jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Minggu, 24 Februari 2013

OPPA!! (FF SKY DRAGON) #3

"Kau terlihat senang"
"oppa,bagaimana pun bila diajak makan aku akan senang.mianhe oppa,aku lelah"kataku menerobos tubuhnya oppa masuk kekamarku.bukan aku gak mau bicara dengannya tapi,bila dia sudah marah karena cemburu maka aku hanya bisa berbicara saat dia tenang.aku tidak mau bertengkar dengan oppa.

aku membuka pintu kamarku,oppa sudah didepan kamarku.dia menyandar didinding dengan tenang.
"oppa,antarkan aku kekantor"kataku dengan aegyo.oppa tersenyum manis.baru saja kami keluar dari rumah ternyata taeyang berdiri didepan mobilnya sambil tersenyum.
"sepertinya aku akan pergi sendiri saja"kata oppa yang berjalan pergi.
"tapi,berhati2lah oppa!aku akan datang saat jam makan siang"kataku.jiyong hanya berdehem.aku berjalan menghapiri taeyang oppa.

"Oppa,kau marah?"tanyaku.
"wae?aku tidak boleh marah?"jawab jiyong oppa.
"yang paling mengerti aku adalah oppa.aku tidak akan berbuat aneh.lalu,apa yang oppa khawatirkan?"
"aku khawatir kau akan menyukainya"
"oppa tidak suka?"
"tentu saja aku tidak suka!"katanya dengan nada tinggi.
"kalau begitu,oppa harus membuatku tidak berpindah ke taeyang oppa.aku tidak bisa menyakiti uri appa-omma.kita berdua sudah sama2 dijodohkan.lalu kita tidak akan bisa seperti ini.apakah ini endingnya?berpisah dari oppa itu seperti hukuman mati bagiku"kataku tersenyum dan meninggalkan kantor oppa.bukannya aku mau membuat oppa cemburu atau kesal.hanya saja aku juga tidak bisa menolak taeyang oppa.tapi,aku juga tidak ingin melepas dari jiyong oppa.

aku pulang dari jalan2 bersama taeyang oppa.jiyong oppa seperti biasa menunggu didepan pintu kamarku.
"chaerin kau benar,kita bersaudara.kita berpisah saja"kata oppa yang langsung masuk kekamarnya.
"wae oppa?andwee!aku tidak mau seperti ini"kataku tapi,tidak ada jawaban.aku menangis dikamarku.

-5bulan kemudian.
Taeyang oppa mengajak kami ke resto labirin lagi untuk dinner tapi,ini bersama keluarga.musik classic mengalun merdu.taeyang oppa menghapiriku dengan membawa buket bunga.andwe!!aku tidak mau berakhir seperti ini.andwe!andwe!"Chearin jebal,terimalah bunga ini"kata taeyang oppa.aku menerima bunganya.
"gomawo"
"maukah kau menikah denganku?"
aku melihat omma dan appa yang tersenyum.jiyong oppa terlihat santai,tak peduli. Ya,kami memang pernah membahas ini sebelumnya.aku harus menerima taeyang oppa agar jiyong oppa tidak perlu dijodohkan.lagian jiyong oppa juga sudah menyerah terhadapku.
"ne,oppa!"jawabku. Taeyang oppa memelukku.

AUTHOR POV
chaerin menerima lamaran taeyang.taeyang memeluk yeoja yang sudah 6tahun ini dicintainya.
DORr..DORr..(suara ledakan kembang api)
"andwe! Andwe! Omma!jangan mati,omma!tolong aku!tolong!"teriak chaerin ketakutan sambil memukul2 taeyang agar taeyang melepaskan tubuhnya.taeyang menjadi shock.chaerin terduduk lemas ditanah.jiyong segera memeluk chaerin ketakutan,dikecupnya kepala chaerin lembut.
"tenang,oppa disini"kata jiyong khawatir karena chaerin mengigil ketakutan sambil menangis.
"lepaskan aku!lepaskan aku,pembunuh"kata chaerin berusaha melepaskan diri tapi,pelukan jiyong terlalu kuat.
"ada apa ini?"tanya taeyang kaget.
"cepat panggil ambulance!"teriak jiyong.ommanya pun mengelus2 lembut chaerin yang mengamuk.
tak lama ambulance datang.chaerin yang sudah tertidur lemas segera dibawa.
"aku ikut"kata taeyang.
"tidak perlu! Kau bilang 6tahun kau mengejar chaerin tapi,kau tidak tau apa2 tentangnya.kau malah membunuhnya.biarkan aku yang menjaganya karena hanya aku yang bisa"kata jiyong yang masuk keambulance sambil memegang tangan chaerin.pintu mobil ambulance pun segera ditutup dan berjalan pergi.AUTHOR POV
saat kecil chaerin terbiasa tinggal dirumahnya sendirin.abojinya sudah lama mati sehingga ommanya bekerja untuk membiayai hidup.siang ommanya karyawan restoran dan malam kasir swalayan 24jam. Ommanya membanting tulang agar suatu saat bila ommanya mati chaerin tidak akan terlantar karena tidak ada uang.walau ommanya jarang dirumah,ommanya perhatian dengan chaerin.ibunya mengajarkan chaerin menjadi yeoja yang kuat sehingga memasukan chaerin kekelas taekwondoo sejak chaerin masih sangat kecil.
suatu malam chaerin melihat jaket ommanya dikasur.jaket itu biasanya dipakai ommanya berkerja.chaerin langsung mengambil jaket ommanya dan pergi ketempat ommanya berkerja.
saat tiba didepan swalayan chaerin melihat swalayan ommanya dirampok.chaerin tidak berani masuk dan hanya melihat dari luar lewat kaca. Dia ingin menolong ommanya sangat ingin.tapi,chaerin tidak berani. Bahkan kaki dan mulutnya tidak dapat bergerak.sang perampok menodong chaerin omma dengan pistol agar ommanya membuka mesin kasir.tapi ommanya menolak dan
DORR!! Darah keluar dari kepala ommanya chaerin.chaerin yang melihatnya menangis dan pingsan.CHAERIN POV
aku membuka mataku perlahan. Melihat jiyong oppa tertidur disampingku.aku juga melihat omma tiduran disofa panjang didekatku langsung terbagun.
"kau baik2 saja?bagaimana perasaanmu?"tanya omma khawatir.
"gwinchana,omma.kenapa aku disini. Apa yang terjadi?"tanyaku lemah.
"kau hanya kelelahan"kata omma menangis. omma pasti berbohong.Tapi,aku juga tidak ingat kenapa aku disini.aku melihat jiyong oppa.dia terlihat begitu lelah.
"sudah dua hari ini dia selalu menjagamu"jelas omma.
"2hari?"tanyaku kaget
"ne.kau tidak koma.hanya tertidur"
"penyakitku parah omma?"
"tidak sayang,troma itu bisa hilang"
"omma perlu berapa lama lagi aku akan menyakiti kalian?membuat kalian khawatir.kenapa aku tidak mati saja saat itu"kataku histeris karena ingat kembali pada mimpi buruk itu.oppa yang terbangun mendekapku.
"jangan berfikir begitu!kami begitu mencintaimu.kau berfikir mati dan merasakan kesakitanmu sendirian malah membuat kami terluka.kalau sakit,katakan sakit.jangan menyembunyikannya!"kata jiyong oppa.ntah sejak kapan appa juga disini,memeluk omma yang menangis.

OPPA!! (FF SKY DRAGON) #2

Kami turun kebawah appa,omma,dan halmeoni sudah dimeja makan.aku memisahkan diri dari jenny onni dan minzy.Makan kali ini tidak seperti biasanya yang rame seperti dirumah,suasana saat ini begitu hening.
"suasananya tidak enak karena ada orang asing"kata halmeoni.
"omma dimeja ini tidak ada orang asing"tegur aboji.
"apa kalian pura2 buta?"kata halmeoni.
"nyonya kim?!"kata seorang ajuma dengan namja yang aku kenal mengikutinya berjalan kearah meja kami.
"Chaerin"sapa namja itu malu2 dan aku hanya tersenyum.
"chaerin?apa gadis ini yang bernama chaerin?"tanya ajuma itu kaget.
"omma,ini chaerin"kata namja itu sambil berjalan kearahku.omma dan appa terlihat binggung.Sedangkan jiyong oppa duduk dengan tenang sambil menyuapkan makanan kemulutnya.dengan ragu aku berdiri memperkenalkan diri.
"chaerin imnida"kataku sambil membungkuk dan duduk kembali.
"dia cantik pantas saja kau menolak yeoja2 itu"kata ajuma dan taeyang tertawa malu. Jiyong oppa masih terlihat santai seakan2 tidak terjadi apa2.
"ada apa?"tanya halmeoni bingung.
"apakah nyonya liburan disini juga?"tanya ajuma itu.
"ne"
"chaerin itu cucumu?"tanya ajuma itu.
"ne,dia putriku"jawab ayah cepat.
"benarkan?uri taeyang ini sangat mengidolakan chaerin"jelas ajuma itu.
"omma.."kata taeyang oppa berusaha memberhentikan ommanya.
"tapi,chaerin.."kata nenek.
"ne.taeyang menyukainya semejak SMA."kata ajuma itu tersenyum dan langsung memutuskan kata2 halmeoni seolah2 tau apa yang akan halmeoni katakan.
"omma"tegur taeyang oppa lagi.
"chaerin,taeyang bingung menghubungimu lewat apa. Lewat email, handphone atau apa saja,bisakah kamu berikan?"tanya ajuma itu.
"taeyang oppa sudah tau cara menghubungiku"kataku.
"oh,baiklah.mianhe kami telah menggangu makan kalian.kami permisi dulu"kata ajuma itu berlalu pergi dengan taeyang oppa.
"siapa mereka,chaerin?"tanya omma.
"chinggu jiyong oppa"kataku.
"kenapa seperti tidak mengenal jiyong dan malah menyapamu lebih dulu?"tanya appa.
"molla"jawabku.sedangkan jiyong oppa terlihat sangat tidak peduli.
"kalian akrab?"tanya omma.
 "anio,sungguh!"kataku saat appa terlihat ragu.
"omma kenal dengan ibunya?"tanyanya.
"ne,dia pemilik perusahaan telepon genggam."jawab halmeoni kesal.

@R.SPA
"jadi apa tanggapan jiyong?"tanya jenny onni.
"oppa diam saja,seperti tidak peduli"jawabku.
"tapi,taeyang itu temannya SMA.kenapa dia tidak tau hubungan kalian yang rumit?"
"mereka tidak terlalu akrab"jawabku.
"bagaimana perasaanmu pada 2namja itu?"tanya lagi.
"molla"
"apa kau rela jika jiyong bertunangan dengan yeoja lain?"tanya onni.
"tdk mungkin aku rela tapi,aku juga tidak bisa apa2 karena halmeoni sudah mengatakannya."kataku.
"halmeonimu begitu menakutkan"kata jenny onni.
"tidak bisakah kalian diam dan hanya menikmati pijitan2 onnideul ini?"tegur minzy.aku dan jenny onni terkekeh karena sikap minzy yang begitu serius menikmati pijitan SPA.

@makan malam.
Kami tidak makan berlima lagi.kini taeyang dan ajuma juga duduk di meja makan kami.firasatku tidak enak.
"aku berniat menjodohkan taeyang dengan chaerin.bagaimana menurut kalian?"tanya halmeoni.jantungku terasa berhenti seketika.
 "pendapatku?aku tergantung anaknya saja"kata appa sambil makan.walau santai terlihat appa mulai emosi.
"tapi,chaerin masih terlalu muda"kata omma khawatir.
"hanya pertunangan bukan pernikahan"jawab halmeoni.
"tapi.."kata jiyong oppa terputus karena halmeoni.
"kau jangan bicara!Yang dijodohkan chaerin,bukan kau jiyong!"tegur halmeoni.aku menatap jiyong oppa yang tampak marah disampingku.aku memegang tangannya agar tenag.sedangkan taeyang oppa terlihat gugup.

aku dan jiyong oppa duduk dibangku taman berdua.
"oppa,bagaimana ini?andwe.aku tidak mau tapi,kata2 halmeoni sulit ditolak"keluhku.
"aku juga gak mau.tapi,kau harus menghindari namja hingga kita dapat jalan keluarnya"kata oppa sambil menatapku lekat dan membuatku yakin oppa pasti bisa menolongku.

sudah lebih 1minggu oppa menjemputku.tapi,kali ini dia begitu memaksa hingga aku tidak dapat menolak.
"kita kemana?"tanyaku panik setelah sadar kalau ini bukan jalan menuju rumahku.
"kita makan dulu ne?"tawar oppa sambil tersenyum. Kami sampai direstoran outdoor untuk makan perlu mendaftar lalu diberikan sebuah peta.untuk apa?untuk menuju kemeja makan.meja makan ada didalam labirin.konsep unik belum. lagi langit yang indah ini dihiasi bintang menjadi nilai plus resto ini.
"wae?kau baru pertama kali kesini?"
"ne"jawabku masi mengagumi pemandangan.taeyang oppa berdiri memberikan blezernya dibahuku.aku tersentak kaget.
"oppa hanya mengunakan baju tanpa lengan"ingatku.dia tersenyum manis kepadaku.
"aku akan sakit bila tau kamu sakit"jawabnya sambil duduk dikursinya.aku tau 6thn ini taeyang oppa mengejarku tapi,aku tidak tau dia seserius ini padaku.

Aku naik tangga menuju ke kamarku.jiyong oppa berdiri didepan pintu kamarku.
"kau terlihat senang"kata oppa dengan aura hitam disekitarnya dan sambil tersenyum manis tapi,tetap terlihat menyeramkan.

OPPA!! (FF SKY DRAGON) #1

Cast: SKY DRAGON
pernah diposting di: grup FF

CL POV
aku masuk kedalam rumah mewah ini dengan sedikit takut.
"Chaerin, ini adalah ibumu dan ini oppamu,jiyong"kata ajussi itu tersenyum. Aku membungkuk 90derajat untuk memberisalam. istri ajussi itu terlihat tidak suka denganku dan anak tunggalnya malah mengangapku tidak ada.
"Kau sudah lelahkan? Ikuti aku, ayo kita kekamarmu"kata ajussi ramah.

"chagi,kamu kan ingin anak yeoja"kata ajussi.
"tapi,kenapa dia?apa karena kamu punya hubungan dengan ibunya?"teriak ajuma.
"kamu jangan seperti itu!"
"lalu bagaimana dengan orang sekaliling kita?mereka mengira dia adalah anak haram."
"lambat laun orang pun tidak akan berfikir begitu.dia anak yang baik,dia bisa menjadi anakmu.selama ini dia tidak merasakan kasih sayang ayah.ibunya pun selalu sibuk berkerja.tapi,apa kamu tidak kasihan melihat gadis sekecil itu tahu ibunya tertembak mati.aku mohon,tolong rawatlah dia seperti anakmu sendiri"kata ajussi.
"aku kasihan dengan jiyong,aku seorang ibu yang menyayangi anakku"
"kalau begitu kamu anggap chaerin sebagai anakmu"
"tidak bisa!"
"apa yang tidak bisa?"
mereka bertengkar hebat dikamar mereka hingga terdengar dikamarku.tapi,aku mencoba menutup mataku,berusaha tidak menangis.Ajuma mengatakan aku adalah sepupu jiyong oppa,bukan saudaranya kepada setiap orang yang bertanya tetang statusku.
ajussi memasukkanku ke sekolah dasar yang sama dengan jiyong oppa.aku juga tau jiyong oppa sering dibully.kadang oppa dilempar bola pada jam olahraga,kepalanya dipukul atau uangnya diambil saat baru saja oppa memasuki gerbang.

hari ini uang jiyong oppa dirampas teman2nya lagi.tanpa uang itu oppa harus berjalan cukup jauh untuk pulang kerumah.jadi,saat pulang aku akan mengikutinya.

"kenapa kau mengikutiku?"tanya oppa marah.ini pertama kalinya dia berbicara padaku.
"aku takut pulang sendirian"kataku berbohong.
"tetap ikuti aku.tapi,jangan berjalan disebelahku"perintahnya.
"ne"jawabku menurut.

keesokan harinya saat diruang makan karena jam makan siang aku sengaja duduk di dekat meja oppa.
Bruukk..
seseorang berbadan besar menjatuhkan makan siang oppa.namja yang menjatuhkan makanan oppa hanya tertawa.aku berlari dan langsung memungut bekal oppa dari tanah.
"pabo!makanannya dipungut lagi"katanya tertawa dan semua ikut tertawa.aku langsung melemparkan makanan yang telah aku pungut itu kemukanya.
"kau!"kata namja itu marah.
"selain berani dengan yang lemah kau juga berani dengan wanita?"kataku.aku didorongnya kebelakang hingga terjatuh ketanah.
"dasar gajah!"teriakku. Aku memukul pipinya dan mencakarnya.

"kamu ini anak yeoja.tidak boleh berkelahi"tegur ajussi.
"tapi,ajussi.."
"aku ini appamu"kata ajussi sambil memukul kakiku dengan ikat pinggangnya.Aku menangis.
"appa,appo"erangku.ajuma terlihat tidak tega.tapi,ajussi tetap memukul kakiku.
"kamu mengatai anak itu gajah?lalu kau apa?kucing karena mencakar2ny?"kata ajussi.
"appa,chaerin menolongku.dia berantem dengan chinggu yang sengaja membuang bekalku"kata jiyong oppa menangis.ajussi berhenti memukulku.
"kalian ini bersaudara.bila 1terluka 1lagi harus mengobatinya"nasehat ajussi.ajuma memelukku erat dan mengobati luka2ku.omma kandungku mendidiku menjadi yeoja yang berani dan kuat kini apa aku harus menjadi wanita yang lemah??ajuma memasukkanku kekelas musik classic dan bhs.prancis.sedangkan jiyong oppa difokuskan belajar formal dan beladiri.tapi, karena appa memasang WIFI aku sering menyempatkan diri untuk lat.taewondoo lewat vidio.
"kenapa kamu selalu melatih beladirimu?"tanya jiyong oppa tiba2 masuk kekamarku.
"karena aku tidak ingin menyia2kan waktu"jawabku.
"akukan menjagamu jadi tak perlu menyiksa tubuhmu.ayah memintaku melindungimu kalau kau bisa melindungi dirimu sendiri lalu aku bagaimana?"
"izinkan aku belajar oppa.aku tidak akan mengeluarkan beladiriku."pintaku.
"ok.tapi,ajarkan aku bermain piano"tawarnya.kami saling tersenyum.

-14thn kemudian-
Aku pulang malam karena les pianoku.oppa menungguku dipintu seperti biasa.
"oppa!"kataku sambil berlari kecil kearahnya.dia tersenyum padaku.
"sudahku bilang jangan menjemputku!"omelku.
"wae?"
"setiap oppa menjemputku,oppa membuat tempat les heboh"
"aku hanya ingin menjemput yeojaku"katanya sambil menarik tanganku pelan.
"jangan menghentikanku karena aku sudah mencoba berhenti tapi,tidak bisa"jelasnya.
"oppa,kita ini bersaudara"
"lalu?wae?kita bukan saudara kandung,bukan sepupu,kita tidak ada ikatan darah.apa kau memang menyukaiku?"kata jiyong oppa.
"tentu saja oppa.tapi.."
"kita jalani saja dulu.walau kita harus diam2."katanya sambil menggandeng tanganku erat.semua sudah tau kami bersaudara,menjadi 1keluarga.tidak jarang yeoja memintaku mengenalkannya pada oppa.begitu juga chinggu jiyong oppa malah ada yang terang2an mendekatiku.
"kenapa tidak terima ajakan taeyang?apa karena aku?"kata jiyong oppa saat aku menghidupkan TV.
"anni,karena aku tidak mau mempermainkannya"jawabku.oppa mengusap kepalaku sekilas.aku nonton TV duduk dikarpet dan bersandar diSofa.
"tidak les hari ini?"
"anni,aku sudah berhenti.aku mau fokus kepekerjaanku"jawabku.jiyong oppa tiduran disofa sambil memainkan rambutku.
"omma mana?"tanyanya.
"omma pergi ke rumah tetangga,masak bersama"
"wae tidak bilang dari tadi?"
"tentu saja untuk melindungi diriku"jawabku tertawa.
"apa aku seliar itu?"tanyanya,aku tertawa.
"jangan mengganguku ini film favoritku"kataku.jiyong oppa memainkan rambutku dan sesekali menciumnya.

halmeoni datang kerumah dan kami makan malam bersama.
"jiyong,kau belum punya kekasih?kalau sudah segera putuskan yeoja itu?"kata halmeoni tiba2.
"halmeoni wae?"tanya oppa.
"aku akan mengenalkanmu dengan gadis lemah lembut yang cantik"jawab halmeoni serius.
"seperti chaerin?"tanya omma senang.
"anni,tentu saja tidak.gadis ini begitu sempurna"
"omma tau?chaerin begitu populer bahkan ada anak temanku datang kerumah untuk meminta restu kami.bila jiyong tidak ada mungkin makin banyak pemuda yang mengincar chaerin sampai rumah.bahkan banyak.."kata2 omma terputus karena halmeoni bergumam.omma jadi salah tingkah.
"kau harus dengan yeoja itu"kata halmeoni.
"tapi,perasaan tidak bisa dipaksa"kata jiyong oppa.
"aku tidak suka melihat kau terlalu dekat dengan dia"kata halmeoni.
"tapi,omma mereka itu bersaudara"aboji angkat bicara.
"buka mata kalian bagaimanapun chaerin bukan cucuku"kata halmeoni keras.
"omma!"kata uri bumonim.
"Tidak apa2,omma"kataku mendekati omma yang mulai emosi.
"omma,ini sudah keteraluan!jiyong bawa adikmu pergi dulu"kata appa dengan nada tinggi.jiyong oppa memberikanku isyarat untuk pergi mengikutinya.
"wae?dia juga tau kenyataannya"kata halmeoni."Wae?diakan juga tau kenyataann?"
"tapi,biarkan dia melupakan masa lalunya"kata appa.
"seharusnya kau marah saat anakku membawa anak orang lain untuk kamu asuh"kata halmeoni.
"bila chaerin,tidak apa2"jawab omma.kami segera keluar dan tidak mendengarkan pertengkaran mereka.jiyong mengenggam tanganku,menarikku pergi dari rumah.
"kamu tidak apa2?"tanyanya cemas.
"gwaechana,karena itu memang kenyataannya"
"mianhe tapi,apa kamu sudah melupakan masa lalu?"tanya oppa ragu.
"tentu saja tidak.karena itu selalu menjadi mimpi burukku"
"apa sebaiknya aku mengatakan hubungan kita pada bumonim?asalkan mereka mengatakan "gwaechana" maka halmeoni tidak bisa apa2 dan kamu akan benar2 menjadi cucunya"kata jiyong oppa.
"masalahnya pasti tidak semudah itu"kataku khawatir.
"apa kamu mencintaiku?kau tak pernah mengatakan perasaanmu"
"aku suka oppa"jawabku.
"choa?sarang berbeda dengan choa"katanya sambil melepaskan genggaman tangannya.
"tidak bisa.karena hari demi hari semakin aku mencintaimu"kata jiyong oppa.aku hanya diam.oppa menahan tubuhku dan mendekatkan wajahnya kearahku.
"oppa,apa yang kau lakukan?oppa tau ini tidak baik,tidak baik untuk semuany.oppa berhenti dan melahkah pergi.
"apa kita harus menjadi saudara?"tanya oppa sambil berhenti melangkah.
"mungkin"
"apa hanya aku yang punya perasaan ini?"
"mungkin"
"Apa hanya aku yang berharap lebih?"
"mungkin?"
"wae kau begitu dingin?"
"aku juga ingin menjadi matahari untukmu oppa.mianhe,bumonim terlalu baik padaku.ternyata omma menunggu kami didepan pagar.
"cepat masuk!cuaca begitu dingin.kalian pasti lelah.cepat masuk dan tidur"kata omma khawatir.
"ne omma.."Kataku sambil berlari kecil dan tersenyum pada omma.

kami berkumpul karena menonton TV bersama.
"oppa,tadi dara onni kirim salam"kataku.
"oppamu ini idol?"tanya omma.
"tentu saja omma"
"tapi,dia sengaja menempel padaku agar yeoja2 itu mengindar"jelasku.uri bumonim tertawa.
"lalu bagaimana denganmu?"tanya oppa.
"ayah oppa menempel padaku tentu saja yang lain takut didekatku"
"benarkah?"tanya appa.
"ne,appa"
 "benarkah?"tanya appa.
"ne,appa"jawabku.
"jiyong,biarkan chaerin mengenal namja"kata appa tertawa.
"annio appa.aku ingin chaerin hanya mengenalku"kata jiyong oppa tersenyum.Uri bumonim pasti menyangka oppa hanya bercanda.
"omma tadi telepon katanya 2minggu lagi dia ingin kita liburan bersama."kata omma.
"kau saja yang pergi dengan jiyong.aku dan chaerin akan liburan bersama"kata appa.
"appa,bukankah lebih baik bersama2?"kataku.
"tapi,appa tidak suka perlakuan halmeonimu"jawab appa.
"tapi,aku tak ingin appa melewatkan kenangan dengan halmeoni lagian kita juga butuhkan liburan bersama"kataku.
"ne.tapi,kamu harus mengajak temanmu"kata appa.
"appa ini kumpul keluarga"jawabku.
"ne,aku setuju dengan appa"kata jiyong oppa.
"sudah chaerin.gweuchana"kata omma.

-liburan keluarga
aku mengajak minzy dan jenny onni untuk liburan. Mereka adalah rekan kerjaku dikantor.
"oppamu kamarnya dimana?"tanya jenny onni.
"didepan"jawabku.
"benarkah?"tanya jenny onni.
"jangan seperti itu!hati jiyong oppa hanya untuk chaerin onni"kata minzy sambil mendorong pelan jidat jenny onni dengan telunjuknya.
"aku hanya ingin menikmati indahnya ciptaan tuhan."kata jenny onni dengan aego.
"disini saja.sebentar lagi oppa akan kesini"kataku dan bel pun berbunyi.aku membuka pintu.
"wae?"tanyaku.
"aku ingin bersamamu"katanya sambil meraih tanganku dan masuk kekamar.
"hallo jiyong!"sapa jenny onni.mereka saling memberi salam.kami duduk disofa karena oppa mengandeng tangganku jadi kami duduk sebelahan.
"kalian juga seperti ini dirumah?"tanya jenny onni.
"terkadang"jawab jiyong oppa.
"didepan..?"
"ne.aku juga pernah memeluk chaerin didepan appa."kata jiyong oppa.
"lalu apa kata ajussi?"tanya minzy penasaran.
"tidak ada"jawab oppa.
"kalian begitu serasi"kata jenny onni
"tapi,chaerin sudah menolakku berkali-kali"kata jiyong oppa dengan wajah memelas.
"sudahlah!ayo,kita makan siang.semua sudah menunggu dibawah"ajakku agar mengalihkan pembicaraan.