CAST: SKY DRAGON (CL dan GD), Disty AKA Daisy (asli), lainya tidak ada tokoh penting dan hanya fiktif.
AUTHOR: Mahardika Putri.
Aku terbangun dari tidurku. aku melihat ke jam dinding. akh,masih jam 12. aku keluar dari kamar mengambil minum, aku menghidupkan lampu.
"WAA!"teriakku.
"disty,kenapa tengah malam begini kau belum tidur?"tanyaku. disty menutup matanya dengan jari-jari kecilnya. tapi,bagian matanya terbuka.
"wae? kau nonton film horor?"tanyaku.
"ne,onnie. sangat horror."jawabnya. aku datang ketempat disty dan duduk disampingnya.
"apa yang kau tonton disty?"tanyaku kaget setelah melihat yang disty tonton.
"aku menonton rubah yang menahlukkan naga"kata disty santai. aku tau apa yang disty maksud.
"matikan!"pintaku.
"sebentar lagi!"tawarnya. aku langsung menutup leptopnya.
"Kau tau apa yang kau lakukan?"tanyaku khawatir.
"kau nonton mereka seperti itu jantungmu jadi tidak sehat!"kataku marah.
"tapi,onni kalo tidak ditonton kita jadi gak tau apa yang mereka lakukan, apa hanya kiss panas saja atau lebih"kata disty polos.
"sadarlah, biarkan aku saja yang mengawasi mereka." kataku.
"tidak mungkin onni, nanti pasti tidak sanggup menontonnya"
"tapi, bila sudah seperti ini maka kau harus mematikannya. ini tidak baik untuk jantungmu. kau mengerti?"kataku dengan nada tinggi.
"mianhe onni"katanya sambil menyandarkan tubuhnya ketubuhku.
"mianhe, aku juga membuatmu ketakutan. bagaimana kau bisa memasang CCTV di apartmen jiyong oppa?"tanyaku.
"aku mengecek pelangan yang memasang CCTV kita dan mengaksesnya sehingga aku bisa melihatnya"jelasnya.
"kau nekat, disty"
"kalau kita mau berburu kita harus tau kesukaan dan kebiasaan buruan kita"jelasnya.
"onni, katanya tidak apa-apa melihat tadi?"
"aku tidak apa-apa. kamu tenang saja, aku lebih khawatir denganmu"kataku. Sebenarnya siapa yang tidak marah saat melihat namja yang dicintai berciuman panas dengan yeoja lain. akh.. Emosiku semakin meningkat saat ingat dulu aku pernah tidak sengaja baca biodata kiko yang mengatakan tipe idealnya namja yang pandai berciuman.
"onni..apa kita perlu bermain dengan rubah dulu?"tanya disty membangunkan lamunanku.
"tidak perlu"
"tapi, aku ingin"kata disty polos dengan mata dan senyuman penuh ambisi.
"disty, kau minta pendapatku tapi, tidak mau menerimanya."kesalku.
"karena aku tau onni juga ingin"kata disty tersenyum manis.
Aku memimpin rapat dengan sukses. walau aku sering kehilangan konsentrasi untung saja aku bisa mengatasinya. Konsentrasiku hilang karena biasanya jiyong oppa memperhatikanku untuk memastikan aku adalah chaerin atau bukan. tapi, hari ini tidak. Dia hanya membaca data dan sesekali menguap, mungkin karena aktifitasnya tadi malam. kenapa aku jadi emosi lagi?
NEXT ONE POINT #7 >>>>>
AUTHOR: Mahardika Putri.
Aku terbangun dari tidurku. aku melihat ke jam dinding. akh,masih jam 12. aku keluar dari kamar mengambil minum, aku menghidupkan lampu.
"WAA!"teriakku.
"disty,kenapa tengah malam begini kau belum tidur?"tanyaku. disty menutup matanya dengan jari-jari kecilnya. tapi,bagian matanya terbuka.
"wae? kau nonton film horor?"tanyaku.
"ne,onnie. sangat horror."jawabnya. aku datang ketempat disty dan duduk disampingnya.
"apa yang kau tonton disty?"tanyaku kaget setelah melihat yang disty tonton.
"aku menonton rubah yang menahlukkan naga"kata disty santai. aku tau apa yang disty maksud.
"matikan!"pintaku.
"sebentar lagi!"tawarnya. aku langsung menutup leptopnya.
"Kau tau apa yang kau lakukan?"tanyaku khawatir.
"kau nonton mereka seperti itu jantungmu jadi tidak sehat!"kataku marah.
"tapi,onni kalo tidak ditonton kita jadi gak tau apa yang mereka lakukan, apa hanya kiss panas saja atau lebih"kata disty polos.
"sadarlah, biarkan aku saja yang mengawasi mereka." kataku.
"tidak mungkin onni, nanti pasti tidak sanggup menontonnya"
"tapi, bila sudah seperti ini maka kau harus mematikannya. ini tidak baik untuk jantungmu. kau mengerti?"kataku dengan nada tinggi.
"mianhe onni"katanya sambil menyandarkan tubuhnya ketubuhku.
"mianhe, aku juga membuatmu ketakutan. bagaimana kau bisa memasang CCTV di apartmen jiyong oppa?"tanyaku.
"aku mengecek pelangan yang memasang CCTV kita dan mengaksesnya sehingga aku bisa melihatnya"jelasnya.
"kau nekat, disty"
"kalau kita mau berburu kita harus tau kesukaan dan kebiasaan buruan kita"jelasnya.
"onni, katanya tidak apa-apa melihat tadi?"
"aku tidak apa-apa. kamu tenang saja, aku lebih khawatir denganmu"kataku. Sebenarnya siapa yang tidak marah saat melihat namja yang dicintai berciuman panas dengan yeoja lain. akh.. Emosiku semakin meningkat saat ingat dulu aku pernah tidak sengaja baca biodata kiko yang mengatakan tipe idealnya namja yang pandai berciuman.
"onni..apa kita perlu bermain dengan rubah dulu?"tanya disty membangunkan lamunanku.
"tidak perlu"
"tapi, aku ingin"kata disty polos dengan mata dan senyuman penuh ambisi.
"disty, kau minta pendapatku tapi, tidak mau menerimanya."kesalku.
"karena aku tau onni juga ingin"kata disty tersenyum manis.
Aku memimpin rapat dengan sukses. walau aku sering kehilangan konsentrasi untung saja aku bisa mengatasinya. Konsentrasiku hilang karena biasanya jiyong oppa memperhatikanku untuk memastikan aku adalah chaerin atau bukan. tapi, hari ini tidak. Dia hanya membaca data dan sesekali menguap, mungkin karena aktifitasnya tadi malam. kenapa aku jadi emosi lagi?
NEXT ONE POINT #7 >>>>>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar