnya dengan sebuah koper besar. Dia memasuki mobil putihnya dan menghidupkan mesinnya. Tapi, dia langsung mematikan mesin mobilnya karena melihat Chaerin berada di depan mobilnya sambil membentangkan tangan. Jiyong pun keluar dari mobil.
“ke..”
“aku munafik. Aku yeoja munafik yang berpura-pura setia dengan sahabatku. Aku menahan perasaanku karena sahabatku. Aku tak ingin di sebut ‘musuh dalam selimut’ karena telah merebut mantan tunangan sahabatku. Aku tahu aku juga tak pantas berada disisimu karena kau menyakiti hatiku membuatku mengkhianati sahabatku.”jelas Chaerin sambil menjatuhkan air matanya. Jiyong melangkah perlakan-lahan mendekati Chaerin.
“meski begitu. Hati ini memaafkanmu! Sedalam apapun aku mengubur perasaanku ini, cintaku untukmu tak mati. Aku tak peduli lagi dengan kata orang jika mengatakan aku musuh dalam selimut. Aku tak peduli lagi jika disebut mengkhianati persahabatan. Tapi, kau harus bertanggung jawab atas perasaanku ini. Jiyong, Min Hyo sudah di surga. Bolehkah, aku jujur pada dunia tentang perasaanku? Aku masih hidup, bolehkah aku merasakan cinta walau orang yang aku cintai itu adalah tunangan sahabatku?” kata Chaerin sambil terisak. Dia membiarkan saja air matanya mengalir membasahi pipinya.
“terimakasih kau mau jujur. Sekarang tangung jawabku adalah melindungi. Cinta itu tak pernah salah, hanya waktu saja yang tidak tepat.”kata Jiyong sambil memeluk Chaerin.
“kau. Mau. Pergi kemana?”tanya Chaerin sambil berusaha menghentikan tangisnya.
“aku mau pergi ke Busan, aku pindah tugas ke sana.”jawab Jiyong santai.
“hanya pergi ke situ kau bilang mau menghilang?” protes Chaerin.
“wae kau takut kehilanganku?”
“lupakan semua! Aku harus pulang.”kata Chaerin sambil melepaskan pelukan Jiyong dan berbalik untuk pergi. Jiyong menarik Chaerin hingga berada dipelukannya kembali.
“dari awal aku sudah mencintaimu. Tapi, aku yang tidak bersabar dan berpaling. Terimakasih telah menerimaku. Aku mencintaimu.”ucap Jiyong lembut. Jiyong menempelkan bibirnya pada Chaerin dan mempererat pelukan mereka.
@ditempat lain.
“ini memang tempat umum. Tapi, kenapa berciuman di tengah jalan rumah orang?”gerutu ahjussi yang sedang mengemudi mobil. Dia memilih jalan memutar ketimbang melewati pasangan baru itu.
END
ini Dika terusin mendadak. Dika gak percaya diri buat posting karena tidak maksimal. Tapi, Dika harus posting karena sudah terlalu lama libur. Mianhae!
yang ingin menjadi author dan admin di page ini silahkan komentar, tulis di wall atau inbox juga boleh. Gomawo!
Author: Mahardika putri
Cast: Jiyong ( GD BIGBANG)
Chaerin (CL 2NE1)
Genre: Angst
Rating: T
“aku sangat ingin kau mendengarkannya.”pintaku.
“baiklah. Apa yang ingin kau katakan?”katanya. Aku melepaskan tanggannya. Pergelangan tangannya yang ku pegang erat tadi terlihat memerah. Karena merasa sakit makanya dia menyerah dan memutuskan mendengarkanku.
kau melangkah pergi lagi dariku. Ku tersenyum getir saat kau tak bisaku gapai lagi. Bayanganmu pun tak dapatku lihat lagi. Kata maaf yang telahku ucapkan pun tak bisa menebus kesalahanku. Aku mengerti kau merasaku khianati tapi, aku ingin kau tahu bahwa aku masih sangat mencintaimu. Aku ingin sekali memelukmu lagi tapi, aku tak mampu melakukannya. Ini semua memang salahku. Mungkinkah cinta kita telah usai.
Author Pov
Setelah pulang dari makam Min Hyo, Chaerin terlihat gelisah. Chaerin duduk di sofa dengan gelisah karena memikirkan perkataan Jiyong.
“mungkin dia berbohong.”gumam Chaerin.
“tapi, tatapannya itu tulus.”gumamnya lagi.
“tapi, mungkin saja dia menipuku lagi”kata Chaerin sedikit keras.
“tidak! Itu tidak mungkin! Bagaimanapun juga aku dan dia sudah tak mungkin bersama.”kata Chaerin berusaha tegas walau hatinya sendiri tidak mau itu terjadi.
“jika kau tak memulainya tak akan jadi serumit ini. Bisakah aku benar-benar menghilangkan perasaan ini”kata Chaerin sambil menerawang jauh.
sebuah pesan masuk ke ponsel Chaerin.
from : Jiyong
‘aku ingin sekali meneleponmu atau secara langsung mengatakannya tapi, aku sangat malu dan aku sangat meresa bersalah padamu. Chaerin, aku tahu kau sangat tersakiti dan merasa terluka saat melihatku. Maafkan aku! Lupakanlah aku! Aku ingin kau menjadi Chaerin yang dulu. Aku akan pergi berusaha menghindar karena kau tak ingin melihatku. Aku berjanji aku tak akan memaksamu lagi untuk mendengarkan penjelasanku atau menahanmu. Aku selalu mencintaimu.’
@rumah Jiyong
Jiyong keluar dari rumahnya dengan sebuah koper besar. Dia memasuki mobil putihnya dan menghidupkan mesinnya. Tapi, dia langsung mematikan mesin mobilnya karena melihat Chaerin berada di depan mobilnya sambil membentangkan tangan. Jiyong pun keluar dari mobil.
“ke..”
“aku munafik. Aku yeoja munafik yang berpura-pura setia dengan sahabatku. Aku menahan perasaanku karena sahabatku. Aku tak ingin di sebut ‘musuh dalam selimut’ karena telah merebut mantan tunangan sahabatku. Aku tahu aku juga tak pantas berada disisimu karena kau menyakiti hatiku membuatku mengkhianati sahabatku.”jelas Chaerin sambil menjatuhkan air matanya. Jiyong melangkah perlakan-lahan mendekati Chaerin.
“meski begitu. Hati ini memaafkanmu! Sedalam apapun aku mengubur perasaanku ini, cintaku untukmu tak mati. Aku tak peduli lagi dengan kata orang jika mengatakan aku musuh dalam selimut. Aku tak peduli lagi jika disebut mengkhianati persahabatan. Tapi, kau harus bertanggung jawab atas perasaanku ini. Jiyong, Min Hyo sudah di surga. Bolehkah, aku jujur pada dunia tentang perasaanku? Aku masih hidup, bolehkah aku merasakan cinta walau orang yang aku cintai itu adalah tunangan sahabatku?” kata Chaerin sambil terisak. Dia membiarkan saja air matanya mengalir membasahi pipinya.
“terimakasih kau mau jujur. Sekarang tangung jawabku adalah melindungi. Cinta itu tak pernah salah, hanya waktu saja yang tidak tepat.”kata Jiyong sambil memeluk Chaerin.
“kau. Mau. Pergi kemana?”tanya Chaerin sambil berusaha menghentikan tangisnya.
“aku mau pergi ke Busan, aku pindah tugas ke sana.”jawab Jiyong santai.
“hanya pergi ke situ kau bilang mau menghilang?” protes Chaerin.
“wae kau takut kehilanganku?”
“lupakan semua! Aku harus pulang.”kata Chaerin sambil melepaskan pelukan Jiyong dan berbalik untuk pergi. Jiyong menarik Chaerin hingga berada dipelukannya kembali.
“dari awal aku sudah mencintaimu. Tapi, aku yang tidak bersabar dan berpaling. Terimakasih telah menerimaku. Aku mencintaimu.”ucap Jiyong lembut. Jiyong menempelkan bibirnya pada Chaerin dan mempererat pelukan mereka.
@ditempat lain.
“ini memang tempat umum. Tapi, kenapa berciuman di tengah jalan rumah orang?”gerutu ahjussi yang sedang mengemudi mobil. Dia memilih jalan memutar ketimbang melewati pasangan baru itu.
END
ini Dika terusin mendadak. Dika gak percaya diri buat posting karena tidak maksimal. Tapi, Dika harus posting karena sudah terlalu lama libur. Mianhae!
yang ingin menjadi author dan admin di page ini silahkan komentar, tulis di wall atau inbox juga boleh. Gomawo!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar