CAST: SKY DRAGON (CL dan GD), Disty AKA Daisy (asli), lainya tidak ada tokoh penting dan hanya fiktif.
AUTHOR: Mahardika Putri.
-author pov-
disty membuka matanya perlahan.
“Dimana onnieku?”tanyanya pada namja yang dilihatnya.
“sedang berbicara dengan dokter. Tadi, dia sangat khawatir denganmu”jawab jiyong.
“oh, aku tahu tentang itu. Siapa namamu?”
“kwon jiyong”
“disty!”jawab disty tersenyum manis seakan-akan bukan dia tadi yang menjerit sakit.
“oh, gomawo tadi telah menolongku!”
“tidak masalah. Lagian aku kenal dengan onniemu.”
“apakah kau kekasih onnieku?” kata disty, jiyong sedikit kaget dengan pertanyaan disty.
“onnie tak pernah menceritakanmu padaku. Dia merahasiakanmu...”
“bukan onniemu yang merahasiakanku tapi, kami memang bukan sepasang kekasih”jelas jiyong
“benarkah? Sayang sekali”kata disty dengan expresi penuh kecewa.
“boleh aku bertanya sesuatu?”
“tentu”
“maaf, ini mungkin terlalu pribadi. Tapi, sebenarnya apa hubunganmu dengan chaerin?”
“hah, chaerin nugu?”balas disty dangan expresi bingung yang sangat baik.
“maksudku daisy”
“daisy onnie menolongku saat di rumah sakit karena dapat laporan dari dokter. Kau tau oppa, dia memiliki perusahaan dan rumah sakit? Onnie melihatku yang sendirian melawan penyakitku merasa kasihan dan merawatku. Tapi oppa, aku bukan peliharaannya”kata disty menggunakan aegyo. Walau disty berbohong tapi, terlihat natural sehingga jiyong tak menyadari disty hanya mengarang cerita.
“pantas saja daisy mau merawatmu, kau begitu ceria dan lucu”kata jiyong tersenyum lembut.
“onnie begitu kesepian tapi, dia begitu baik. Hingga membiayai semua hidupku. Aku sayang daisy onnie”kata disty tersenyum manja dan jiyong mengelus kepalanya.
“oppa, onnieku sangat baik. Aku akan dirawat disini jika aku tidak ada maka dia akan semakin kesepian. Maukah kau menghiburnya saat aku tak ada di dekatnya. Aku yakin dia pasti sangat khawatir padaku.”kata disty dengan aegyo mata kucing yang memelas. Jiyong diam sesaat, dia bingung.
“mianhae, permintaanku begitu mengada-ada!”kata disty sambil membalikan punggungnya agar jiyong tak melihatnya.
“ba..”
“apa yang kau katakan disty? Kau tak akan menginap. Nanti sore kau bisa pulang. Dokter bilang kau terlalu banyak minum vit C. Kau minum vit C agar kau tak flu lagi tapi, maghmu yang kambuh. Kau tahu aku sangat ketakutan tadi. Jangan kau ulangi!”kata chaerin yang datang dari balik pintu. Disty pun membalikkan tubuhnya lagi.
“sudah onnie! Aku baik-baik saja! Tenanglah!”jawab disty.
“ekm.. sebaiknya aku pulang saja karena presdir sudah disini”kata jiyong.
“oh, ne”jawab chaerin.
“oppa, changkamman! Onnie akan mengantarmu kedepan”kata disty sambil menatap chaerin dengan tatapan “ini perintah”.
@koridor rumah sakit.
“adikmu lucu”kata jiyong membuka pembicaraan.
“ne. Tapi, sebenarnya dia bukan adikku. Tapi, dia membuatku bertahan selama ini.”terang chaerin.
“arra, tadi dia sudah menceritakannya padaku”kata jiyong.
“dia selalu banyak bicara”kata chaerin pura-pura kesal.
“jangan begitu! kau beruntung bersamanya”
“ne, tentu saja. Gomawo, sudah membantuku tadi. Aku benar-benar merasa berterimakasih”kata chaerin.
“sudah seharusnya aku menolong.”
“aku antar sampai sini saja”kata chaerin yang berhenti diteras rumah sakit.
“ne. Semoga disty cepat sembuh!”
“ne”kata chaerin tersenyum. Jiyong pun tersenyum melihat chaerin tersenyum. Baru kali ini jiyong melihat daisy, presdirnya tersenyum padanya. Melihat senyum chaerin dia semakin curiga bahwa daisy adalah chaerin kekasihnya dulu. Tapi, kali ini dia tepis pikiran itu dan semakin yakin yeoja yang dilihatnya daisy bukan chaerin. chaerin hanya yeoja ceria dan sederhana yang hidup di panti asuhan. Sedangkan daisy yeoja dingin, ketus dan penyendiri yang hidup mewah sepanjang hidupnya. dia pun masuk kemobilnya dan berjalan pergi.
“senyuman itu sudah lama tidakku lihat di bibirmu”kata chaerin kembali masuk ke rumah sakit.
NEXT ONE POINT #12 >>>>>
AUTHOR: Mahardika Putri.
-author pov-
disty membuka matanya perlahan.
“Dimana onnieku?”tanyanya pada namja yang dilihatnya.
“sedang berbicara dengan dokter. Tadi, dia sangat khawatir denganmu”jawab jiyong.
“oh, aku tahu tentang itu. Siapa namamu?”
“kwon jiyong”
“disty!”jawab disty tersenyum manis seakan-akan bukan dia tadi yang menjerit sakit.
“oh, gomawo tadi telah menolongku!”
“tidak masalah. Lagian aku kenal dengan onniemu.”
“apakah kau kekasih onnieku?” kata disty, jiyong sedikit kaget dengan pertanyaan disty.
“onnie tak pernah menceritakanmu padaku. Dia merahasiakanmu...”
“bukan onniemu yang merahasiakanku tapi, kami memang bukan sepasang kekasih”jelas jiyong
“benarkah? Sayang sekali”kata disty dengan expresi penuh kecewa.
“boleh aku bertanya sesuatu?”
“tentu”
“maaf, ini mungkin terlalu pribadi. Tapi, sebenarnya apa hubunganmu dengan chaerin?”
“hah, chaerin nugu?”balas disty dangan expresi bingung yang sangat baik.
“maksudku daisy”
“daisy onnie menolongku saat di rumah sakit karena dapat laporan dari dokter. Kau tau oppa, dia memiliki perusahaan dan rumah sakit? Onnie melihatku yang sendirian melawan penyakitku merasa kasihan dan merawatku. Tapi oppa, aku bukan peliharaannya”kata disty menggunakan aegyo. Walau disty berbohong tapi, terlihat natural sehingga jiyong tak menyadari disty hanya mengarang cerita.
“pantas saja daisy mau merawatmu, kau begitu ceria dan lucu”kata jiyong tersenyum lembut.
“onnie begitu kesepian tapi, dia begitu baik. Hingga membiayai semua hidupku. Aku sayang daisy onnie”kata disty tersenyum manja dan jiyong mengelus kepalanya.
“oppa, onnieku sangat baik. Aku akan dirawat disini jika aku tidak ada maka dia akan semakin kesepian. Maukah kau menghiburnya saat aku tak ada di dekatnya. Aku yakin dia pasti sangat khawatir padaku.”kata disty dengan aegyo mata kucing yang memelas. Jiyong diam sesaat, dia bingung.
“mianhae, permintaanku begitu mengada-ada!”kata disty sambil membalikan punggungnya agar jiyong tak melihatnya.
“ba..”
“apa yang kau katakan disty? Kau tak akan menginap. Nanti sore kau bisa pulang. Dokter bilang kau terlalu banyak minum vit C. Kau minum vit C agar kau tak flu lagi tapi, maghmu yang kambuh. Kau tahu aku sangat ketakutan tadi. Jangan kau ulangi!”kata chaerin yang datang dari balik pintu. Disty pun membalikkan tubuhnya lagi.
“sudah onnie! Aku baik-baik saja! Tenanglah!”jawab disty.
“ekm.. sebaiknya aku pulang saja karena presdir sudah disini”kata jiyong.
“oh, ne”jawab chaerin.
“oppa, changkamman! Onnie akan mengantarmu kedepan”kata disty sambil menatap chaerin dengan tatapan “ini perintah”.
@koridor rumah sakit.
“adikmu lucu”kata jiyong membuka pembicaraan.
“ne. Tapi, sebenarnya dia bukan adikku. Tapi, dia membuatku bertahan selama ini.”terang chaerin.
“arra, tadi dia sudah menceritakannya padaku”kata jiyong.
“dia selalu banyak bicara”kata chaerin pura-pura kesal.
“jangan begitu! kau beruntung bersamanya”
“ne, tentu saja. Gomawo, sudah membantuku tadi. Aku benar-benar merasa berterimakasih”kata chaerin.
“sudah seharusnya aku menolong.”
“aku antar sampai sini saja”kata chaerin yang berhenti diteras rumah sakit.
“ne. Semoga disty cepat sembuh!”
“ne”kata chaerin tersenyum. Jiyong pun tersenyum melihat chaerin tersenyum. Baru kali ini jiyong melihat daisy, presdirnya tersenyum padanya. Melihat senyum chaerin dia semakin curiga bahwa daisy adalah chaerin kekasihnya dulu. Tapi, kali ini dia tepis pikiran itu dan semakin yakin yeoja yang dilihatnya daisy bukan chaerin. chaerin hanya yeoja ceria dan sederhana yang hidup di panti asuhan. Sedangkan daisy yeoja dingin, ketus dan penyendiri yang hidup mewah sepanjang hidupnya. dia pun masuk kemobilnya dan berjalan pergi.
“senyuman itu sudah lama tidakku lihat di bibirmu”kata chaerin kembali masuk ke rumah sakit.
NEXT ONE POINT #12 >>>>>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar