jangan lupa
ONE POINT #7 (FF SKY DRAGON)
CAST: SKY DRAGON (CL dan GD), Disty AKA Daisy (asli), lainya tidak ada tokoh penting dan hanya fiktif.
AUTHOR: Mahardika Putri.
- DISTY POV-
aku berlari menerobos keamanan yang sebenarnya milikku sendiri. Aku
memasuki lift dengan girang, ini bukan pertama kali aku ke sini. Tapi,
aku girang karena aku akan membuat film drama yang bagus dengan aku
sebagai penulis, artis pendukung, pemilik properti dan donaturnya.
Hahaha.. ini pasti akan menyenangkan. Pasti!!
“onnie... harus bisa membuatnya kembali pada onnie. HARUS!”kataku sambil membuka pintu ruang kerja yang sebenarnya milikku.
“mianhe, presdir! Adik kecil ini menerobos masuk”kata sekertaris choi yang di belakangku.
“aku bukan adik kecil!”protesku dengan mengoyang-goyangkaan rok sailor kuningku dengan lucu.
“dia teman baikku. Kau keluar saja”kata chaerin onnie kepada sekertaris
itu. Aku menjulurkan lidahku kearah sekertaris itu yang terlihat
bingung.
“ada apa?”tanya chaerin onnie lembut kepadaku.
“cepat berikan jiyong oppa kerjaan yang banyak agar dia tidak bisa kencan dengan si rubah itu!”kataku.
“tidak bisa karena aku bukan atasan langsungnya.”kata chaerin onnie.
“oh, ne. Aku lupa tentang itu onnie. OK, aku akan menolongmu. Aku akan
membuat rencana baru.”kataku tersenyum berlalu pergi dengan larian kecil
dan loncatan ringan, seperti saat si kerudung merah kerumah neneknya.
“apa yang kau lakukan disty?”tanya chaerin onnie bingung tapi, aku pura-pura tak medengarkannya.
Aku mondar-mandir disebuah cafe dengan baju seragam anak sekolah
menengah pertama sambil mengintai sepasang kekasih yang sedang mengobrol
ringan didalam. Menurutku pasangan ini sangat tidak cocok. Jika chaerin
onnie yang duduk disana menggantikan si rubah pasti sekarang jiyong
oppa dan chaerin onnie berbicara dengan chemistry dan dipenuhi
love-love-love. Sepasang kekasih itu pun keluar. Aku memeluk jiyong
oppa,menutupi wajahku dibahunya.
“oppa! Oppa!”kataku histeris.
“mwo?”kata jiyong oppa bingung dan keget.
“nugu?”kata rubah itu. Jiyong mengelengkan kepalanya.
“oppa, apa kau tak mengingatku?”tanyaku. Jiyong oppa mengelengkan kepalanya.
“yeoja tua ini siapa? Selingkuhanmu?”tanyaku sambil menunjuk kiko tapi, wajahku tetapku sembunyikan.
“oppa!”protes kiko.
“chaerin!”kata seorang namja sambil berjalan mendakati kami, dia gil young editorku disetiap karya-karya tulisku.
“chaerin?!”kata jiyong oppa kaget sambil menatapku, dia menjadi kaku.
“akh, chaerin kemana saja kau? Aku sudah mencari dari tadi.”kata gil young.
“aku bertemu dengan oppaku”kataku sambil memeluk jiyong oppa makin kuat.
“namamu chaerin?”
“ne, cha chaerin”kataku mantap tersenyum manis tapi, sebenarnya ini senyuman licik.
“mian, dia mengira kamu kekasihnya. dia seperti karena dia belum
menerima kepergian kekasihnya. ayo kita pergi chaerin!”kata gil young
sambil menarik tanganku. Aku pun meninggalkan jiyong oppa dengan si
rubah. Gil young memegang bahuku.
“dia masih melihat kearahku?”tanyaku.
“ne, daisy! Wajahnya terlihat pucat dan bingung. Kau menampakan diri
tapi, kenapa tidak meperlihatkan wajahmu dengan jelas?”kata gil young.
“seorang peri yang menolong gadis berhati suci tidak akan menunjukkan
wajahnya selain gadis berhati suci itu yang meminta.”kataku. aku yakin
dia tidak melihat wajahku baik. Karena tinggi badanku ini membuat dia
semakin sulit melihat wajahku. Walau pun dia berhasil melihat wajahku,
saat lain kali bertemu denganku dia tidak akan mengenaliku.
Kesimpulannya dia kaku saat gil young memanggilku “chaerin”. apa dia
merasa bersalah? Apa yang sebenarnya kwon jiyong sebunyikan? Kenapa dia
meninggalkan onnie disaat kecelakaan itu? Aku janji akan membuka semua
teka-teki ini sebelum aku mati. itu janjiku.
NEXT ONE POINT #8 >>>>>
catatan: daisy adalah nama asli disty. nama disty itu sebenarnya nama samaran untuk karya-karya tulisnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar