jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Minggu, 14 April 2013

ONE POINT #13

CAST: SKY DRAGON (CL dan GD), Disty AKA Daisy (asli), lainya tidak ada tokoh penting dan hanya fiktif.
AUTHOR: Mahardika Putri.

Aku sedikit pusing karena tidur terlalu malam. Princess ular disty tiba-tiba lepas jadi semalaman kami mencarinya dan untung saja ketemu.bagaimanaa kalau dia sampai jatuh ke sungai? Mungkin disty akan menuntut yang punya kapal. Lift yang dari tadi ku tunggu pun terbuka.
“pagi, presdir!”kata seseorang dengan suara namja.
“pagi!”kataku sambil melihat ke namja itu.
“apakah disty suka dengan kadoku?”tanya jiyong oppa.
“tentu saja. Dia memang suka membaca buku. Terima kasih atas kadonya”jawabku.
“tidak masalah. Saya duluan presdir!”kata jiyong oppa tersenyum manis sambil keluar dari lift. Ini khayalanku karena pusing atau jiyong oppa benar-benar tersenyum padaku?

Aku makan siang bersama disty disebuah cafe dekat kantor. Dia terlihat begitu gembira walau biasanya juga selalu tersenyum. Dia tampil dengan rok berenda selutut berwarna hitam. Dan baju kaos berwarna hitam juga yang tertulis print “sorry baby, I’m not angel!”. Rambut hitam berhairlight biru itu dia ikat satu. Jika dia membawa nindie si gagak itu maka disty pasti terlihat seperti penyihir cilik jahat dari dimensi lain.
“itu dia! Oppa, kami disini”kata disty sambil melambai kearah pintu masuk. Ternyata jiyong oppa. Jiyong oppa tersenyum sambil berjalan kearah kami.
“mian, sudah lama mengguku?”kata jiyong oppa sambil duduk di bangku hadapanku.
“annio, oppa. Kau mau apa? Daisy onnie akan meneraktir kita”kata disty gembira.
“benarkah? Kalau begitu. Aku harus makan enak”kata jiyong oppa tersenyum sambil melihat menu.
“tentu saja oppa”kata disty.
“tapi disty, onniemu ini tidak terlihat begitu. Sejak dirumah sakit dia tidak pernah tersenyum lagi”kata jiyong oppa sambil melihat disty.
“biarkan saja oppa. Onnie memang begitu.”
“benarkah? Padahal dia sangat cantik bila tersenyum”
“oppa juga berfikir begitu?”
“ne”
“itu bagus.”
“wae?”tanya jiyong bingung.
“karena jujur saja oppa. Aku takut karena wajah uri onnie yang jarang tersenyum ini membuat para namja tidak dapat melihat daya tariknya”kata disty meledekku.
“disty, bagaimana kalau guugu kura-kura mu itu direbus besok pagi. Katanya daging kura-kura banyak manfaatnya”kataku bercanda.
“lihat oppa, dia marah pun tidak ada expersi. Sungguh lucu”kata disty tertawa bersama jiyong oppa.

“tidak hanya kau yang kesepian, Disty juga begitu. Kenapa kau jarang tersenyum padanya?”tanya jiyong padaku saat disty pergi ke WC.
“aku tahu.tapi, tidak mungkin aku tersenyum padahal situasinya tidak cocok untuk tersenyum”kataku.
“kau benar. Aku ingin lebih dekat dengan disty, apa boleh?”kata jiyong oppa.
“silahkan. Tapi, kau jangan lupa kalau kau sedang berpacaran dengan sepupuku.”kataku sedikit ketus. Why? Just acting.
“tenang saja. Aku hanya ingin disty menjadi uri dongsaeng juga. Menurutku dia anak yang manis”kata jiyong oppa sambil tersenyum. Tatapan matanya dia terlihat begitu jujur dengan yang dikatakannya. kau sudah masuk keperangkap disty, jiyong ssi.
“kenapa suasanaya menjadi begini? Onnie, kau mau es cream?”kata disty.
“ne”kataku sambil tersenyum simpul pada disty. Sudah lama aku tidak merasakan es cream. Es cream couple yang menjadi julukan jiyong oppa dan aku dulu karena cincin yang diberikan jiyong oppa kepadaku. Cincin itu menghilang, sama seperti hilangnya cinta jiyong oppa kepadaku.
“bagaimana rasanya onnie?”tanya disty setalah aku mencicipi es creamku.
“dingin”jawabku. Disty pun tertawa.
“tentu saja dingin. Onnie!”kata disty. Disty yang tersenyum begini itu adalah senyuman bahagianya. Tidak seperti senyuman manis tapi, juga menakutkan seperti yang biasaku lihat.

NEXT ONE POINT #14 >>>>>
komentar n likein jebal!!! jebal!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar