jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Minggu, 30 Desember 2012

NAMAKU SEUNG HYUN


Namaku Lee Seung Hyun. Ayahku memiliki  perusahaan besar yang penghasilannya menjanjikan. Jadi wajar saja gadis-gadis selalu ada di sisiku. Bukan untuk aku pacari, hanya teman kencanku untuk makan dan jalan-jalan. Sebenarnya dibandingkan wanita aku lebih tertarik bermain game. Hidup mewah, anak tunggal dan orang tua yang selalu sibuk membuatku kesepian, kuakui aku anak yang manja.
“apa kamu ingin melihat abojimu ini menyusul ommamu dengan penuh kecewa? Aboji bisa mati 2X karena akan dibunuh ommamu di Akhirat sana!” kata aboji  penuh amarah dan wajahnya menyeramkan.
“ajushi, tenang saja! Aku ini tampan jadi omma tidak akan memarahimu!”kataku tersenyum dengan senyumaan polos.
“anak ini..” kata aboji sambil memegang bagian belakang lehernya. Aku mmelangkah pergi.
“jangan pergi!” pinta ayah dan aku tetap pergi meninggalakan rungan kerjanya.

Aku bangun dari tidurku. Aku melihat gadis berwajah galak di depanku.
“siapa kamu?”tanyaku kaget.
“namaku Lee Chaerin.” Kata gadis itu.
“aboji, kenapa aboji mengirimkan gadis galak untuk mengajariku? Aboji saja yang berkerja. Bila aku berkerja aku tidak ada waktu untuk bermain, aboji tega pada anakmu ini?” kataku saat masuk kekamar aboji.
“tuan, ini rumah sakit” tegur wakil Jang.
aboji ini masih tertidur? Nanti kasih tahu aboji apa yangku katakan tadi bila dia sudah terbangun.”kataku kepada wakil Jang sambil membuka pintu untuk keluar.
“OMMO!!!” teriakku setelah melihat chearin di balik pintu.
“kamu mengagetkanku. Apakah itu kebiasaanmu? Apakah presdir sakit karena kamu mengagetkannya?”kataku lagi.
“Lee Seung Hyun,  ayahmu seperti ini karena prilakumu!” bentaknya.
“sekertaris seharusnya cantik, sexy, imut, lembut dan sopan. Tapi, kamu.. ckckckck.” Kataku sambil melihatnya dari bawah ke atas.
“presdir sudah memintaku untuk tidak memanjakanmu dan tidak menuruti kata-katamu.”kata chaerin sambil menarik tanganku dengan wajah tanpa expersinya.
“lepaskan!”kataku sambil berusaha melepaskan diri tapi, dia semakin kuat memegangku.
“menurut atau dipaksa?”ancamnya dengan wajah datar dan tatapan tajam.
“aku tampan, pintar, berbakat, kaya dan ditakuti semua orang. Makanya aku mengagap diriku alien. Setelah melihatmu aku sadar kamu lebih menakutkan dari pada alien.” Kataku sambil berjalan mengikutinya.

Dia membawaku ke Kantor. Chaerin menerangkanku tentang bisnis yang dijalankan ayah saat ini.
“jadi maksudmu perusahaan tua ini baik-baik saja?”tanyaku.
“ya tapi, perusahaan tua yang anda maksud ini meminta anda untuk bisa menjalankan perusahaan ini.” Jelasnya sambil memberi penekan kata tua dan tetap tanpa expresi wajah.
 “hahaha.. aku pintar bermain tapi, aku tidak pintar berbisnis. Jadi itu tidak akan mungkin.”kataku sambil menggigit pulpen dan menggoyang-goyangkan kursiku.
“bisnis juga seperti permainan.” Kata Chaerin lagi-lagi tidak ada expresi wajah.
“apa maksudmu? Jelaskan padaku!”pintaku.
4 bulan berlalu, Aboji masih di rumah sakit. Dan 4 bulan ini aku diajarkan oleh Chaerin. Aku dan Chaerin juga bersama-sma menjalankan perusahaan.
“sadarlah!!
4 bulan ini anda hanya belajar. Bukan menjalankan perusaahaan”kata Chaerin menyadarkan lamunanku. Ya, 4 bulan ini dia dan wakil Jang yang mengatasi dan menjalankan perusahaan ini dengan wajah datarnya yang selalu tanpa expresi.
“ hey, bisakah wajahmu dirubah?
aku bosan melihat wajah datarmu. Apakah kamu terkena penyakit “tidak dapat tersenyum”?”katakuku sambil tersenyum nakal.
“Lee Seung Hyun! Cukup!” bentaknya dengan wajah yang lagi-lagi tidak ada expresi.
“oppa!! Kamu lupa menambahkan kata “oppa” dikalimatmu.” Kataku. Sambil menunjuknya dengan pulpen ditanganku.
“ha. Ha. Ha. Oppa? Yang benar saja!” jawabnya.
“ketawa, marah dan memang tidak punya expresi wajah.” Kataku.
“anda sudah ada kemajuan tentang berbisnis. sepertinya anda bisa menjalankan bisnis besok. Pagi ada rapat jadi anda yang akan memimpin rapatnya sebagai permulaan.”katanya sambil membereskan buku dan tabletnya.
“siap!”kataku.
Rapat selelsai. Aku banyak mendapat pujian karena mengeluarkan pendapatku dan memberikan solusi untuk masalah perusaahan yang baru terjadi. Ya, memang menjalankan perusaahan seperti permainan. Bila aku dapat melewati setiap level masalahnya maka aku akan menang dan mendapat kepuasan tersendiri karena telah berhasil melewati rintangannya.
“dimana gadis berwajah datar itu?”tanyaku kepada wakil Jang. Wakil jang terlihat bingung.
“sekertaris LEE CHAERIN.” Lanjutku.
“dia melanjutkan sekolah ke Amerika siang ini dia berangkat untuk pendaftaran dan melihat universitasnya.”jelas wakil Jang.
Tanpa sadar aku langsung melangkah pergi ke bandara. Tapi, aku tidak menemukan gadis itu bahkan nomornya tidak aktif. Aku belum mengerti kenapa aku mengejarnya hingga begini.


1 tahun kemudian.
“ayah kenapa membuat acara kekanakan ini?”tanyaku kepada wakil Jang.
“maksud anda apa tuan?”tanyanya kembali.
“kamu begitu hebat berbisnis tapi kenapa tidak dapat berkomunikasi?”kataku pelan dan meninggalkannya. Ayah naik ke podium dengan gadis  yang aku kenal. Tapi, gadis itu terlihat berbeda. Dia tersenym dengan indah.
“perkenalkan gadis cantik di sampingku adalah anakku, LEE CHAERIN. Dia sedang menjalani tittle Masternya di Amerika. Tapi, untuk beberapa saat ini dia sedang libur dan akan membantu menjalankan perusahaan beberapa waktu ini.”jelas ayah. Aku segera pergi dari pesta ini.


Seseorang mengetuk ruang kerjaku dan seorang gadis keluar dari balik pintu.
“apa yang kamu lakukan disini?”tanyaku.
“hanya ingin menyapa.”jawab Chaerin dengan wajah datar.
“kalau begitu kamu keluar saja.”kataku dan dia keluar. Dia banyak berubah, bahkan dia tidak marah kepadaku. Apakah dia saudara tiriku?
Ayah menghampiriku dengan membawa peralatan golfnya.
“semenjak Chaerin datang kau tidak pernah menemuiku. Kamu tidak mau menemuiku karena kamu punya saudara tiri atau karena saudaramu Chaerin?” kata aboji sambil memukul bolanya.
“dia saudara tiriku?? Ayah menghianati ibu?”kataku dengan kesal.
“tentu saja ..”kata aboji.
“aku kecewa dengamu”kataku sambil berjalan pergi dan mengambil peralatan golfku.
“tentu saja tidak mungkin aku menghianati ibumu. Chaerin anak sahabatku. Orang tuanya meninggal sejak dia 5 tahun. Dia di besarkan oleh bibi dan pamannya. Tapi, sekarang aku ingin menjadikannya anakku.”kata aboji dan aku berhenti melangkah.
“apakah itu benar?”tanyaku.
“tentu saja. Kalau kamu mau kami akan menjalani tes DNA. Aku segera memberitahumu agar kamu tidak terlambat.”kata aboji.
“kenapa?”tanyaku.
“Chaerin akan kembali ke Amerika. 30 menit lagi dia di Amerika dalam waktu yang sangat lama.”kata aboji sambil melihat jam tangannya.
“dimana dia sekarang, aboji?”tanyaku.
“dia masih dirumah untuk membereskan barang-barang.”kata ayah. Aku berusaha secepat mungkin menuju ke rumah.

“Chaerin!!” teriakku panik dan chaerin keluar dari kamarnya.
“ada apa? Kenapa berteriak?”katanya bingung.
“saranghae! Aku mohon jangan pergi”kataku sambil memelukny erat.
“ada apa?”katanya dan berusaha melepaskan pelukanku.
“I LOVE YOU!  Aku rindu wajah dinginmu, aku rindu amarahmu. Tetaplah di sisiku, menemaniku dan jangan pergi.”kataku.
“benarkah?”tanyanya.
“tentu saja. Aku akan mengabulkan keinginanmu. Tapi, kamu jangan pergi.”kataku.
“kalau begitu lepaskan pelukanmu.”katanya dan aku melepaskan pelukanku.
“aku tahu kamu cinta padaku. Tapi”katanya.
“apa kamu tidak menyukaiku?”tanyaku dan dia mengaguk pelan. Wajahnya tidak terlihat kaget, wajahnya tetap dingin tanpa expresi.
“maafkan, sikapku!”kataku sambil berbalik pergi menginggalkannya walau kaki ini terasa lemah.
“aku tidak menyukaimu. Tapi, aku juga cinta padamu.”katanya dengan wajah yang sama, tanpa expresi. Aku memeluknya kembali.

“benarkah kamu mencintaiku? Sulitku percaya. Sikapmu membuatku ragu tentang perasaanmu padaku.”kataku.
“maafkan aku yang begitu dingin padamu, tapi hanya begitu cara agar kamu peduli padaku, melihatku.”katanya.

tidak apa-apa. Tapi, apakah kamu jadi pergi?”tanyaku.
“kemana?”tanyanya bingung.
“Amerika.”kataku.
“untuk apa?”tanyanya bingung.
“bukankah..”tanyaku bingung.
“sekarang kuliah bisa online. Apakah kamu mengira internet hanya untuk bermain game?”katanya dengan nada kesal.
“sudahlah, jangan marah. Suasana ini sangat indah. Kamu merusaknya dan aboji telah menipuku karena mengatakan kamu akan pergi.” Kataku.
 “kamu yang memulainya.”katanya kesal dan lepas dari pelukanku.
“kamu”kataku.
“kamu duluan”katanya semakin kesal.
“bila kamu mengatakannya dari awal tidak akan jadi seperti ini.”kataku.
“Lee Seung Hyun!”katanya dengan nada mengancam.
“panggil aku oppa.”pintaku.
“jangan bercanda! Oppa? Yang benar saja. Itu tidak co..”katanya terputus karena kecupan yang ku berikan dikeningnya.
“hahaha....... ternyata  begini cara mendiamkan omelanmu? Kamu marah saja setiap saat, agar setiap saat juga aku akan menciummu. Hey, jangan melihatku dengan tatapan begitu! itu membuatku takut. Ingat, sekarang kamu ini wanitaku!
Jadi menurutlah”kataku dan memeluknya lagi.

END
catatan: FF ini pernah menang lomba FF di page VIP INDONESIA tahun 2012 dalam rangka ulang tahun seungri dan pernah diposting di grub FF FB

ONLY YOU (FF SKY DRAGON)

ONLY YOU
cast: SKY DRAGON(CL dan GD)
Author:   MAHARDIKA

Seperti biasa pulang kerja aku dan Seungri naik kereta, Seungri rekan kerjaku Walau kami harus berdiri dan berdesak-desakan tapi Seungri sibuk sendiri dengan wanita-wanitanya yang dari tadi diteleponnya.
"AWW!" teriak yeoja yang duduk sebelah seungri.
"mian!"kata Seungri yang ternyata memijak kaki yeoja itu tapi dia kembali sibuk dengan telepon genggamny. Yeoja bergaya rock itu tetap duduk dikursinya sambil menatap Seungri tajam. Kereta berhenti, Yeoja itu berdiri dan memijak kakiku dengan sepatu boot hitamnya tanpa melihat ke arahku. Aku hanya diam karena bingung tapi dia memijakku semakin keras dan segera turun dari kereta. Dia berjalan dengan percaya diri tanpa rasa bersalah karena memijak kakiku. Karena aku berdiri di sebelah kanan Seungri jadi dia pasti mengira kaki kiriku adalah kaki kanan Seungri.

Seminggu kemudian, tepatnya hari kamis aku bertemu dengan yeoja blonde itu lagi. Dia mendengarkan musik menggunakan headset sambil mengunyah permen karet, dia menggunakan sepatu boot hitam yang berbeda dari yang yang lalu, celana jens, kaos hitam bertuliskan "i'm ugly, i don't care", rambut blondenya dibiarkannya tergurai.
"cantik"ucapku tanpa sadar.
"yang mana hyung?"tanya Seungri sambil melihat sekeliling.
"Yeoja yang bersyal?"tanya lagi.
"ani, tapi yeoja blonde" jawabku.
"ada yang salah dengan seleramu hyung" kata Seungri dan kembali sibuk dengan telepon genggamnya.

Aku selalu memikirkan yeoja blonde itu. Aku sadar aku tertarik padannya, sangat.
"Hey, jiyong!"tegur aboji mengejutkanku.
"kenapa?"tanyaku.
"apakah kau masih belum punya kekasih?"tanya aboji dan aku hanya tersenyum.
"aku tau kau "normal" tapi, tidak bisakah kau menjalin hubungan dengan yeoja? Suatu hari nanti kau tidak ada waktu lagi untuk mencari jodohmu!"kata aboji dan aku hanya diam. Aboji pun keluar dari kamarku membiarkanku duduk sendirian dimeja kerjaku. Aboji ingin aku segera memegang perusahaannya tapi, aku lebih suka pekerjaanku sekarang sebagai karyawan biasa. Karena itu juga menambah pengalamanku.

Hari kamis, aku bertemu lagi dengan yeoja blonde itu lagi. Kali ini dia berdiri sambil memegang pegangan untuk penumpang yang berdiri. Kereta berhenti, dia melangkah pergi. Tapi, aku tidak mau melepaskannya dan memutuskan untuk mengikutinya.
"jiyong hyung! Kau dimana hyung!!"teriak Seungri terdengar hingga diluar. Tapi, aku tidak mempedulikannya karena aku kehilangan yeoja blonde itu. Seseorang menepuk bahuku.
"gadis blonde!" ucapku tanpa sadar. Dia memegang pergelangan tanggaan bajuku dan menarikku hingga ke suatu jalan yang tidakku kenal.
"kenpa mengikutiku?"tanyanya dengan tatapan tajam.
"aku tidak mengikutimu" kataku berbohong.
"geojinmal!"
"aku tidak tau tapi instingku mengatakan aku menyukaimu."kataku.
"geojinmal!"katanya.
"sungguh, aku tidak berbohong."belaku.
"jangan dekati aku!"pintanya sambil melepaskan genggamannya di bajuku dan pergi.
"HEY, Setidaknya kau mengembalikanku ke stasiun. Aku tidak tahu jalan."teriakku. Tapi, dia tetap berjalan pergi dan melambaikan tanpa melihatku.
"dia gadis yang berbeda."kataku tersenyum.

Aku berbaring lemas dikasurku.
"besok kau harus pergi ke pesta ulang tahun Chaerin, anak temen SMAku. Umurnya 22atahun sekarang, aku ingin menjodohkanmu dengannya."kata aboji yang tiba-tiba kekamarku.
"aboji, wae?"tanyaku kaget.
"bukankah kau tidak punya kekasih?"jelas ayah.
"ne. Tapi, aboji tidak bisa begitu saja tanpa sepengetahuanku."tolakku.
"OK. setelah mengenalnya kau boleh memutuskan berhenti atau lanjut."kata aboji dan keluar dari kamarku.


hari ini hari kamis tapi, aku tidak bertemu di kereta hari ini. Aku dan aboji memasuki ruangan tempat pesta di selenggarakan. Aboji mengenalkanku kepada rekan bisnisnya yang sebagian dari mereka sudahku kenal sejak kecil.
"dia tampan. Aku dengar dia lulusan tercepat dan terbaik Univ. di Jepang."kata ajoessi yang mengenakan toksedo putih memujiku.
"ne tapi, itu karena dia tidak betah disana."jawab aboji merendah.
"besan!!"teriak wanita seumuran aboji dan ada laki-laki berjalan di belakangnya.
"kau ingat? Ini nyonya dan tuan Lee,orang tua Chaerin."jelas aboji dan aku segera memberi salam dengan membungkuk 90 derajat.
"kau belum melihat Chaerin?"tanya ajeossi lee.
"ne ajeossi"jawabku.
"tenang saja putriku cantik-cantik."katanya tersenyum.
"Selamat malam! Sekarang mari kita sambut yang sedang berulang tahun, Lee Chaerin!"kata MC. gadis bergaun Hot Pink keluar dari balik panggung dengan anggun. Ada seorang gadis cantik memakai gaun putih yang berjalan disampingnya.
tapi, menurutku gadis bergaun Hot Pink lebih cantik. Gadis bergaun hot pink terlihat seperti gadis blonde. Aku harap dialah Chaerin.
"terimakasih telah hadir di Pesta ulang tahunku. Silahkan menikmati pestanya."kata gadis itu tersenyum ramah. Suaranya membuatku yakin dialah gadis blonde yang kujumpai di kereta.
Dia menghampiriku. Tidak ada terlihat kaget diparas cantiknya saat melihatku.

"kenalkan ini Kwon ajeossi dan anaknya jiyong."jelas Lee ajumma.
"Chaerin imnida"katanya sambil tersenyum dan memberi salam.
"Hey, jangan melihat Chaerin kami begitu! Nanti dia takut."goda ajeossi kepadaku dan aku tertawa malu.
"Dara imnida. Ommo b..."
"Chaerin, seanggil chukaehaminida!"kataku sambil bersalaman dengannya, dia tersenyum ramah. Memang seperti orang yang berbeda tapi, aku yakin mereka adalah orang yang sama.
"aku dengar kau lulusan jepang."kata gadis yang memperkenalkan namanya sebagai dara yang juga onni Chaerin.
"ne"jawabku.
"aku juga. Aku pernah bertemu denganmu?"katanya sambil tersenyum.
"benarkah?"tanyaku cuek.
"apakah kau G Dragon yang sering bernyanyi di SKY cafe?"tanyanya.
"ne"jawabku.
"apakah kau mengingatku?"tanya dara nuna.
"aku tidak yakin"kataku. Aku melihat Chaerin tidak ada disamping dara nuna. Aku melihat sekeliling tapi, tidak ada.
"kau pernah menolongku saat..."
"maaf nuna, aku permisi dulu."izinku. Aku segera beranjak dari tempatku. Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa yang punya pesta tidak terlihat lagi bahkan hingga akhir acara.

Ini hari yangku tunggu, hari Kamis yang membuat aku dapat bertemu dengan Chaerin. Aku menunggu di depan boutique miliknya dan dia keluar dengan pakaian cukup membuatnya terlihat cute. Chaerin masuk ke butik lain dan pakayannya berubah menjadi alla rock seperti saat aku aku bertemu dengannya di kereta. Dia masuk ke sebuah cafe, cafe yang begitu rame. Cafe ini sepertinya memasang konsep "konser" karena terdapat panggung, area untuk penonton yang berdiri dan dibagian atas disediakan meja dan kursi untuk makan. Aku mencarinya di tempat penonton tapi, aku malah melihat Chaerin menaiki panggung dengan 3 gadis lainnya. Aku sadar salah 1 dari 3 gadis itu adalah dara nuna. Chaerin dan 3 orang lainnya bernyanyi dipanggung. Chaerin membuatku kaget karena dia nge-rap dengan hebat.
Chaerin menuju stasiun dan aku berhenti mengikutinya karena membawa mobil.
 
Aku menjemput Chaerin dibutik milikny.
"mwoerago? Wae oppa tau butikku?"tanyanya binggung.
"ikut aku!"pintaku.
"andwe"
"ikutlah, jebal! Aku sudah minta izin orang tuamu."kataku dan dia naik ke mobil.
"oppa, kita kemana?"tanya Chaerin.
"tenang, sebentar lagi kita sampai"jawabku.
aku memberhentikan mobilku disekitar sungai Han.
"wae?"tanyanya marah.
"bila aku setuju dengan perjodohan ini bagaimana?"tanyaku.
"andwe"
"wae?Perjodohan kita bukan karena bisnis atau materi"kataku.
"karena aku tidak yakin oppa benar-benar menyukaiku"katanya.
"maksudmu kau menyukaiku?"tanyaku takut.
"molla"jawabnya setelah diam beberapa saat.
"saranghae!"kataku..
"geojinmal!"jawabnya dan memalingkan wajahnya.
"sungguh! Saat kamu menjadi Chaerin atau CL seorang rapper yang menyanyi dipanggung, aku menyukaimu."
"oppa. Tau?"tanyanya bingung.
"ne, instingku berkata aku menyukaimu jadi tidak mungkin aku tidak mengenalimu yang menjadi CL"jelasku.
"geojimal!"katanya lagi.
"aku bukan pembohong. Sudah waktunya makan malam"kataku sambil menjalankan lagi mobilku.
aku membawa Chaerin ke restoran. Chaerin duduk dikursi yang telah disediakan tapi aku naik kepanggung,bermain gitar dan bernyanyi.

'aku tidak pernah bisa membaca pikiranmu. Jadi, katakan sesuatu, jebal.bagaimana dengan perasaanmu? Apakah hanya aku yang jatuh cinta? Kamu harus katakan yes or no. Yeoja,kesabaranku habis tapi, aku tidak ingin lepas darimu.setiap malamku berdoa kau menjadi milikku'
"oppa, kau menggodaku?"katanya.
"apakah kau tergoda?"kataku sambil tertawa dan Chaerin tertawa malu.

8 bulan berlalu, hubunganku dengan Chaerin semakin membaik. Aku rasa aku mencintainya.

to: Jiyong
from : Chaerin
oppa, kita berpisah saja. Mianhe.

tiba-tiba Chaerin mengirim pesan ini padaku. Apa sebenarnya yang terjadi hingga Chaerin seperti ini. Aku terus mencoba bertemu dan menghubunginya tapi, semua sia-sia. Akhirnya aku memutuskan untuk berbicara pada orang tuanya dan dara nuna segera.

Chaerin pov
saat distasiun, aku kaget karena layar TV yang biasanya untuk jadwal kedatangan kereta tapi kenapa malah menayangkan vidio saat aku tampil di cafe?Akh, sudahlah aku buru-buru.
Aku berjalan menuju butik memang biasanya aku melewati jalan ini dan sesekali membeli jajanan yang dijual sepanjang jalan ini.
"ini buat agashi!"kata penjual itu.
"tapi,aku.."
"tidak apa-apa ini rasa terbaru. Anda pelanggan kami.jadi, kami memberi secara gratis."jelasnya.
"gamshahamnida"kataku sambil membawa sandwich yang diberikan dan langsung memakannya.
"agashi, terima ini!"kata seorang ajuma sambil memberikan buket bunga cantik.
"wae?"tanyaku bingung.
"ini gratis!"katanya sambil memberi secara paksa dan pergi.
"agashi,bukankah itu anda?"tanya seorang pria yang juga pejalan kaki. Layar TV sangat besar di dinding gedung itu menampilkan foto-fotoku. Tiba-tiba berganti jadi vidio jiyong.
"Chaerin, will you marry me?aigoo..sebaiknya aku ketempatmu"katanya dengan senyum indah lalu terlihat keluar dari gedung menuju tempatku.
"andwe! oppa andwe! Dara onnie juga menyukaimu. Aku tidak bisa menyakiti perasaannya karena aku sudah menganggapnya sebagai onni kandungku. Oppa, mianhe!"kataku sambil menangis sedih.
"Pabo! Tidak mungkin hanya karena jiyong menolongku aku langsung mencintainya. Aku menyukainya bukan cinta padanya."kata dara onnie yang tiba-tiba disampingku.
"onnie!!"kataku kaget.
"aku jujur!Aku menyukainya sama seperti aku menyukaimu, chaerin"kata onni tersenyum dan memelukku.
"Chaerin-ah, saranghae! Jinca, na do saranghae! Will you marry me?"katanya sambil tersenyum dan menggengam tanganku. Dengan reflek aku memeluknya.
"ne"jawabku malu. Jiyong oppa memelukku semakin erat. Tanpa sadar sandwich yangku makan mengenai bajunya.
"oppa,bajumu kena sandwich!"kataku panik.
"gwaenchanseumnida! Aku ingin memelukmu lebih lama"kata oppa jiyong.
"oppa,banyak orang melihat kita.Aku malu."jelasku.
"ne,algeosseumnida!"jawabnya.
"kalau begitu lepaskan.Oppa aku malu"bisikku.
"sireo!"
"oppa!"
"ne!"
"lepaskan!"pintaku malu.

"sireo!Saranghae"katanya.

(pernah di posting dihttps://www.facebook.com/photo.php?fbid=479081828799829&set=o.371725516247656&type=1&relevant_count=1&ref=nf) DAN https://www.facebook.com/photo.php?fbid=501065409916909&set=pb.182883551735098.-2207520000.1359958826&type=3&src=https%3A%2F%2Ffbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net%2Fhphotos-ak-prn1%2F164596_501065409916909_912199713_n.jpg&size=400%2C600


ONLY YOU#6/End
Chearin pov
saat distasiun,aku kaget karena layar TV yang biasanya untuk jadwal kedatangan kereta tapi kenapa malah menayangkan vidio saat aku tampil di cafe?Akh, sudahlah aku buru-buru.
Aku berjalan menuju butik memang biasanya aku melewati jalan ini dan sesekali membeli jajanan yang dijual sepanjang jalan ini.
"ini buat agashi!"kata penjual itu.
"tapi,aku.."
"tidak apa-apa ini rasa terbaru. Anda pelanggan kami.jadi, kami memberi secra gratis."jelasny.
"gamshahamnida"kataku sambil membawa sandwich yang diberikan dan langsung memakannya.
"agashi,terima ini!"kata seorang ajuma sambil memberikan buket bunga cantik.
"wae?"tanyaku bingung.
"ini gratis!"katanya sambil memberi secara paksa dan pergi.
"agashi,bukankah itu anda?"tanya seorang pria yang juga pejalan kaki. Layar TV sangat besar di dinding gedung itu menampilkan foto-fotoku. Tiba-tiba berganti jadi vidio jiyong.
"Chearin, will you marry me?aigoo..sebaiknya aku ketempatmu"katanya dengan senyum indah lalu terlihat keluar dari gedung menuju tempatku.
"andoe!oppa andoe! Dara onnie juga menyukaimu. Aku tidak bisa menyakiti perasaannya karena aku sudah menganggapnya sebagai onni kandungku. Oppa, mianhe!"kataku sambil menangis sedih.
"Pabo! Tidak mungkin hanya karena jiyong menolongku aku langsung mencintainya.Aku menyukainya bukan cinta padanya."kata dara onnie yang tiba-tiba disampingku.
"onnie!!"kataku kaget.
"aku jujur!Aku menyukainya sama seperti aku menyukaimu, chearin"kata onni tersenyum.
"Chearin-ah, saranghae! Jinca, na do saranghae! Will you marry me?"katanya sambil tersenyum dan menggengam tanganku. Dengan reflek aku memeluknya.
"ne"jawabku malu. Jiyong oppa memelukku semakin erat. Tanpa sadar sandwich yangku makan mengenai bajunya.
"oppa,bajumu kena sandwich!"kataku panik.
"gwaenchanseumnida! Aku ingin memelukmu lebih lama"kata oppa jiyong.
"oppa,banyak orang melihat kita.Aku malu."jelasku.
"ne,algeosseumnida!"jawabnya.
"kalau begitu lepaskan.Oppa aku malu"bisikku.
"sireo!"
"oppa!"
"ne!"
"lepaskan!"pintaku malu.
"sireo!Saranghae"katanya.



ONLY YOU#3
Aq berbaring lemas dikasurku.
"besok kau harus pergi ke pesta ulang tahun Chearin, anak temen SMAku. Umurnya 22tahun sekarang, aku ingin menjodohkanmu dengannya."kata aboji yang tiba-tiba kekamarku.
"aboji, kenapa?"tanyaku kaget.
"bukankah kau tidak punya kekasih?"jelas ayah.
"ne. Tapi, aboji tidak bisa begitu saja tanpa sepengetahuanku."tolakku.
"OK. setelah mengenalnya kau boleh memutuskan berhenti atau lanjut."kata aboji dan keluar dari kamarku.


hari ini hari kamis tapi, aku tidak bertemu di kereta hari ini. Aku dan aboji memasuki ruangan tempat pesta di selenggarakan. Aboji mengenalkanku kepada rekan bisnisnya yang sebagian dari mereka sudahku kenal sejak kecil.
"dia tampan. Aku dengar dia lulusan tercepat dan terbaik Univ. di Jepang."kata ajoessi yang mengenakan toksedo putih.
"ne tapi, itu karena dia tidak betah disana."jawab aboji.
"besan!!"teriak wanita seumuran aboji dan ada laki2 berjalan di belakangnya. 
"kau ingat? Ini nyonya dan tuan Lee,orang tua Chearin."jelas aboji n aku segera memberi salam dengan membungkuk 90 derajat.
"kau belum melihat Chearin?"tanya ajeossi lee.
"ne ajeossi"jawabku.
"tenang saja putriku cantik-cantik."katanya tersenyum.
"Selamat malam! Sekarang mari kita sambut yang sedang berulang tahun, Lee Charin!"kata MC. gadis bergaun Hot Pink keluar dari balik panggung dengan anggun. Ada seorang gadis cantik memakai gaun putih yang berjalan disampingnya.
tapi, menurutku gadis bergaun Hot Pink lebih cantik. Gadis bergaun hot pink terlihat seperti gadis blonde. Aku harap dialah Chearin.
"terimakasih telah hadir di Pesta ulang tahunku. Silahkan menikmati pestanya."kata gadis itu tersenyum ramah. Suaranya membuatku yakin dialah gadis blonde yang kujumpai di kereta.
Dia menghampiriku. Tidak ada terlihat kaget diparas cantiknya saat melihatku.

lanjut??
ONLY YOU#1
cast: SKY DRAGON(CL dan GD)
Author: adisty

Seperti biasa pulang kerja aku dan Seungri naik kereta, Seungri rekan kerjaku Walau kami harus berdiri dan berdesak-desakan tapi Seungri sibuk sendiri dengan wanita-wanitanya yang dari tadi diteleponnya.
"AWW!" teriak gadis yang duduk sebelah seungri.
"maaf!"kata Seungri yang ternyata memijak kaki gadis itu tapi dia kembali sibuk dengan telepon genggamny. Gadis bergaya rock itu tetap duduk dikursinya sambil menatap Seungri tajam. Kereta berhenti, gadis itu berdiri dan memijak kakiku dengan sepatu boot hitamnya tanpa melihat ke arahku. Aku hanya diam karena bingung tapi dia memijakku semakin keras dan segera turun dari kereta. Dia berjalan dengan percaya diri tanpa rasa bersalah karena memijak kakiku. Karena aku berdiri di sebelah kanan Seungri jadi dia pasti mengira kaki kiriku adalah kaki kanan Seungri.

Seminggu kemudian, tepatnya hari kamis aku bertemu dengan gadis blonde itu lagi. Dia mendengarkan musik menggunakan headset sambil mengunyah permen karet, dia menggunakan sepatu boot hitam yang berbeda dari yang yang lalu, celana jens, kaos hitam bertuliskan "i'm ugly, i don't care", rambut blondenya dibiarkannya tergurai.
"cantik"ucapku tanpa sadar.
"yang mana hyung?"tanya Seungri sambil melihat sekeliling.
"Gadis yang bersyal"tanya lagi.
"ani, tapi gadis blonde" jawabku.
"ada yang salah dengan seleramu hyung" kata Seungri dan kembali sibuk dengan telepon genggamnya.

Lanjut??

Sabtu, 17 November 2012

cinta butaku yang bodoh

aku bisa menjadi malaikat untukmu.
aku bisa hidup lama di hatimu.
aku hanya ingin kamu mendengarkan hatiku.
bisakah kamu menyelamatkanku dari cinta butaku yang bodoh ini??

insting

instingku berkata bahwa kamu akan jadi kekasihku.
untuk pertama kalinya aku bagitu perhatian dan perhatianku itu untukmu.
aku tidak tahu apakah kamu orang baik.
tapi, aku tertarik padamu.

mungkin ini memang terburu-buru.
tapi, aku rasa ini cinta.
aku percaya padamu karena memilihmu.
cintaku padamu adalah cinta gila.
saat aku melihatmu tubuh ini bergerak bagitu saja ke arahmu seperti magnet.

kamu jangan salah paham!!
aku bukan orang bodoh.
tapi, ini mungkin yang namanya cinta.
aku tidak tahu apakah ini nasip atau jodohku untuk bertemu denganmu.
tapi, aku tidak menyesal.

Sabtu, 22 September 2012

wawancara g- dragon -one of a kind

(Trans/News) G-Dragon : Joker G-Dragon!!

  G-Dragon kembali dengan kekuatan yang lebih besar yang membuat shock.

Colorful, crazy, dan menyenangkan adalah beberapa kata2 terbaik yang bisa menggambarkan “One Of A Kind.” G-Dragon. Setelah tiga tahun mencari warna dan identitas sebagai seorang pria berusia 25 tahun dan seorang musisi, G-Dragon telah datang sampai pada kesimpulan bahwa ia hanya dapat digambarkan dengan sekotak krayon, dan kertas putih yang menarik.

Ketika ditanya jenis apa yang dia punya, setelah berfikir sejenak dan mengistirahatkan dagunya di tangannya ia berkata, “Saya tidak tahu. Ini terlalu sulit. “

Ia merenung lima sampai sepuluh detik unutk menjelaskan segala sesuatu tentang mengapa sampai lama bagi orang untuk memahami pesan inti dari MV “CRAYON,” menyanyikan title track di mini album pertamanya “One Of A Kind.”

Rapper-penyanyi ini tidak bisa mendefinisikan dirinya dengan satu kata. Untuk menunjukkan berbagai potensinya, ia membawa keluar joker dari satu pak kartu dengan flair–a cartoon character, a maniac, a party rocker and a “sexy lady” yang langsung berubah menjadi wajah dari penjahat “Dark Knight” .

G-Dragon duduk wawanca dengan sebuah majalah di kantor YG Entertaiment di Seoul hari Rabu untuk menunjukkan bahwa ia memiliki lebih banyak untuk ditawarkan dari sekedar warna pertunjukan dan lampu2 yang berkedip.

Q: Lagu intro “One Of A Kind” genrenya agak eksperimental dalam musik K-Pop. Apakah Anda memiliki alasan khusus untuk memilih hip-hop saat ini?

G-Dragon: Yah, saya sudah melakukannya sejak saya masih sangat muda dan itulah yang terbaik dari saya. Saya pikir itu akan tetap seperti itu. Berada di Big Bang dan menjadi sebuah bisnis adalah dua hal yang berbeda. Big Bang adalah Grup besar yang harus menarik bagi khalayak yang lebih luas, sementara membuat musik untuk diri saya sendiri adalah kesempatan bagi saya untuk melakukan beberapa hal eksperimental. Saya melakukan apa yang saya telah impikan sejak muda, dan apapun yang saya lakukan [meskipun mungkin terlihat aneh dan kadang2 asing ], orang2 mulai menerima bahwa ini adalah saya.

Q: Apa alasannya untuk memilih desain album seperti Alkitab ?

G-Dragon: Saya telah membuat beberapa album dalam desain yang berbeda. Alkitab, atau buku2 lama, memiliki perasaan mitos. Saya merasa ada energi khusus dalam Alkitab dan ingin album saya memiliki perasaan itu. Ekspresi Alkitab yang saya gunakan dalam lirik hanya di adaptasi dari bagian yang sebenarnya.

Q: Anda selalu membawa sesuatu yang baru. Nama anda memiliki kata kunci, “New.” Apa yang baru di album dan lagu2 anda?
G-Dragon: Saya menyingkirkan tekanan untuk melakukan sesuatu yang segar dan baru. Saya mengakui bahwa saya tertekan bahkan sampai penyelesaian terakhir unutk album ini tapi sekarang saya bertany2, ‘Apakah itu harus baru? “Apakah saya membawa keluar single solo atau lagu Big Bang, saya tidak berpikir saya harus membedakan warna itu sendiri. Jika lagu bagus, itu sudah pasti bagus. Itu saja yang penting ……Lagu saya dicampur dengan genre yang berbeda. Hip-hop memiliki banyak sub-genre seperti hip hop berirama lambat dan mix-up dengan electronik music seperti “CRAYON.” Saya mencoba untuk menemukan beberapa hal2 yang menyenangkan dengan bahan2 lagu yang saya miliki.

Q: Mengapa “CRAYON” sebagai title track album, bukan “One Of A Kind,” yang juga merupakan nama album.
G-Dragon: Dari awal membuat “One Of A Kind” Saya tahu saya akan menggunakannya sebagai lagu intro. Ini adalah lagu pertama yang saya dibuat , dan karena judul ini memiliki arti yang baik saya pikir itu akan bagus untuk menamakan album ini sebagai One Of A Kind’ Judul ini cocok dengan apa yang saya ingin ungkapkan melalui album. Artinya, di atas semua hal2 itu, lagu ini membuat orang merasa bahwa ini adalah sesuatu yang tidak ada orang lain yang bisa lakukan, kecuali G-Dragon. Sesuatu yang hanya bisa saya lakukan.

Q: Ini adalah solo pertama Anda dalam tiga tahun dan Anda memiliki banyak emosi dan ide2 untuk merilisnya. Apakah Anda mampu mengungkapkan semua itu? Dari 100, berapa banyak Anda puas dengan hasilnya?
G-Dragon: 88 …… nomor delapan bermakna bagi saya. Saya punya delapan konsep untuk album serta [G-Dragon lahir pada tanggal 18 Agustus 1988].

Q: Inpirasi yang anda buat untuk orang2 datang tidak hanya dari musik Anda, tetapi fashion. Dari semua gaya busana dalam MV untuk “CRAYON,” mana yang favorit Anda?
G-Dragon: Sulit untuk memilih salah satu. Saya hanya memakai apa yang saya ingin pakai, seperti bagaimana saya melakukannya dalam membuat musik. Seperti hal2 yang pernah saya lihat atau tidak bisa memakai sebelumnya, Anda tahu? Pakaian yang membuat saya terlihat seperti Frankenstein dari video. Itu barang pameran dari salah satu desainer yang saya suka. Dia benar2 memberi kepada saya secara pribadi. Desainnya benar2 bagus dan itu cukup lucu.

Q: Apakah satu dress pendek merupakaian pakaian yang Anda selalu ingin pakai? (Tertawa)
G-Dragon: Saya sengaja memakai yang terlihat lucu. Saya mencoba untuk mengarahkan MV dengan beberapa adegan komik, dari Pinocchio samapai seorang wanita. Tapi itu bukan saya. Saya tidak tahu mengapa itu bisa begitu kontroversial. Itulah salah satu dari penari cadangan saya. Saya bilang sekali lagi, itu bukan saya! (Tertawa)

Q: Anda menunjukkan versi yang berbeda dari diri Anda melalui karakter dalam mv “CRAYON” . Tentu saja, itu ditetapkan sesuai dengan konsep, tapi apa sebenarnya artinya?
G-Dragon: Ya ceritanya agak campur aduk bersama2. Apa yang saya niatkan untuk mengekspresikannya adalah orang gila yang melihat hal2 dalam mimpi. Ini tentang seorang pria gila yang akan melalui adegan yang berbeda dalam mimpinya dan untuk itu saya perlu untuk memainkan karakter yang berbeda begitu banyak. Kami benar2 memiliki hal lebih untuk ditunjukan daripada apa yang ada di video2 sekarang. Karena judul “CRAYON” menampilkan citra sesuatu yang berwarna-warni, saya ingin orang2 merasa bahwa ada karakter yang berbeda dan berwarna, dan berpikir bahwa saya gila. Saya sangat suka bagaimana itu terlihat . Sebaliknya, MV untuk “One Of A Kind” memiliki semacam emosi terkontrol. Untuk ” That XX ,” saya memainkan peran ganda untuk memvisualisasikan perasaan mimpi.

Q: Kau baru 25 tahun sekarang . Dalam “CRAYON,” Anda bernyanyi, “Saya menjadi inspirasi bagi orang2 yang telah kehilangan rasa gairah atau inspirasi.” Saya harus mengatakan, itu adalah pernyataan yang cukup percaya diri untuk seusia Anda. Bagaimana Anda ingin menginspirasi orang?
G-Dragon: saya dibesarkan oleh pikiran bahwa saya ingin menjadi seorang seniman seperti Seo Taeji & Boys, Duex and Roo’Ra. Bahwa kekaguman yang sederhana itu membuat saya menjadi seorang musisi. Seperti kesan segar yang saya dapatkan dari penyanyi Korea, saya ingin orang2 akan terkejut melihat idola usia muda [melakukan dengan baik di dunia musik]. Saya ingin mereka berpikir, “Jika ia bisa melakukannya, kenapa saya tidak bisa?”

Q: “Why so serious.” Apakah Anda mengatakan itu untuk diri sendiri atau orang lain?
G-Dragon: Keduanya. Saya meninggalkan sebuah tafsiran ke pendengar. [Berpikir keras] saya hanyalah saya dan saya mengungkapkan apa yang saya ingin tunjukan. Tapi kadang2 orang membesar2kan hal2 dan salah paham pada hal2 yang saya lakukan. Saya hanya melakukan apa yang saya sukai dan orang hanya bisa menikmatinya. Tidak ada yang lebih dari itu. “Mengapa begitu serius” adalah sedikit seperti pesan kepada orang2 yang suka berdebat dan membuat masalah . Bahwa konsep dengan Joker juga mendorong saya. I just love it. Dia penjahat, dan menakutkan, tapi dia mengatakan sesuatu kepada dunia. Saya pikir dia jauh lebih keren daripada batman.

Q: Dalam album solo pertama, “Heartbreaker,” anda bernyanyi tentang rasa sakit dan penderitaan yang Anda miliki sebagai anak laki2 . “One Of A Kind ” nyanyian tentang perpisahan yang cukup emosional. Apakah Anda membuat perubahan untuk menarik masyarakat umum? Anda mengatakan dalam sebuah wawancara sebelumnya bahwa Anda ingin membuat sebuah lagu yang orang tidak akan lelah mendengarnya.
G-Dragon: Saya seorang seniman pop jadi saya harus membuat masyarakat umum nyaman ketika mereka mendengarkan musik saya. Terlepas dari bagaimana saya terlihat di atas panggung, musik saya harus mudah untuk pendekatan dan memberikan kenyamanan kepada orang2 . Jadi saya mencoba untuk berpikir lebih sederhana, tapi itu bagian tersulit. Yang [ CEO Yang Hyun-suk] yang menyelesaikan urutan lagu dan sepertinya dia berfokus pada aliran musik, seperti konser atau film. Lagu ini dimulai dengan awal yang besar, mengalir lancar, mencapai klimaks, dan perlahan2 menarik keluar.

Q: Apakah Anda pikir Anda lebih cool di atas panggung atau di luar panggung?
G-Dragon: Tentu saja Di Panggung ! Saya tidak berpikir saya keren di panggung. Saya memiliki sangat banyak kekurangan dan saya pikir diri saya sebagai seorang anak laki2 . Tapi … saya benar2 rock di atas panggung. (Haha)

Q: “. One Of A Kind” Ungkapan “liar dan muda” sepertinya itumoto untuk Anda. Apakah Anda pikir Anda memiliki sesuatu untuk memolesnya dari sisi liar?
G-Dragon: Mungkin ya. Pertama saya suka kalimat itu. Ini adalah moto hidup saya. Tapi itu agak sulit untuk ekstrim dalam budaya ini. Ada batas untuk pergi liar dan saya sudah terbiasa untuk itu. Saya diam2 berjuang dengan batas itu, tapi itu tidak pernah keluar dalam jalur. Saya khawatir tentang bagaimana dan apa yang akan saya lakukan selanjutnya di masa depan. Tapi untuk sekarang saya melakukan hal yang saya sukai tanpa masalah apapun sejauh ini. Sejauh ini . Ya.

Q: Anda “muda dan kaya” [lirik rap dalam "One Of A Kind"]. Beberapa orang berpikir bahwa Anda berada di titik puncak karir Anda. Karena Anda hanya mengaatakan bahwa Anda khawatir tentang kesuksesan Anda, bagaimana Anda melihat diri Anda di masa depan, ?
G-Dragon: Seperti yang saya selalu katakan , kalian tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Ini bisa menjadi awal, atau bisa menjadi titik akhir [popularitas besar]. Jika orang berpikir bahwa saya telah mencapai batas saya, maka saya akan memuji diri saya sendiri untuk melakukan dengan baik. Jika saya berada di titik puncak, maka itu berarti saya telah membuat mimpi saya menjadi kenyataan pada usia lebih dini daripada orang rata2 Ini berarti bahwa saya tidak akan rugi, dan bisa bermimpi mimpi yang lebih besar. Meskipun saya tidak bisa meramalkan masa depan, saya siapkan banyak untuk apa pun yang datang. Saya pikir saya gila ketika saya melihat diri saya hari ini. Saya bisa melihat diri saya pergi liar dan gila di atas panggung. Kami [dirinya dan dan YG entertainment] benar2seperti itu. Bahwa energi gila hanya meletus ketika saya sedang berdiri di atas panggung. Ini seperti … ada sesuatu yang akan keluar dari dalam. Tapi sekali lagi, saya tidak tahu berapa lama energi yang akan berlangsung jadi saya melakukan yang terbaik ketika saya bisa. Ketika orang tidak mendapatkan inspirasi oleh musik saya dan gaya, saya pikir itu waktu ketika saya turun dari pusat perhatian dan mendukung musisi lainnya yang tumbuh. Saat ini, energi saya baru meluap.

Q: Mulai bermimpi tentang menjadi seorang penyanyi dan mencapai tujuan itu semua terjadi relatif pada usia dini untuk Anda. Anda sudah melalui begitu banyak naik dan turun untuk sampai ke sini dan harus memiliki waktu untuk fokus pada diri sendiri ketika mempersiapkan untuk album solo. Berapa banyak proporsi [nama Korea G-Dragon] “Kwon Ji-yong” dalam hidup G-Dragon?
G-Dragon: Hanya 2 atau 3 tahun yang lalu, Taeyang dan saya sering membahas tentang apakah kami berada di jalur yang benar atau apa yang harus kami lakukan jika kami jatuh. Kesimpulan saya adalah, ini hanya siapa saya. Saya tidak bisa memisahkan Kwon Ji-yong dan kehidupan G-Dragon. Pekerjaan saya adalah untuk menjembatani kesenjangan di antara keduanya. Jika saya harus memisahkan kehidupan saya sebagai G-Dragon dan Kwon, saya akan sangat sedih dan hancur. Mengakui bahwa ini adalah sesuatu yang telah saya lakukan sejak muda dan apa yang terbaik dari saya, saya senang. Saya ingin mengatakan pada diri sendiri, ““You’re doing well.”.” (Tertawa)



Credit: 10Asia, 10Asia

via : Bbu

Indo Trans : Kimtae@Yeppopo

Sabtu, 15 September 2012

KATA-KATA MUTIARA dari film china

"hanya perlu 1menit untuk masuk ke dunia hitam. tapi, perlu seumur hidup untuk keluar dari dunia hitam."

"bisa saja laki-laki membuka pintu buat wanita.tapi, hanya wanita itu sendiri yang dapat membukakan pintu hatinya untuk sang pria."

Rabu, 05 September 2012

AKU PANGERAN YANG DATANG JAM 12 MALAM

Aku Jiyong. Aku cowok yang lagi menyukai wanita yang selama ini namanya selalu dihatiku.handponeku berdering, seperti biasa dia menelponku.

"ada apa?"kataku

“jingyo, cowok cakep banget dirumah. temannya oppa seung hyun Rasanya mau aku bungkus.”katanya lewat telepon.
“bungkus! Awetin simpen di kulkas”kataku.
“hahahaa.... aku dengar jingyo pulang 4 bulan lagi ya?”tanyanya.
“ne”
“tanggal?”
“belum pasti juga. chaerin, nama itu cowok kamu udah tau?” tanyaku.
“belum” katanya.
“lalu apa rencamamu?”
“aku diamin saja dulu, aku tidak mau terlalu ketawatan mengejarnya”
“hahaha... good girl!!”
“jingyo, udah dulu ya..? ngantuk ni”katanya.
“ia. Bye!”
“bye!”katanya.
saat dia mematikan teleponya saat itu juga aku memikirkannya lagi. kenapa dia begitu tidak menyadari perasaanku selama ini.

keesokan malamnya chaerin menelponku lagi.
“dia yang SMS aku duluan, jingyo. Ye.. walau aku suka aku tak akan SMS cowok duluan”katanya dengan penuh semangat.
“hehehe.. aku tau kamu. Bagus! Jangan terlalu lihatkan rasa tertarikmu!”kataku. walau aku menyukainya aku juga ingin yang terbaik untuknya, aku tidak ingin memaksanya.
“dia tipe aku banget, buat aku meleleh”ceritanya lagi.
“hahaha... kamu punya temen cewek tidak?”kataku mulai menggodanya.
“aku gak punya temen, selain kamu. Kenapa? Kalau ada kamu mau deketin temanku ya?”
“tidak begitu. Artinya Itu cowok tidak mengincar temanmu”
“hep! Jangan jahat gitu! Akukan jadi sedih”
“saat dia datang kamu pake pakaiyan yang seksi ne...”
“anni! ngapain.aku malu tampil sexy.”katanya dengan nada malu-malu.
“buat ngecek aja. Mana tau dia gay.HAHAHAHAHA....” kataku tertawa dengan puasnya.
“Jingyo, ku BASMI kamu !!”katanya kesal.
“hahahahaha.........”
“udah puas ketawain aku?”katanya dengan nada yang masih kesal.
“udah. Hahahahaha.... jangan terlalu cepat ambil keputusan!”kataku berusah menasehatinya.
“ia, oppa. 2 hari lagi jingyo jadi pulang?”katanya sedikit manja.
"ia. jemput aku ya.."kataku.
Kedekatanku dengan chearin memang sedikit aneh. Aku menyukainya tapi, aku belum bisa mengatakan perasaanku. Bila dia hanya menggap aku sebagai oppanya bila dia merasa lebih nyaman aku akan mengalah.
Aku bersantai dikamar sambil mendengarkan musik. Tapi, chearin meneleponku dan segera aku menjawab teleponya.
“jingyo, dia punya cewek dan aku hanya jadi yang sementara, selingkuhan”katanya terdengar seperti menahan tangis.
“tenang, chearin! Tenang, cowok tidak dia saja. Kamu kenal dia juga seminggu pasti rasa sakitny cepat hilang”kataku berusaha menenangkanya.

Aku menunggu di Bandara, aku melihat dia bersama appanya, melihat wanita yang sejak dulu ada dihatiku. Dia dan appanya memperhatikkan setiap orang yang keluar dari pintu. Dan aku berjalan kearahnya sambil memegang bahunya.
“ayo, pulang!”kataku. Dia terlihat kaget malihatku.
“kamu siapa?”tanyanya.
“hay. Apa kamu tak mengenali oppa sendiri?”tanyaku.
“jingyo?”
“yah, ini aku. ”kataku dengan tersenyum.
“aku disini. Ayo, ikut! kamu sungguh berubah jiyong.”kata Ayahnya dengan kaget.
Aku duduk disampingnya, dikursi belakang. dia memperhatikanku.
“hey, kamu binggung dengan penampilanku?”kataku dengan senyuman.
“ia. Aneh saja seorang artis berpenampilan seperti ini, sungguh luar dugaan”jawabnya polos.
“apa kamu tak melihat foto di akunku?”
“tidak”
“kenapa?”
“aku tidak sekurang kerjaan seperti itu”
“benarkah?”
“ngomong-ngomong apa kamu bawa gelang yang aku pesan?”tanyanya.
“ne”
“bagus kalau begitu.”jawabku.
“kamu tak menayakan perjalanku?”
“tidak. Karena semua perjalanan pasti sama.”jawabnya sedikit menyebalkan dan cuek tapi, aku hanya tersenyum karena ini yang membuat aku suka denganya.
saat kami sampai dirumahku aku segera turun dan menurunkan koperku. omma sibuk sehingga tak dapat menjemputnya. Saat omma langsung datang menghampiriku dan memeluk chaerin.
“lah, chaerin kemarin tidak datang? padahalkan tante udah minta mamamu mengizinkan kamu menginap dirumah tante.”kata tante sambil mengusap-usap punggungnya.
“maaf, ajumma. Habis chaerin ada ujian paginya”jawab chaerin lembut.
“ma, udah pelukannya. Anak omma yang baru pulang itu jiyong, ma. Kalo tidak jadikan saja chaerin anak omma”.kataku
“ide bagus. chaerin punya pacar?”tanya omma.
“em.. tidak punya ajumma”jawabnya.
“ya sudah besok nikah sama jiyong saja biar kamu jadi anak ajuma”kata omma sambil tertawa.
“omma!”kataku.
“kamu keanpa? Keberetan? chaerin saja tidak keberatankan? ”kata omma.
“tanya dulu sama appanya”kata ajussi.
“kamu mau kan anakmu untukku?”kata omma lagi-lagi mengodaku.
“tentu saja. jiyong itu sudah masuk kesyarat menantuku”kata ajussi.
“ah, ya sudah. Nikahin saja kami besok. appa, restui aku ne?”kataku kepada ajussi. Semua jadi tertawa. mereka mengagapnya ini hanya lelucon sebenarnya ini kata hatiku.

Paginya aku sudah didepan rumah chaerin.
“wae?”tanyanya.
“aku ingin mengantar dan menjemputmu ke kampus setelah itu kita jalan-jalan. Bagaimana?”tawarku.
“bisa!”jawabnya tersenyum.
aku membantunya membukakan pintu mobil.
“waktumu masih banyak?”tanyaku.
“lumayam, karena naik mobilmu aku jadi cepat 30menit.”jawabnya.
“temanin aku berkeliling ya?”kataku.
“bisa! tapi, apa tidak menarik perhatian?”katanya. aku menarik tanganya sambil kami berjalan perlahan.
"ini bukan di Korea"kataku.
"banyak orang yang melihat kita."kata chaerin.
"Tapi, aku tak peduli."kataku. patah hatinya terakhir membuatku ingin mencoba meraih hatinya agar dia tidak terluka lagi.
 Setelah 30 menit berlalu kami kembali ke tempat mobilnya parkir.
“em..aku kuliah dulu, kamu pulang saja”katanya sambil melihatku lalu terdiam sesaat.
“ada apa?”kataku sambil memegang keningnya.
“tidak apa-apa”katanya.
“kenapa dari tadi tidak menjawabku?”kataku.
“chaerin baru ingat sama tugas, jadi tadi chaerin kepikiran.”jawabnya sedikit terbata-bata .
“oh, ya udah. Aku pulang dulu nanti aku jemput”kataku. chaerin mengaguk dan 2 wanita menghampiri.
“siapa? Pacarmu?”kata temannya .
“akhirnya kamu punya pacar juga”kata temanya satu lagi.
"ini jiyung oppa. jingyo ini minzy dan sandara."kata chaerin mengenalkan temanya.
“cekep. kalian terlihat serasi”kata minzy.
“dia seniorku saat SMA, kami seperti kakak dan adik”jelas chaerin.
"jingyo, aku masuk dulu."kata chawrin pamit. walau hatiku sedikit perih saat dia mengatakan kami seperti adik dan kakak tapi, aku tetap berusaha tersenyum untuknya.

Seperti yang di janjikan aku datang menjemput chaerin. Sebelum pulang aku mengajak chaerin makan di rumah makan thailand.
“bayarin ya?”tanyanya sedikit dengan wajAh memelas.
“ia”jawabku.
“janji ya?”
“ia”
“hehehe.... aku sayang Jingyo. Kamu oppa terbaik”katanya.
“kalo di kasih gratisan bilang sayang, kalau di cuekin bilang mau bunuh aku”kataku.andaikan aku tidak mendengarkan kalimat terakhirmu tadi.
“damai!”katanya sambil tersenyum.


aku menjemput chaerin seperti biasa.
“jingyo, aku selalu menceritakan segalanya tentang hidupku kamu juga begitu. Tapi, kamu tak pernah menceritakan tentang kisah cintamu”tanyanya.
“hem, kisah cintaku lebih buruk darimu.”kataku.bagaimana aku mengatakanya padamu, karena wanita itu kamu.
“ceritakan..”katanya dengan nada dan wajah yang manja.
“aku tak mau membuatmu menangis karena kisahku”kataku sambil memperbaiki posisi poni chaerin.
“ya sudah kalau begitu”katanya. Dia tersenyum.

kami ke sebuah restoran dipinggir jalan karena ini sudah lewat jam makan siang tapi, chearin juga belum makan.
“hey, chaerin! Sama siapa?”kata namja yang tiba-tiba datang menghampiri kami.
“eh teayang, senior kita dulu. Kok kamu disini?”tanya chaerin.
“ia? bukanya aku selalu ada di hatimu”kata taeyang.
“tae, aku meleleh. Apa kabar ni?”kata chaerin.
“baik. Aku lagi sibuk ni.”kata taeyang.
“sibuk ngapain?”tanya chaerin penuh semangat..
“aku lagi ada proyek”kata laki-laki itu.
“kalo ada kerjaan bilang dong, aku juga mau ada sampingan. Proyek apaan?”kata chaerin.
“proyek mengukir kamu dihatiku”kata laki-laki itu sambil senyum nakal.
“hey, bercanda terus”kata chaerin.
“aku duluan ya, beb. Udah di tunggu ini sama teman-temanku dilantai dua”kata laki-laki itu sambil berjalan menjauh
“heh,aku di sini!”kataku. chaerin terkekeh pelan.
“asik banget ya? Dia siapa?”tanyaku dengan rasa cemburu. tentu saja aku cemburu.
“hehehe... teman lama”
“teman apa?”
“SMA.”
“Dulu dekat banget ya?”
“gak”
“kok sekarang dekat banget?”
“dia pernah hubungin aku lagi dulu, buat bantu dia bikin tugas kuliahnya. Makanya jadi lebih dekat”
“oh, tapi aneh saja kamu gak cerita”
“ih, cerewet banget. Jingyo suka dengan aku ya?”
“tentu saja. Kalo gak suka gak mungkin selama ini aku selalu ada di sampingmu, menjadi oppa untukmu” kataku.
“hehehe... ia”kata chaerin tersenyum kaku.
“besok kamu ulatahkan?”tanyaku untuk memecah suasana.
“masa? Benarkah??”tanya chaerin kepadaku.
“ia. Kamu mau kado apa?”tanyaku.
“jingyo, kenapa memberikan aku kado?”
“karena oppamu. Kamu ingin memberikan kamu kado yang sangat berharga?”
“jingyo suka denganku?”
“tidak mungkin aku suka padamu”kataku. aku tidak mungkin suka padamu karena aku cinta padamu. tapi, chaerin sudah berlari pergi meninggalkanku.


 Aku melihat jam ternyata jam 11.35 dan aku selalu berusaha menelpon Chaerin dari tadi tapi, dia tidak mengangkat teleponku. aku meminta omma chaerin untuk membangunkan chaerin.
  tidak lama chaerin berjalan di tangga, dengan wajahnya yang ngantuk dia terlihat bagitu lucu.
“chaerin, Aku tak mungkin menyukaimu karena aku benar-benar cinta gila denganmu. aku sangat suka kamu. Maaf, aku salah! Ini bukan suka tapi cinta yang tidak biasa. Aku tidak dapat mengusir kesepian tanpamu. aku selalu siap mendengarkan rencana kamu, marahmu, kesalmu ,dan bahagiamu.”kataku dan menghampirinya.
“bercandakan?”tanyanya.

“saat bertemu denganmu disekitarmu seperti kembang api, begitu cantik. kamu cewek yang dimataku terlihat sedikit kuat, berani dan lucu. Tapi kamu,  Meninggalkan sebuah lubang hitam tak berujung di hatiku.
What should I say? Tell me, what else can I do for you! Aku merasa terbebani saat jauh darimu.” Kataku.
“jingyo, kamu bohongkan?”tanyanya sambil meneteskan air mata.

“Katakan padaku, apa lagi yang bisa saya lakukan untuk kamu? Agar kamu percaya bahwa aku sungguh-sungguh”kataku. dia menggeleng dan menangis.
“ aku ingin lebih dari kakak untukmu. Maukah kamu jadi pacarku?”kataku kepadanya.
“aku mau”jawabnya sambil menangis dan aku memeluknya.
“tapi, setelah kamu lulus kita nikah ya? Makanya cepat kamu lulusnya”godaku.
“hey, jangan asal bicara! Aku tak mau secepat itu. Lagian orang tuaku pasti tak setuju”katanya
“kamu salah. Ayah dan ibu sangat setuju malah ingin membuat pernikahan kalian secepatnya, jiyong udah merencanakannya dengan ayah dan ibu sejak setahun lalu..”kata ayah dengan senyuman.
“jingyo, ibumu menyorot kita dengan kamera!”kataku sambil menyembunyikan wajahku di bahunya. 
“omma, menantumu malu. Jadi jangan shooting lagi”kataku tertawa pelan dan chaerin memukulku pelan.

END

ini FF sky dragon pertamaku. hoho.. banyak typo dan memalukan. tapi, karena ini aku mulain menulis FF.
author: kim adisty
 

Rabu, 15 Agustus 2012

tolong katakan padaku

apa sebanarnya yang kamu rasakan padaku?
tolong bilang kamu cinta aku bila memang kamu cinta aku.
bilang!
bilanglah kalau memang hatimu bukan untuk aku
tolong, bilang padaku!
tolong, jangan buat aku berharap padamu.
huff, aku cinta kamu.

(21:11, 05-03-2011)

melepaskan diri darimu

kenapa begitu sesakit ini hingga aku tidak dapat melakukan apapun dengan benar?
aku tidak ingin sebodoh ini.
kenapa kamu tidak bisa keluar dari pikiranku?
sungguh aku ingin melupakanmu!
hatiku telah terluka, pikiranku pun entah kemana.
tapi, kenapa aku tidak bisa lepas darimu?

aku cinta kamu.
tapi, aku tidak suka kamu.
kamu begitu berat untuk dilupakan tapi, juga terlalu sakit untuk diingat.
aku tak mau rasa ini untukmu.