CAST: SKY DRAGON (CL dan GD), Disty AKA Daisy (asli), lainya tidak ada tokoh penting dan hanya fiktif.
AUTHOR: Mahardika Putri.
"aku sungguh tidak tahu siapa yang menyebarkan foto dan CCTV. bagaimanapun kiko adalah sepupuku. ayahnya juga telah membantuku menganani perusahaan. sebagai keluarga tidak mungkin aku membawa masalah keluarga didepan umum saya benar-benar malu karena masalah keluarga menjadi rahasia umum.saya bukanlah korban dan kiko korban sebenarnya .korban dari orang luar yang salah paham dengannya. tapi, Kiko merasa bersalah dan mengundurkan diri sebagai model produk kami. jadi,saya sebagai CEO dan sepupunya mewakili kiko untuk meminta maaf!"kataku sambil menunduk 90derajat. aku melihat disty tersenyum disudut belakang ruang konfrensipers mengenakan kaos berwarna hitam. kamera wartawan asik membidikku dari segala arah. aku juga melihat amarah diwajah kiko. aku jahat? tidak juga.
Aku masuk kemobil. Disty mengunakan kostum suster dengan kacamata bingkai pink dan bernuansa tengkorak. aku tidak tau sejak kapan dia ganti kostum.
"karena buahnya rusak oleh hama.ranting juga mengenai tiang listrik sebaiknya harus cepat ditebang"kata disty sambil memegang bonekanya, tentu saja boneka tengkorak sebesar dirinya.
"jadi, apa rencananya?"tanyaku yang sebenarnya tau maksudnya.
"tenang onnie, caraku benar-benar bersih. Onnie hanya perlu memerankan daisy. setelah misi sukses, kita bisa bersenang-senang"kata disty. disty berniat menghancurkan pamannya. aku tak tau kenapa dia melakukan ini semua. tapi,aku melihat dia benar-benar terluka. apakah depresinya juga karena ini? aku juga penasaran tapi, jika disty tidak mengatakannya maka aku tidak boleh tau.
aku duduk disofa dengan tenang walau sedang berhadapan dengan paman disty yang datang menghampiri ruang kerjaku.
"kau banyak perubahan"katanya.
"jangan banyak basa-basi, ajussi! Kita hanya bertemu 1x saat aku dirawat, umurku masi 5tahun. kejadian itu sudah 14tahun lalu, kalau aku tidak ada perubahan bukankah aneh. Sebenarnya ada apa?"kataku dingin.
"maafkan kiko!"
"oh,kalau soal itu aku tidak bisa berbuat banyak. aku ada urusan. aku pergi dulu"kataku sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan kerjaku.sekarang aku mengerti kenapa disty membenci ajussinya,ajussinya juga menakutkan.
"disty, apa rencanamu selanjutnya?"tanyaku pada disty yang asik mencoret-coret abstrak kertasnya.
"hm..aku akan mengeluarkannya dari perusahaan jadi, aku butuh bantuan onnie"katanya yang masih fokus mencoret.
"apa itu?"tanyaku penasaran.
"hem.. Hanya diam. pura-pura tidak tau apa-apa dan tenang. aku akan memasukakan lintah itu ketoples karena sudah terlalu banyak menghisap darahku."kata disty sambil tersenyum manis tapi juga terlihat menakutkan.
tidak butuh waktu lama aku sudah mendapat kabar ajussi disty sudah ditahan karena pengelapan dana. apa yang sebenarnya yang dilakukan disty? selain uang kekuatan apa yang dia punya sebanarnya? kenapa dia bisa mengalahkan ajussinya semudah itu? dan tetap bisa tersenyum manis bagaikan anak tanpa dosa. apakah dia tidak pernah menangis dan merasa sedih?
TBC
AUTHOR: Mahardika Putri.
"aku sungguh tidak tahu siapa yang menyebarkan foto dan CCTV. bagaimanapun kiko adalah sepupuku. ayahnya juga telah membantuku menganani perusahaan. sebagai keluarga tidak mungkin aku membawa masalah keluarga didepan umum saya benar-benar malu karena masalah keluarga menjadi rahasia umum.saya bukanlah korban dan kiko korban sebenarnya .korban dari orang luar yang salah paham dengannya. tapi, Kiko merasa bersalah dan mengundurkan diri sebagai model produk kami. jadi,saya sebagai CEO dan sepupunya mewakili kiko untuk meminta maaf!"kataku sambil menunduk 90derajat. aku melihat disty tersenyum disudut belakang ruang konfrensipers mengenakan kaos berwarna hitam. kamera wartawan asik membidikku dari segala arah. aku juga melihat amarah diwajah kiko. aku jahat? tidak juga.
Aku masuk kemobil. Disty mengunakan kostum suster dengan kacamata bingkai pink dan bernuansa tengkorak. aku tidak tau sejak kapan dia ganti kostum.
"karena buahnya rusak oleh hama.ranting juga mengenai tiang listrik sebaiknya harus cepat ditebang"kata disty sambil memegang bonekanya, tentu saja boneka tengkorak sebesar dirinya.
"jadi, apa rencananya?"tanyaku yang sebenarnya tau maksudnya.
"tenang onnie, caraku benar-benar bersih. Onnie hanya perlu memerankan daisy. setelah misi sukses, kita bisa bersenang-senang"kata disty. disty berniat menghancurkan pamannya. aku tak tau kenapa dia melakukan ini semua. tapi,aku melihat dia benar-benar terluka. apakah depresinya juga karena ini? aku juga penasaran tapi, jika disty tidak mengatakannya maka aku tidak boleh tau.
aku duduk disofa dengan tenang walau sedang berhadapan dengan paman disty yang datang menghampiri ruang kerjaku.
"kau banyak perubahan"katanya.
"jangan banyak basa-basi, ajussi! Kita hanya bertemu 1x saat aku dirawat, umurku masi 5tahun. kejadian itu sudah 14tahun lalu, kalau aku tidak ada perubahan bukankah aneh. Sebenarnya ada apa?"kataku dingin.
"maafkan kiko!"
"oh,kalau soal itu aku tidak bisa berbuat banyak. aku ada urusan. aku pergi dulu"kataku sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan kerjaku.sekarang aku mengerti kenapa disty membenci ajussinya,ajussinya juga menakutkan.
"disty, apa rencanamu selanjutnya?"tanyaku pada disty yang asik mencoret-coret abstrak kertasnya.
"hm..aku akan mengeluarkannya dari perusahaan jadi, aku butuh bantuan onnie"katanya yang masih fokus mencoret.
"apa itu?"tanyaku penasaran.
"hem.. Hanya diam. pura-pura tidak tau apa-apa dan tenang. aku akan memasukakan lintah itu ketoples karena sudah terlalu banyak menghisap darahku."kata disty sambil tersenyum manis tapi juga terlihat menakutkan.
tidak butuh waktu lama aku sudah mendapat kabar ajussi disty sudah ditahan karena pengelapan dana. apa yang sebenarnya yang dilakukan disty? selain uang kekuatan apa yang dia punya sebanarnya? kenapa dia bisa mengalahkan ajussinya semudah itu? dan tetap bisa tersenyum manis bagaikan anak tanpa dosa. apakah dia tidak pernah menangis dan merasa sedih?
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar