jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Kamis, 02 Mei 2013

ASSASIN OR...?? #4

 ASSASIN OR...?? #4

CAST: GD, CL, Taeyang dan cast fiktif.
genre: romance
cuap2: bang GD disini puny karakter "badboy" semoga suka. :)


Hari ini Jiyong ingin belanja lagi. Sebenarnya bisa saja dia meminta pemilik butik datang kerumahnya dengan barang-barang baru yang dia sukai tapi, dia terlalu bosan di rumah.
“coba saja!”kata suara ibu-ibu.
“annio, omma. Aku yakin ini cocok”kata seorang yeoja. Suara yeoja muda itu tidak asing bagi Jiyong. Jiyong langsung melihat ke sumber suara. Dia sedikit kaget melihat 2 yeoja muda dan yeoja yang sudah berumur itu.
“siapa mereka itu?”tanya Jiyong pada pramugari.
“nyonya Lee dari L grub dan anaknya, tuan.”jawab pramugari itu.
“kau yakin?”
“ne, tuan. Mereka pelangan kami.”
“apakah agassi itu benar-benar yeoja yang bersamaku berberapa hari lalu?”tanya Jiyong tak percaya.
“ne, tuan”jawab pramugari. Jiyong langsung berjalan ke arah 2 yeoja itu yang sedang berdebat.
“Wae Chaerin? apa karena luka dipunggumu itu?”kata Jiyong sambil melihat gaun yang bagian punggungnya terbuka di tangan Chaerin.
“Chaerin, luka apa?”
“annio, omma!”sagah Chaerin.
“mianhae, ajumma. Chaerin terluka karena menolongku”jawab Jiyong sambil membukuk 90 derajat.
“apakah kau Kwon Jiyong?”tanya ommanya Chaerin.
“ne, ajumma.”
“Chaerin, apa yang terjadi pada punggungmu?”tanya omma Chaerin marah. Chaerin menjadi takut.
“mianhae saya ikut campur. Tapi, Chaerin berkerja dengan saya dan karena dia melindungiku dia menjadi seperti ini. Punggungnya terkena sup panas untuk melindungiku.”
“bodoh, kenapa kau melakukannya? Bagi yeoja kulit adalah harta! Bagaimana bila tidak ada namja yang ingin bersamamu, huh?”kata omma Chaerin marah sambil memukul Chaerin.
“mianhae, karena aku yang menebabnya biarkan aku yang bertanggung jawab dengan Chaerin!”kata Jiyong yakin.
“mwo? Kau tidak tahu apa-apa tentang aku, tuan muda”kata Chaerin dengan memberi penekanan pada kata tuan muda.
“kau serius?”tanya ommanya Chaerin.
“ne, ajumma. Aku rasa aku pantas dengan Chaerin.”kata Jiyong mantap.
“kau gila?”tanya Chaerin tak menerima.
“ne, baiklah! Aku akan mempercayakan Chaerin padamu.”kata ommanya Chaerin.
“omma, ini tidak akan membekas. Aku sudah menanyakan pada dokter”kata Chaerin panik.
“diam! Dokter bukan tuhan, Chaerin. Mulai besok aku tidak akan mengizinkanmu berkerja, Chaerin.”
“omma”kata Chaerin memelas.
“Jiyong ssi tolong, biarkan Chaerin berhenti atau pecat saja dia!”kata ommanya Chaerin.
“mianhae ajumma, kami sudah mengontrak Chaerin hingga 2 bulan lagi. Tapi, tenang saja karena aku tidak akan membuat Chaerin repot dan tidak akan terjadi lagi kecelakaan ini”jawab Jiyong.
“baik. Aku selalu mengawasi kalian. Kami permisih dulu”kata ommanya Chaerin pergi sambil menarik Chaerin. sesekali ommanya mencubit Chaerin kesal.
“kasihan Chaerin. setidaknya aku bisa memilikinya!”kata jiyong tersenyum tanpa dosa.

Jiyong dan Chaerin sedang duduk di taman rumah Jiyong. Karena Chaerin hanya diam Jiyong pun mulai membicarakannya apa yang menjadi pikirannya baru-baru ini.
“kenapa kau jadi pengawal pribadi? Padahal keluargamu lebih kaya dari keluargaku?”tanya Jiyong.
“hanya tertarik dengan perkerjaan ini dan aku ingin menjadi mandiri.”jawab Chaerin dingin seperti biasa.
“lalu kenapa berkerja untukku?”
“karena dapat perintah dari agennya seperti itu”jawab Chaerin datar.
“Walau biasanya juga selalu bicara seperlunya aku tahu saat ini kau sedang marah padaku karena biasanya kau berbicara dengan menambahkan kata ‘tuan’ di akhir kalimatmu. Apa karena pertanggung jawabanku?”
“tentu saja. OK, jika kamu tidak keberatan. Tapi, aku? Aku sangat keberatan. Anda bisa saja dengan mudah menerima yeoja. Tapi,tidak terfikirlah anda saya dapat menerima anda atau tidak?”jawab Chaerin tiba-tiba meledak.
“itu urusan nanti. Yang penting aku bertanggung jawab penuh padamu.”kata Jiyong tersenyum manis. Biasanya Jiyong memang suka tersenyum tapi, kali ini dia benar-benar tulus dari hatinya. Dia memang sedang jatuh cinta pada yeoja dingin yang dihadapannya ini.
“kau kira semua yeoja akan memikirkan cinta, tuan? Kau kira yeoja masih mengutamakan wajah sebagai penyebab cinta, tuan? Annio! Kau salah besar, tuan. Masih ada aku yang masih menggunakan logika dalam permasalahan perasaan. Aku harap anda berhenti menggodaku karena luka bakar ini pasti akan sembuh. Saya permisih dulu.”kata Chaerin berlalu pergi meninggalkan Jiyong sendirian.
“apa dia tidak melihat keseriusanku? Bagaimana caranya agar dia tahu aku benar-benar menyukainya?”kata Jiyong pelan. Dia hampir putus asa.

Jiyong Pov-
aku melihat Chaerin sedang mengobrol lewat telepon. Dia terlihat bahagia.
“aish.. oppa, andwe! Itu tidak akan terjadi. Tidak mungkin dia serius denganku. Oppa juga taukan yeoja yang dia sukai jauh berbeda denganku.”kata Chaerin. lalu dia tertawa setelah mendengar jawaban lewat teleponnya. Oppa?? Aku langsung mencari di internet. Chaerin tidak punya oppa. Lalu siapa yang disebutnya oppa itu? Apa namja bermasker itu? Siapa sebenarnya namja itu? Apa Chaerin menyukainya hingga selalu bisa tertawa dengan namja itu? Apa mereka sudah jadi pasangan kekasih? Walau pun mereka berpacaran sekarang Chaerin tanggung jawabku. Chaerin itu milikku.

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar