Judul : Love in The Dark
Author: Kim and Dika
Genre: ??
Rating: T
Cast: Lee Chaerin (CL 2NE1)
Kwon Jiyong (G-Dragon BIG BANG)
Daesung BIG BANG
Seungri BIG BANG
Seung Hyun aka TOP BIG BANG.
Cuap-cuap: Dika kali ini bikin FF yang cocok dibaca remaja (seperti
dika *amnesia), yang gak buat infi mikir keras untuk mengerti jalan
ceritanya. Seung Hyun dalam cerita ini TOP bukan Seungri. Semoga suka.
Jiyong Pov
Namaku Jiyong, Kwon Jiyong. Jika melihat tatto di tanganku pasti
banyak orang berfikir aku adalah anak brandalan. Tidak jadi masalah
untukku karena aku memang seperti itu. Uri appa adalah mafia. Jangan
mengira ayahku sekedar mafia. Dia berkerja didunia hitam hingga banyak
menghasilkan uang, bahkan perusahaan appaku juga sudah memiliki bisnis
perhotel, tempat hiburan dan lain-lainya yang sekarang lagi berkembang
pesat.
“mianhae..”kata seorang yeoja dengan gugup mengambil
buku-buku yang tidak sengaja dijatuhkannya karena menabrak dengan
seseorang. Dia terlalu fikus membaca hingga tidak melihat sekitarnya.
Orang yang ditabraknya mengomel kesal. Kilasan senyum tak sengaja
begitu saja ada diwajahku. Bukan karena yeoja itu memalukan. Tapi,
tingkah lugu , pemalu dan lembutnya itu membuat aku tanpa sadar
tersenyum dan merasa senang. Biasanya yeoja akan lembut terhadap kucing.
Tapi, beberapa hari yang lalu dia malah mengageti kucing. Menurutku dia
sangat bosan karena tidak ada yang ingin didekatnya. Tidak ada yang
salah denganya menurutku tapi, beberapa orang sikapnya yang pemalu dan
menyendiri itu membuat dia terlihat seperti “losser”.
Yeoja itu menutup mulutnya karena meguap.
“benar-benar lucu”gumamku. Sepertinya menguap adalah hobbynya karena sudah berkali-kali aku melihatnya menguap dengan lucu.
“dari pada matamu lepas, kenapa kau tak dekati saja dia! Berkenalan
dengannya langsung!”kata Taeyang yang duduk disebelahku. Aku kira dia
hanya memainkan PSPnya ternyata dia juga memperhatikan temannya.
“ne”jawabku dengan tersenyum. Anak berandal sepertiku apakah dia akan takut bila di dekatku?
Grep! Langkah kakiku berhenti saat melihat seorang namja berdiri
didepannya dengan tatapan tajam. Aku takut melihat sorot matanya yang
tajam. Tapi, kali ini aku harus bertindak. Aku mendekati mereka dan
mendorong tubuh besarnya hingga terdorong.
“hey, kenapa kau menggangu yeoja?”bentakku.
“bukan urusanmu!”katanya sambil membalas mendorongku. Tatapan tajamnya dilemparkan padaku.
“jangan mengira aku seorang diri tak berani melawanmu.”kataku. Dia
memberikanku senyuman cemooh membuatku semakin kesal padanya.
“gwinchana?”tanyaku pada seorang yeoja yangku kagumi ini. Dia terlihat
ketakutan karena baru di ganggu namja brandal tadi. Eh, bukankah aku
juga bisa disebut brandal. Bahkan aku ketua genk dan uri appa ketua
mafia dikorea. Aku jamin uri appa tak membunuh, hanya anak buahnya saja
yang melakukannya dan dia cukup memerintah.
“ne.”katanya tersenyum.
Ommo, bukankah tadi dia ketakutan tapi, bagaimana bisa dia tersenyum
semanis itu. Aku senang dia tidak takut padaku.
“oh, bagus kalau begitu!”kataku senang.
“bu..”kalimatku terputus karena dia sudah berjalan jauh dariku.
Yeoja yang ku tolong kemarin itu bernaama Chaerin, dia anak berpertasi
dan satu tingkat dibawahku. Dia tinggal di Jepang sebelumnya. Mungkin
karena kepintarannya dan keluguannya dia jadi bulan-bulanan Seung Hyun
apalagi dia tidak bersosialisasi. Seung Hyun adalah seniorku yang selalu
bermasalah karena perkelahian. Dia juga punya genk dan jadi ketua
sepertiku. Hanya saja genk kami tidak pernah bercekcok atau berkelahi
sebelumnya karena sering sejalan dan menjaga damai.
“yang membuatnya
semakin misterius adalah tidak satu pun yang mengetahui alamatnya atau
asal usul keluarganya. Aku rasa dia memang orang Jepang. Dia si genius
yang misterius”jelas Daesung.
“kenapa? Apakah dia sepintar itu?”tanya Seungri.
“dia mendapat penghargaan bertaraf internasional seperti dibidang
saintek dan musik. Yang paling mengejutkan lagi dia fasih bahasa
Inggris, Jepang, Prancis, Mandarin, itali dan Spanyol. Bahkan berita
yang beredar dia menguasai delapan bahasa.”lanjut Daesung.
“mungkin dia adalah SPY atau assasin?”celetuk Seungri.
“Hey, kembalilah kedunia nyata!”kataku dan Seungri tersenyum tanpa rasa bersalah.
^^^^^^^^^^^^
“Hey, Chaerin! ke sini! Aku ada urusan denganmu!”teriak Seung Hyun saat
melihat Chaerin. Aku mengawasi mereka dari jauh. Mata Seung Hyun
terlihat lebam membuat dia semakin menakutkan. Sepertinya Seung Hyun
memerintah Chaerin karena Chaerin mengguk ketakutan. Aku ingin sekali
menolongnya tapi, jika aku terus menolongnya tidak hanya membuat
perkelahian antar dua kubu perkumpulan tapi, juga membuat Chaerin
semakin repot.
^^^^^^^^^^^^^
“tidak bisakah kau
memberikanku info lebih?”pintaku pada Daesung. Daesung juga juniorku.
Dia sangat populer karena itu dia mudah mendapatkan info. Dia juga salah
satu anggotaku.
“mianhae, hyung! Tapi, memang tidak ada.”jawab Daesung.
“dia alien hyung”kata Seungri lagi-lagi menakuti. Aku dan Daesung hanya
menatap Seungri untuk memintanya diam. Pendapatnya sungguh tidak
penting.
“kenapa tidak kau mata-matai Chaerin?”tanya Taeyang asik
dengan gamenya. Tidak sia-sia dia adalah wakilku. Dia selalu berhasil
memberikanku ide saat aku terdesak.
“ne!”jawabku semangat.
^^^^^^^^^^
Sudah seminggu aku mengikuti Chaerin tapi, aku selalu tak mendapatkan info penting. Aku sering kehilangan jejak Chaerin.
Hmpt.. seseorang membekap mulutku. Apakah aku ketahuan?
“kena kau”kata seorang namja. Karena sadar itu bukan Chaerin jadi aku membantingnya hingga terjatuh.
“kau siapa?”kataku lemas. Mataku terasa berat.
Brukk..
Chaerin Pov
Kenapa Jiyong sonbae mengikutiku terus akhir-akhir ini? Apakah dia
tertarik denganku? Apakah aku berhasil? Akh, tidak mungkin dia tertarik
dengan yeoja sepertiku.
“ketua, kelompok Dragon menyerang.”kata anggotaku yang baru datang menghadapku.
“hah, kenapa? Bukankah selama ini kita selalu damai?”kataku.
“Jiyong, ketua mereka diculik. Mereka mengira Seung Hyun hyung yang melakukannya.”jelasnya lagi.
“dia tak mungkin melakukanya. Sekarang dimana Seung Hyun?”kataku.
“Seung Hyun hyung sedang menjelaskan pada mereka.”
Aku bangkit dari kursiku dan mengambil jaket Seung Hyun oppa yang terletak di kursi. Lalu memakai jaket tersebut.
“ketua. Kau mau kemana?”
“tentu saja ke markas kelompok yang harus bertanggung jawab ini
semua.”jelasku sambil berjalan pergi. Emosiku memuncak. Enak saja mereka
mengkambing hitamkan kelompokku. Dan apa tadi? Mereka menculik namjaku?
Tak aku ampunkan mereka!!
Aku datang kesebuah rumah besar yang lebih enak ku sebut markas karena namja dengan alat “perang” sudah bersiap disini.
“cih, mereka kira aku siapa?”gumamku remeh.
@20 menit kemudian
Aku telah menghabisi mereka dan aku telah menemukan namjaku, salah!
Maksudku Jiyong sunbae. Tubuhnya terikat lemas, kenapa dia lemah sekali.
Tapi, syukurlah. Setidaknya dia tidak akan mengenaliku.
“waw, sang SKY sendiri yang hadir.”kata namja berkepala plontos itu sambil tersenyum garang padaku.
“karena aku harus menyelesaikanya segera denganmu!”jawabku.
“aku akan melepaskanya asalkan kau menjauh dari yeojaku.”kata namja itu lagi.
“aku ini yeoja normal! Kau kira aku mau sama kekasihmu?”balasku kesal.
Kenapa aku harus bertanggung jawab atas yeojanya yang tidak normal?
“arra! Arra! Tapi, yeojaku sangat menyukaimu. Tidak bisakah kau
membuatnya jauh darimu?”katanya tapi, kali ini terdengar seperti
permohonan.
“itu tugasmu. Bukan salahku jika yeoja tertarik denganku.”jawabku.
“aku dengar anak ini mengikutimu. Pergilah menjauh dari yeojaku sebagai
balasan aku telah menangkap namja ini.”kata namja itu. Sial, aku rasa
aku harus pergi karena aku melihat tangan Jiyong bergerak.
“terserah
kau saja. Yang jelas namja yang kau tangkap itu G- Dragon, Jiyong
kapten kelompok Dragon.”jelasku dan langsung berbalik. Aku rasa namja
pelontos itu pasti sekarang lagi terkejut.
Bruk!! Pintu terbuka secara paksa.
“SKY gwincana?” Seung Hyun oppa kini ada didepanku dengan beberapa
orang namja yang aku duga ada beberapa dari kelompok Dragon. Mereka
melihatku sedikit aneh. Mungkin mereka tak menyangka atas statusku ini.
Akh... perjuanganku menjadi Chaerin yang manis akan gagal.
“bereskan. Aku tak ingin ada yang terluka.”kataku pada Seung Hyun oppa.
Kulangkahkan kakiku keluar dari markas ini tapi, aku mereasakan
seseorang menahan tanganku saat aku ingin memasuki mobilku.
“Seung Hyun oppa, aku bisa menyetir.”jelasku.
“kau Chaerin?”
Suara itu membuat aku membalik dengan takut dan gugup. Akh, masa
depanku hancur!!! Ini semua gara-gara namja plontos dan kekasih anehnya
itu!
“ne, mianhae.”jawabku takut.
“kau harus jelaskan ini semua
kepadaku!”katanya dengan tatapan penuh ancaman. Namjaku, maksudku Jiyong
sunbae menarikku masuk ke kursi penumpang dan dia merebut kunci mobilku
lalu duduk dikursi pengemudi.
@taman
“siapa yang akan
menyukai yeoja yang jago kelahi bahkan tidak bisa berhenti untuk
berkelahi? Semua namja ingin yeoja yang feminim, pintar atau lucu.
Sangat jauh dari karekterku. Sehingga aku memilih menjadi orang lain di
kampus dan tidak meninggalkan kelompokku.”jelasku malu.
“lalu anggota sebanyak itu bagaimana bisa kau dapatkan dengan singkat?”tanyanya penasaran.
“Seung Hyun oppa adalah anggotaku saat di Jepang. Dan dia kembali ke
Korea sebelum aku dan membagun anggota seperti saat kami di Jepang. Saat
aku ke Korea dia menjadikanku pemimpin kelompoknya dan menamai kelompok
kami dengan SKY HIGH karena kelompokku di Jepang bernama SKY.”
“kenapa kau jago berkelahi?”
“aku keturunan yakuza jadi appaku mendidikku dengan keras dan
memasukkanku ke sekolah yang dominannya namja jadi aku terbiasa dengan
dikelilingi namja ataupun berkelahi.”kataku tersenyum karena mengingat
moment seru saat di sekolahku dulu. Itu adalah aib tapi, aku
mengucapkanya tanpa malu dan merasa senang.
“dan kau bertemu dengan Seung Hyun hyung?”tanyanya.
“ne, bisa dibilang dia terpesona dengan kharismatikku padahal dia seniorku.”kataku tersenyum malu tapi, penuh percaya diri.
“jika sudah seperti itu kenapa kau menjadi orang lain? Bukankah namja
yang kau suka sudah menerimamu appa adanya?”katanya ketus. Apa aku salah
mendengar?
“dia mungkin akan membenciku jika tahu kondisiku ini.”
“tidak mungkin! Jelas-jelas Seung Hyu..”
“kau mengira namja yang aku sukai itu Seung Hyun oppa? Annio!”jelasku.
“jadi?”
“kau”jawabku begitu saja.
“kau tak bercanda?”tanya Jiyong sunbae setelah beberapa saat suasana menjadi kaku.
“annio. Aku menjadi orang lain karena kau! Kau bilang kau suka dengan yeoja seperti ommamu yang lembut dan polos.”jelasku.
“bagaimana kau tahu?”
“kau tak mengingatku?”protesku. Jiyong sunbae mengelengkan kepalanya.
“jika seperti ini?”tanyaku sambil membentuk lingkaran pada kedua jariku
dan mendekatkanya pada wajahku agar terlihat seperti kaca mata.
FLASH BACK
Seorang yeoja kecil berkecamata mengusir kucing dengan menyirami kucing dengan air.
“hey, jangan lakukan itu!”tergur seorang namja kecil.
“dia terus mendekatiku tapi, aku punya alergi. Hacu!”kata yeoja kecil itu sambil bersin.
“kenapa hotel semewah ini ada kucingnya? Haicu!”kata yeoja kecil itu bersin kembali.
“arra! Aku harus mengatakannya pada aboji.”kata yeoja kecil itu gembira.
“changkaman! Namaku Jiyong, Kwon Jiyong. Aku anak pemilik hotel ini.
Aku berjanji akan mengusir kucing atau pun hewan disini. Tapi, kau harus
janji jangan menyiksa binatang seperti itu.”kata namja kecil itu bijak.
“ne. Tapi, kenapa tidak boleh?”
“kata urri omma yeoja itu harus lembut.”
“ne. Gomawo!! Aku akan menjadi yeoja yang lembut. Tidak akan menyakiti
binatang lagi”kata yeoja kecil itu sambil mengangkat tangan kanannya ke
atas seperti bersumpah.
“kau begitu polos, seperti uri omma. Aku menyukainmu!”kata namja kecil itu manis.
Flash back end
“annio. Aku menjadi orang lain karena kau! Kau bilang kau suka dengan yeoja seperti ommamu yang lembut dan polos.”jelasku.
“bagaimana kau tahu?”
“kau tak mengingatku?”protesku. Jiyong sunbae mengelengkan kepalanya.
“jika seperti ini?”tanyaku sambil membentuk lingkaran pada kedua jariku
dan mendekatkanya pada wajahku agar terlihat seperti kaca mata.
“annio”jawab Jiyong sambil mengeleng-elengkan kepalanya binggung.
“sudahku duga pertemuan kita masa kecil tidak berarti bagimu. Makanya
kau melupakannya.”kata Chaerin sambil membalikkan tubuhnya penuh kecewa.
Sedangkan Jiyong masih mencerna setiap penjelasan Chaerin.
“Haicuu!!”Chaerin bersin dengan kuatnya.
“hyak!!! Jangan mendekat!!”teriak Chaerin sambil berlari saat melihat
seekor anjing mengejarnya. Chaerin sudah berlari cukup jauh dari Jiyong
tapi, Jiyong masih bisa melihat itu dan tertawa.
“Changkaman!”gumam Jiyong karena mengingat sesuatu.
“Chaerin.. jangan pergi!! Aku ingin mengatakan sesuatu..”teriak Jiyong
sambil mengejar Chaerin yang juga berlari menghindar dari anjing liar.
“tidak mau!! Kau usir dulu anjingnya!!”teriak Chaerin sambil berlari menghindar.
AUTHOR POV
___
@ditempat lain
Seung Hyung memukul keningnya.
“mian, ketua. Aku lupa bahwa jaketku yang kau gunakan itu ada biskuit
makanan Charly.”gumam pelan Seung Hyun karena dia mengingat dia lupa
menutup makanan hewannya yang ada di jaketnya dan sekarang jaket itu
dipakai Chaerin.
“pasti makanannya jadi berceceran. Semoga ketua bisa menghindar dari anjing.”katanya lagi.
@keesokkan harinya
Kelompok Dragon berbondong-bondong ke markas Sky High. Namja-namja
terlihat menakutkan dengan kayu balok yang mereka bawa dan pemukul
bassball.
“dimana SKY!??”teriak Seungri saat mereka bertemu dengan anggota SKY HIGH.
“ketua sedang...”
“untuk apa mencariku? Haicu!!”tanya Chaerin sambil bersin. Kemarin
malam terlalu banyak anjing yang mengejarnya hingga hingga sekarang dia
masih bersin-bersin.
“izinkan kami bergabung dengan kelompok kalian!”kata anggota Dragon kompak.
“wae??”tanya Chaerin kaget.
“aku akan berhenti dalam dunia hitam. Jadi terimalah mereka menjadi
anggotamu”jawab Jiyong yang muncul dari tengah-tengah kelompoknya dengan
berpakaian rapi. Biasanya dia hanya mengenakan kaos tapi, kini dia
memakai kemeja.
“kenapa berhenti?”tanya Chaerin binggung dan mulai berjalan mendekati Jiyong.
“aku berjanji pada uri omma harus menjadi namja baik-baik saat
menemukan kekasihku. Aku sudah lama mencoba mendekati Chaerin tapi,
selalu gagal karena “prisaimu” tapi, aku sangat yakin Chaerin atau pun
Sky aku mencintaimu”kata Jiyong sambil menggegam tangan Chaerin erat.
Saat Jiyong mengatakan “prisai” dia melihat ke Seung Hyun dan Seung Hyun
tersenyum.
“aku sudah lama mencintaimu. Chaerin, mau kah kau menjadi kekasihku?”tanya Jiyong dia terlihat gugup.
“ya, tentu saja aku mau!”jawab Chaerin semangat dan langsung memeluk Jiyong.
“kau jangan berhenti. Aku saja yang berhenti.”kata Chaerin lembut.
“tidak bisa. Aku sudah berjanji dengan uri omma tidak mengikuti appaku jika telah menemukan yeoja yang aku cintai”
“kau ini, sunbae! Bukankah aku harus jadi yeoja yang lembut? Jika aku
pemimpin anggota sebanyak ini bagaimana aku bisa jadi yeoja yang kau
inginkan.
“panggil aku oppa”kata Jiyong penuh penekanan pada kata “oppa”.
“memang kau siapa?”kata Chaerin kesal dan kini berhasil menendang Jiyong.
“auu.. kau menendangku?” kata Jiyong tak terima.
“kau yang membuatku kesal!”kata Chaerin .
“Sebaiknya kita pergi. Sebelum kelompok kita yang tenang ini ribut
hanya karena hal sepele.”kata Seung hyun sambil berbisik pada Taeyang
yang didekatnya.
“kau benar, sunbae.”kata Taeyang mengaguk-anguk.
Kedua namja ini pun memberi isyarat membubarkan kelompok mereka
membiarkan pasangan itu ribut sendiri.
End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar