ROSE #2 of 2 (songfict)
Lukaku sudah sembuh, Lee Hi selamat dan kami bisa makan. Ya, kami pindah ke desa baru dan bersama namja bernama Kwon Jiyong ini.
“kenapa kau selalu melihat uri onnie? Kau ingin jantungmu dikoyak dari tubuhmu?” tegur Minzy.
“jangan kira kau menolong kami tidak bisa membunuhmu!”kata Lee Hi sambil memperlihatkan mata merahnya.
“dari dulu itu yang aku inginkan untuk onniemu. Tapi, onniemu ini menolak niat baikku”jawab Kwon Jiyong tersenyum manis. Seakan-akan tanpa beban dan tidak tahu apa yang dia ucapkan.
“jaga mulutmu tuan Kwon!”kataku dingin. Tapi, saat aku meliriknya dia tidak ada.
“kalian?”tanyaku pada dongsaengdeulku.
“annio”kata mereka menggeleng.
“kembalilah ke rumah!”kataku. mereka menurutiku. Kemana hilangnya namja itu? Kenapa begitu menyusahkanku?
Aku mencari Kwon Jiyong di pasar. Semua namja melihatku.
“hey, ini uangnya!”kata penjual pada ajussi penjual kue. Tapi, ajussi itu hanya diam saja sambil melihatku. Jiyong melihat kebelakang, kearahku.
“wah, kau disini?”tanyanya dengan senyuman manis.
“aku mencarimu! Ayolah pulang kataku!”kataku dingin.
“wah.. kajja kita pulang! Apa yang kalian lihat?? Dia ini istriku!”teriak Kwon.
“ajussi kue ini gratis ne? Karena kau melihat istriku berlebihan. Aiss!!”kata Kwon dengan expresi kesal.
“yeobo, tunggu!”teriaknya dari belakang sambil menggandeng tanganku.
“apa yang kau lakukan?”tanyaku sambil melepaskan tangannya.
“ini namanya penyamaran”kata Kwon tersenyum.
“istriku lagi cemburu tapi, kalian jangan mencari kesempatan. Karena dia milikku!”kata kwon pada namja-namja yang masih melihat kami tanpa berkedip.
“kau berbohong pada mereka? Lakukanlah sesukamu. Tapi, jangan menghilang begitu saja”
“kalian sudah makan saat di perjalanan. Aku belum, aku sangat lapar. Wae? Kau mencemaskanku?”katanya dengan tatapan mata nakal padaku. Tapi, bibirnya tetap mengunyah kue yang dia rampas dari ajussi penjual kue tadi.
“anni!”
“kau berbohong!”katanya santai dan tertawa kecil.
“ini rumah kita?”katanya.
“ne”jawabku. Dia melihatku sambil tersenyum dan masuk ke rumah duluan.
Banyak ahjuma-ahjuma mengelilingi rumah kami meminta kami keluar.
“onnie, tadi kau kemana? Kenapa membawa ahjuma-ahjuma itu kesini?”tanya Lee Hi.
“biar aku yang keluar!”kataku sambil keluar dari rumah dan Jiyong mengikutiku. Sedangkan Lee Hi dan Minzy menunggu kami di depan rumah.
“ada apa ahjuma?”tanyaku.
“kau menggoda suami kami”kaata mereka dan langsung melemparkan sayur-sayuran padaku. Tapi, tidak kena karena Jiyong memelukku untuk melindungiku.
“sudah lempar-lemparnya?”tanyanya. semua ahjuma itu terdiam.
“yeoja ini tidak akan mungkin menggoda suami kalian. Karena dia punya aku, suaminya. Dia (menunjuk Minzy) adikku dan di sebelahnya (menunjuk Lee Hi) adik istriku ini. Aku tak menyangka kalian menyambut keluarga kecil kami. Tapi, gomawo!” kata Kwon Jiyong tersenyum.
“kami tidak percaya! Karena kami melihat sendiri yeoja ini menggoda suami kami!”kata salah satu dari mereka. Sial, kenapa aku tak bisa membela diriku. Gara-gara namja ini kami harus memilih rumah dekat dengan warga.
cup!! Kwon jiyong menempelkan bibirnya dibibirku.
“ommo! Ommo!”
“anak muda tidak tahu malu”kata mereka sambil melangkah pergi. Jiyong melepaskan bibirnya dariku dan langsung memunggut sayuran jatuh yang di lemparkan padanya.
“ahjumma, gumayo atas sayuranya!!”teriak Kwon Jiyong sambil mengangkat dan melambai-lampaikan sayuran ke udara. Ahjumadeul itu hanya mengelengkan kepala.
Buk!! Minzy tiba-tiba menendang kaki Jiyong.
“apa yang kau lakukan pada uri onnie hah?”tanya Minzy. Aku masuk ke dalam. Perkelahian Minzy dan Jiyong akan panjang. Walau selalu seperti ini tapi, mereka sangat akrab.
“Minzy~ah, aku sudah bilang pada mereka kalau kau ini adikku. Kau tidak boleh menendang oppamu!”kata jiyong sambil memeluk Minzy dari belakang.
“oppa? Umurku saja lebih tua darimu. Sayur-sayur penuh pasir itu merusak hanbokku”kata Minzy sambil melepaskan pelukannya.
“Minzy~ah.. oppa kangen padamu!”kata Jiyong mengejar Minzy.
Aku dan Minzy berendam bersama.
“menurutmu bagamana dengan Jiyong oppa?”tanya Minzy tiba-tiba. Lihat, Minzy akan memanggil ‘oppa’ jika dibelakang Jiyong.
“apanya?”tanyaku.
“dia benar-benar mencintaimu dan aku lihat kau juga menyukaimu onnie. Kenapa kau tidak menikah dengannya saja onnie? Dia selalu bisa melindungi kita”
“aku ini rubah. Mana ada heman menikah dengan manusia”
“kita siluman onnie. Kau tidak pernah mendengar kisah ular putih dari negara sebelah?”
“mungkin itu tidak nyata.”elakku.
“kalau memang tidak nyata tatap saja kau bisa membuat kisah yang nyata sendiri.”kata Minzy.
“tidak semudah itu!”kataku.
“paling tidak katakan padanya kau memang menyukainya dan kalian rembukkan bersama”kata Minzy memang ada benarnya tapi, itu terlalu sulit untuk aku lakukan.
Jiyong Pov
Betapa indahnya tertawa Anda Saya ingat pertama kali saya meletakkan mata saya pada Anda dan jatuh cinta padamu
Ketika saya melihat senyum Anda Dunia tampaknya seperti itu milikku Kami telah memiliki saham kami masa sulit tapi sekarang saya tidak akan pernah membuat Anda menangis
Aku akan ke sana untuk Anda Tidak peduli apa yang Anda lakukan Aku akan berjanji bahwa aku akan mencintaimu Aku akan ke sana untuk Anda Pada saat khawatir Terkadang dunia mungkin merasa seperti itu jatuh ke bawah Tidak perlu khawatir Aku akan ke sana untuk Anda
Aku akan menghabiskan setiap detik dalam hidup saya Untuk mencoba dan membuat Anda bahagia sepanjang waktu Hanya tahu bahwa aku akan berada di sana untuk Anda (I'll Be There For You-Han Byul,OST 7th Grade Civil Servant)
Ya, aku sekarang sedang melihat yeoja rubah itu tersenyum indah melihat mawar merah. Entah kenapa aku tidak bisa lepas darinya, seakan-akan dia oksigen bagiku.
“kau tidak lapar? Kau belum makan dari minggu kemarin”kataku sambil menghampirinya. Wajahnya kembali tanpa expresi.
“nanti malam aku akan mencari namja di hutan”katanya sambil melihat mawarnya kembali. Mawarnya memang indah tapi, menurutku dia lebih indah.
“aku mencintaimu! Aku akan menghabiskan setiap detik dalam hidupku untukmu. Aku akan selalu ada untukmu”kataku.
“mawar itu indah. Tapi, durinya akan melukaimu” Jawabnya seperti biasa dan mengelus kelopak mawar.
Chaerin Pov
Jiyong lagi-lagi menolongku yang tertangkap. Kali ini hanya aku yang tidak berhasil kabur dari sekelompok pemburu gomiho karena haru menolong adik-adiknya agar selamat.
“bodoh, kenapa disini?”kataku sambil merusaha melepaskan yang tanganku yang dipegang 2 namja saat melihat Jiyong datang.
“tentu saja menyelamatkanmu!”jawab Jiyong sambil bertarung.
“Minzy! Lee Hi! Kenapa kalian disini juga?”kataku.
“abang ipar terlalu mencemaskanmu, onnie!”jawab Minzy sambil menjatuhkan 2 namja. Yah mereka sekarang sudah cukup kuat.
“bagus, kalian sudah berkumpul semakin mudah aku membunuh kalian para gomiho. Tapi, kenapa seorang manusia membela gomiho ini sekuat tenaga?”kata namja pemburu itu.
“bukan urusanmu!”kata Jiyong sambil menyerang namja itu. Pukulan dan tendangan Jiyong berhasil melukai namja itu. Tapi, namja itu seperti membaca mantra. Membuatku sakit.
“Lee Hi, Minzy, pergilah!”teriakku. karena mantra ini melemahkan kami, bukan mantra tapi doa.
“kau kenapa Chaerin?”tanya Jiyong khawatir. Lee Hi dan Minzy terjatuh lemah.
“tutup telinga kalian dan pergi sekarang juga!”teriakku. Lee Hi dan Minzy menutup telinganya dan pergi dari sini.
“tutup mulutmu!”kata Jiyong sambil menendang mulut namja yang mebaca doa itu.
“hahaha.. hebat juga!”kata namja.
“hentikan! Bunuh saja aku dan bebaskan namja itu!”kataku.
“apa kau gila?”tanya Jiyong.
“ne!”kataku.
“aku datang kesini untuk menyelamatkanmu!”katanya. Mereka sedang tidak fokus karena perkelahianku dan Jiyong.
“Ini saatnya!” kataku. Jiyong menendang 2 namja itu sehingga aku terlepas. Dan aku membawa Jiyong kabur dengan terbang.
“kau licik!”teriak namja pemburu itu. Aku dan Jiyong hanya tertawa.
Aku dan jiyong bermain di sungai. Sebenarnya kami kesini untuk mecari ikan tapi, malah jadi bermain air dan bercanda. Tak bisaku pungkiri lagi, aku memang mencintai namja yang bernama kwon jiyong ini. Dengan cepat Jiyong menarik tangangku hingga aku di pelukannya.
“bisakah kau mendengarkan detak jantungku ini? Detak jantungku ini berdetak untukku. Apakah kau merasakan hal yang sama?”tanya Jiyong.
“Cintaku seperti mawar merah. Ya, aku mungkin harum. Tapi semakin kau dekat, semakin aku akan menyakitimu. Kenapa kau kau tak pergi saja dariku?”kataku.
“karena aku tahu sebenarnya kau juga mencintaiku. Terluka karenamu itu sudah hal wajar. Karena aku namja yang ingin membahagiakanmu.”katanya. kami saling menatap, entah siapa yang memulainya kami berciuman. Tapi, aroma namja sialan itu muncul di saat tidak tepat.
Author Pov
Chaerin dan Jiyong berciuman. Tapi, indra Chaerin tetap tajam hingga menyadari keberadaan pemburu itu di belakang Jiyong. Chaerin tetap membiarkan Jiyong menciumnya disaat pemburu itu ingin menusuk Jiyong dengan pisaunya dengan cepat Chaerin membalikkan tubuhnya.
Srek.. pisau menembus kejantung Chaerin dari punggungnya tapi, bibirnya masih tak lepas dari bibir Jiyong. Saat Jiyong melepaskan ciuman mereka dengan cepat Chaerin berbalik dan kuku-kuku tajamnya menusuk perut namja si pemburu itu yang terdiam kaget karena awalnya dia ingin membunuh Jiyong. Chaerin terjatuh lemah, hanbok pinknya sudah berlumuran darah.
“kau kenapa Chaerin!”teriak Jiyong panik dan mengangkat Chaerin ke dekapannya.
“bukankah cinta itu harus berkorban? Pergilah, jangan kembali! Tak perlu kau menjaga adik-adikku. Hiduplah dengan bahagia. Selamat tinggal!”kata Chaerin tersenggal-senggal dan akhirnya tak bernafas lagi. Jiyong menangis dan berteriak sedih.
But I ain’t that easy boy
And this heart is not a toy
Free spirit blowing in the wind
No promises for lovers
Just a kiss, on your cheek
XO goodbye forever (rapp CL-ROSE)
END
sebenarnya mau dibikin panjang tapi, waktuku gak banyak. mau di bikin vampir tapi, dari awal mau bikin CLnya mati karena di lagu "XO GOODBYE FOREVER" yang mendandakan perpisahan. mungkin lain kali aku buat FF vampir SKY DRAGON yang happy ending. :)
pernah diposting di sini.
mohon komentarnya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar