SORRY, I’m Not ANGEL,
Boys!
Author: Kim Daisy
Cast: Chaerin a.k.a CL
2ne1 dan Kwon Ji Yong a.k.a GD BIG BANG.
Genre: Angst
pict: google
Cuap-Cuap author: ini
Stand Alone dari Vignitte "About love" tentang balasan Chaerin ke Jiyong. Kim harap
para Infi suka. :)
ABOUT LOVE:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=165749583607288&set=a.163412617174318.1073741831.163049320543981&type=3&src=https%3A%2F%2Ffbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net%2Fhphotos-ak-ash4%2F1000382_165749583607288_2109839421_n.jpg&size=206%2C245
--------------------
Chaerin Pov
Aku ke kampus dengan
kepercayaan diriku kembali. Tidak seperti biasanya aku pergi ke kampus dengan
mobil mewah berwarna putih, kini aku menaiki mobil sport berwarna orange dengan
atap terbuka dan seorang namja yang mengandengku. Dia kekasih baruku, Kim Hyun
Jung. Namja tampan, romantis, perhatian denganku dan jauh lebih kaya dari
Jiyong. Aku memang baru berkenalan dengannya baru dua minggu ini karena tak
sengaja bertemu disebuah pesta. Biasanya aku memang menjadi pusat perhatian
tapi, kali ini berbeda. Chinggudeul yeoja juga melihat kami, entah karena wajah
yang disampingku ini rupawan atau karena mobil sportnya yang membuat mereka
tertarik.
“aku tidak enak, semua
memperhatikan kita. Aku masuk dulu oppa.”kataku.
“tunggu!”katanya saat
aku ingin membukakan pintu. Hyun Jung oppa turun dari mobil dan dengan sigap
membukakan pintu untukku.
“gomawo oppa!”kataku. Dia
tersenyum.
“jangan nakal
ya!”katanya sambil mengecup keningku. Senyuman langsung terukir di wajahku. Apa
yang dia lakukan benar-benar manis. Aku jadi ingat dulu Jiyong oppa tak pernah
membukakan pintu untukku. Tentu saja, karena Jiyong oppa tak pernah mencintaiku.
“wae? Kenapa kau
tiba-tiba jadi terlihat sedih? Apa aku salah?”tanyanya sedikit khawatir.
“annio, oppa.
Gwinchana”kataku sambil memelukknya, aku berusaha mengobati lukaku. Hyun Jung
oppa membalas pelukanku.
“kau jangan ke kampus
ya? Aku ingin begini terus.”bisiknya.
“tidak bisa, oppa. Aku
ada kelas penting hari ini.”kataku sambil melepaskan pelukan kami dan pergi
meninggalkannya. Dia tersenyum manis dan melambaikan tangan padaku.
Jiyong Pov
Kau terlihat lebih
cantik sekarang Chaerin. Apakah itu kekasih barumu? Sepertinya memang begitu
karena kau bahkan membiarkannya mencium keningmu.
“oppa, apa yang kau
lihat? Kau menyesal sudah berpacaran denganku?”kata kekasihku kesal.
“menurutmu?”kataku.
Dia langsung cemberut. Aku membiarkan saja, paling dia juga diam sendri asal
aku mengajaknya berbelanja.
Author Pov
“aku mau makan
disini.”kata seorang yeoja pada kekasihnya.
“kita langsung pulang
saja. Aku lelah. Bukankah kita sudah seharian berjalan-jalan.”kata Jiyong.
“menu makanan di sini
enak-enak oppa. Berbeda dengan tempat lain.”kata yeoja itu keras. Lagi-lagi
Jiyong terpaksa melakukan apa yang kekasihny inginkan.
“Chaerin tak pernah
mengeluh atau menuntut padaku.”pikir Jiyong. Seorang namja yang membandingkan
kekasihnya dengan yeoja lain memang tidak baik. Tapi, Jiyong sudah sangat lelah
karena dia tahu kekasihnya berpura-pura padanya. Yeoja yang dia cintai selama
ini ternyata menghianatinya hanya ingin uang yang Jiyong miliki.
Jiyong akan memasuki
lift menuju ke apartmennya. Baru saja dia ingin menutup lift ada seseorang yang
menahan agar lift terbuka.
“kita mau kemana
oppa?”kata seorang yeoja yang matanya tertutup dengan kain.
“aku akan meberikanmu
kejutan.”kata namja itu masih mengarahkan yeoja untuk masuk ke lift.
“tetap memelukku
karena ini adalah sebuah jembatan.”kata namja itu sambil tersenyum.
“kau berbohong oppa.
Aku tahu kita di dalam lift.”kata yeoja itu tersenyum. Namja itu pun mengecup
bibir sang yeojanya.
“apa kau gila?
bagaimana kalau tiba-tiba ada orang yang
tiba-tiba membuka lift? Apa di sini ada orang oppa?”tanya Yeoja itu.
“tidak. Disini hanya
ada kita berdua.”kata namja itu langsung mencium yeojanya.
Ting! Pintu lift
terbuka. Jiyong segera keluar dari lift.
“kau berbohong oppa.
Ada orang disini selain kita.”protes yeoja itu.
“tapi, sekarang tidak
lagi.”kata namja itu dan mencium yeoja itu lagi. Pintu lift pun segera
tertutup.
“apa karena aku hingga
kau memilih namja sembarangan, Chaerin?”gumam Jiyong sambil berjalan menuju
apartmennya. Jiyong merasakan sakit dihatinya. Dia tak menyadari bahwa
perasaannya bisa terbagi juga untuk Chaerin hingga merasakan rasa sakit ini.
Saat Jiyong bertemu di
kampus Jiyong langsung menarik Chaerin ke taman. Dia sudah tak tahan lagi
melihat Chaerin bersama namja lain.
“waeyo?”tanya Chaerin
tenang. Jiyong terkejut dengan perubahan expresi Chaerin yang biasanya selalu
manis saat bersamanya.
“bisakah kita bersama
lagi?”tanya Jiyong dengan menatap dalam ke mata Chaerin.
“tentu.”kata Chaerin
mantap Jiyong kaget saat mendengar jawaban Chaerin.
“tapi, apa kau sudah
memutuskan kekasihmu?”tanya Chaerin.
“aku sudah
memutuskannya beberapa hari lalu.”kata Jiyong segera. Ya, dia memang sudah
memutuskan kekasihnya yang dia idamkan dulu itu.
“kau tak akan
mengejarnyaa lagi?”
“tidak akan. Lalu,
kapan kau akan memutuskan kekasihmu?”tanya Jiyong.
“aku akan memberikanmu
kesempatan untuk menjadi milikku lagi. Tapi, aku tak melepaskan kekasihku. Apa
kau keberatan?”kata Chaerin tenang. Jiyong langsung memeluk Chaerin.
“tidak masalah. Gomawo
Chaerin!”kata Jiyong senang.
“oppa, kemarin malam
apakah kau orang yang di lift itu?”tanya Chaerin.
“ne, bagaimana kau
tahu?”tanya Jiyong.
“aroma parfummu. Aku
tahu kami akan tinggal di gedung yang sama dengan apartmenmu karena setelah aku
bangun aku tak sengaja melihat bukti pembayaran apartemen itu atas
namaku.”jelas Chaerin. Jiyong terdiam, dia tak ingin salah paham.
“tidak, yang kau pikirkan
memang benar. Aku sudah beberapa kali tidur dengannya. Apa kau tetap ingin
bersamaku?”tanya Chaerin.
“tentu saja, aku
mencintaimu Chaerin.”kata Jiyong sambil memeluk Chaerin lebih erat.
#lift
Jiyong berencana
keluar untuk mencari makanan di luar. Baru saja dia membuka lift tapi, dia
melihat Chaerin sedang berciuman dengan kekasihnya. Jiyong melangkah mundur
tapi Chaerin segera menarik tangan Jiyong hingga Jiyong masuk ke dalam lift.
Pintu lift pun segera tertutup.
“inikah balasan waktu
itu?”pikir Jiyong sambil menatap Chaerin.
Flashback
Chaerin melihat Jiyong
berciuman mesra dengan yeoja lain. Jiyong tahu Chaerin melihatnya tapi, dia
hanya diam membiarkan Chaerin melihat apa yang dia lakukan dengan yeoja lain.
Jiyong melihat dengan sangat jelas air mata Chaerin menetes tapi, Chaerin
bahkan tak perpindah atau pergi dari tempatnya. Chaerin terus melihat Jiyong
hingga jiyong melepaskan ciumannya dari yeoja yang Jiyong cintai.
Flashback End
Chaerin mengetuk pintu
rumah Jiyong. Jiyong segera membukakan pintu rumahnya.
“ada apa
Chaerin?”tanya Jiyong binggung. Dalam cepat Chaerin mencium Jiyong.
“dia sedang keluar
kota. Aku menginginkanmu, Jiyong oppa.”kata Chaerin manja. Jiyong mencium bibir
Chaerin dan menariknya masuk ke rumahnya.
Jiyong lemas saat
Chaerin memberikanya sebuah undangan. Yah, itu undangan pernikahan Chaerin
dengan Kim Hyun Jung, kekasih Chaerin.
“Mian, oppa. Kau sudah
terlambat. Aku tak mencintaimu lagi. Kita berakhir disini. Selamanya aku tak
bisa bersamamu.”kata Chaerin berjalan menjauh dari Jiyong setelah mengenakan
jaketnya.
“aku mohon, kembalilah
padaku Chaerin.”pinta Jiyong.
“aku sudah
memberikanmu kesempatan dan ternyata perasaan itu sudah hilang. Jangan
mencariku lagi, oppa. Siang ini aku akan pergi ke jepang menyusul Kim Hyun Jung
oppa dan menetap disana. Selamat tinggal!”kata Chaerin sebelum keluar dan
menutup pintu meninggalkan Jiyong sedirian yang terluka.
“aku memang
mencintaimu. Tapi, aku sadar cinta bukanlah segalanya. Selamat tinggal Kwon
Jiyong, selamat tinggal cintaku. I’m sorry, good bye.”kata Chaerin pelan.
END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar