jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Kamis, 10 Maret 2016

SORRY, I’m Not ANGEL, Boys!



SORRY, I’m Not ANGEL, Boys!

Author: Kim Daisy
Cast: Chaerin a.k.a CL 2ne1 dan Kwon Ji Yong a.k.a GD BIG BANG.
Genre: Angst
pict: google
Cuap-Cuap author: ini Stand Alone dari Vignitte "About love"  tentang balasan Chaerin ke Jiyong. Kim harap para Infi suka. :)

ABOUT LOVE: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=165749583607288&set=a.163412617174318.1073741831.163049320543981&type=3&src=https%3A%2F%2Ffbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net%2Fhphotos-ak-ash4%2F1000382_165749583607288_2109839421_n.jpg&size=206%2C245


--------------------
Chaerin Pov
Aku ke kampus dengan kepercayaan diriku kembali. Tidak seperti biasanya aku pergi ke kampus dengan mobil mewah berwarna putih, kini aku menaiki mobil sport berwarna orange dengan atap terbuka dan seorang namja yang mengandengku. Dia kekasih baruku, Kim Hyun Jung. Namja tampan, romantis, perhatian denganku dan jauh lebih kaya dari Jiyong. Aku memang baru berkenalan dengannya baru dua minggu ini karena tak sengaja bertemu disebuah pesta. Biasanya aku memang menjadi pusat perhatian tapi, kali ini berbeda. Chinggudeul yeoja juga melihat kami, entah karena wajah yang disampingku ini rupawan atau karena mobil sportnya yang membuat mereka tertarik.
“aku tidak enak, semua memperhatikan kita. Aku masuk dulu oppa.”kataku.
“tunggu!”katanya saat aku ingin membukakan pintu. Hyun Jung oppa turun dari mobil dan dengan sigap membukakan pintu untukku.
“gomawo oppa!”kataku. Dia tersenyum.
“jangan nakal ya!”katanya sambil mengecup keningku. Senyuman langsung terukir di wajahku. Apa yang dia lakukan benar-benar manis. Aku jadi ingat dulu Jiyong oppa tak pernah membukakan pintu untukku. Tentu saja, karena Jiyong oppa tak pernah mencintaiku.
“wae? Kenapa kau tiba-tiba jadi terlihat sedih? Apa aku salah?”tanyanya sedikit khawatir.
“annio, oppa. Gwinchana”kataku sambil memelukknya, aku berusaha mengobati lukaku. Hyun Jung oppa membalas pelukanku.
“kau jangan ke kampus ya? Aku ingin begini terus.”bisiknya.
“tidak bisa, oppa. Aku ada kelas penting hari ini.”kataku sambil melepaskan pelukan kami dan pergi meninggalkannya. Dia tersenyum manis dan melambaikan tangan padaku.


Jiyong Pov

Kau terlihat lebih cantik sekarang Chaerin. Apakah itu kekasih barumu? Sepertinya memang begitu karena kau bahkan membiarkannya mencium keningmu.
“oppa, apa yang kau lihat? Kau menyesal sudah berpacaran denganku?”kata kekasihku kesal.
“menurutmu?”kataku. Dia langsung cemberut. Aku membiarkan saja, paling dia juga diam sendri asal aku mengajaknya berbelanja.


Author Pov
“aku mau makan disini.”kata seorang yeoja pada kekasihnya.
“kita langsung pulang saja. Aku lelah. Bukankah kita sudah seharian berjalan-jalan.”kata Jiyong.
“menu makanan di sini enak-enak oppa. Berbeda dengan tempat lain.”kata yeoja itu keras. Lagi-lagi Jiyong terpaksa melakukan apa yang kekasihny inginkan.
“Chaerin tak pernah mengeluh atau menuntut padaku.”pikir Jiyong. Seorang namja yang membandingkan kekasihnya dengan yeoja lain memang tidak baik. Tapi, Jiyong sudah sangat lelah karena dia tahu kekasihnya berpura-pura padanya. Yeoja yang dia cintai selama ini ternyata menghianatinya hanya ingin uang yang Jiyong miliki.

Jiyong akan memasuki lift menuju ke apartmennya. Baru saja dia ingin menutup lift ada seseorang yang menahan agar lift terbuka.
“kita mau kemana oppa?”kata seorang yeoja yang matanya tertutup dengan kain.
“aku akan meberikanmu kejutan.”kata namja itu masih mengarahkan yeoja untuk masuk ke lift.
“tetap memelukku karena ini adalah sebuah jembatan.”kata namja itu sambil tersenyum.
“kau berbohong oppa. Aku tahu kita di dalam lift.”kata yeoja itu tersenyum. Namja itu pun mengecup bibir sang yeojanya.
“apa kau gila? bagaimana kalau tiba-tiba ada orang  yang tiba-tiba membuka lift? Apa di sini ada orang oppa?”tanya Yeoja itu.
“tidak. Disini hanya ada kita berdua.”kata namja itu langsung mencium yeojanya.
Ting! Pintu lift terbuka. Jiyong segera keluar dari lift.
“kau berbohong oppa. Ada orang disini selain kita.”protes yeoja itu.
“tapi, sekarang tidak lagi.”kata namja itu dan mencium yeoja itu lagi. Pintu lift pun segera tertutup.
“apa karena aku hingga kau memilih namja sembarangan, Chaerin?”gumam Jiyong sambil berjalan menuju apartmennya. Jiyong merasakan sakit dihatinya. Dia tak menyadari bahwa perasaannya bisa terbagi juga untuk Chaerin hingga merasakan rasa sakit ini.


Saat Jiyong bertemu di kampus Jiyong langsung menarik Chaerin ke taman. Dia sudah tak tahan lagi melihat Chaerin bersama namja lain.
“waeyo?”tanya Chaerin tenang. Jiyong terkejut dengan perubahan expresi Chaerin yang biasanya selalu manis saat bersamanya.
“bisakah kita bersama lagi?”tanya Jiyong dengan menatap dalam ke mata Chaerin.
“tentu.”kata Chaerin mantap Jiyong kaget saat mendengar jawaban Chaerin.
“tapi, apa kau sudah memutuskan kekasihmu?”tanya Chaerin.
“aku sudah memutuskannya beberapa hari lalu.”kata Jiyong segera. Ya, dia memang sudah memutuskan kekasihnya yang dia idamkan dulu itu.
“kau tak akan mengejarnyaa lagi?”
“tidak akan. Lalu, kapan kau akan memutuskan kekasihmu?”tanya Jiyong.
“aku akan memberikanmu kesempatan untuk menjadi milikku lagi. Tapi, aku tak melepaskan kekasihku. Apa kau keberatan?”kata Chaerin tenang. Jiyong langsung memeluk Chaerin.
“tidak masalah. Gomawo Chaerin!”kata Jiyong senang.
“oppa, kemarin malam apakah kau orang yang di lift itu?”tanya Chaerin.
“ne, bagaimana kau tahu?”tanya Jiyong.
“aroma parfummu. Aku tahu kami akan tinggal di gedung yang sama dengan apartmenmu karena setelah aku bangun aku tak sengaja melihat bukti pembayaran apartemen itu atas namaku.”jelas Chaerin. Jiyong terdiam, dia tak ingin salah paham.
“tidak, yang kau pikirkan memang benar. Aku sudah beberapa kali tidur dengannya. Apa kau tetap ingin bersamaku?”tanya Chaerin.
“tentu saja, aku mencintaimu Chaerin.”kata Jiyong sambil memeluk Chaerin lebih erat.


#lift
Jiyong berencana keluar untuk mencari makanan di luar. Baru saja dia membuka lift tapi, dia melihat Chaerin sedang berciuman dengan kekasihnya. Jiyong melangkah mundur tapi Chaerin segera menarik tangan Jiyong hingga Jiyong masuk ke dalam lift. Pintu lift pun segera tertutup.
“inikah balasan waktu itu?”pikir Jiyong sambil menatap Chaerin.

Flashback
Chaerin melihat Jiyong berciuman mesra dengan yeoja lain. Jiyong tahu Chaerin melihatnya tapi, dia hanya diam membiarkan Chaerin melihat apa yang dia lakukan dengan yeoja lain. Jiyong melihat dengan sangat jelas air mata Chaerin menetes tapi, Chaerin bahkan tak perpindah atau pergi dari tempatnya. Chaerin terus melihat Jiyong hingga jiyong melepaskan ciumannya dari yeoja yang Jiyong cintai.
Flashback End

Chaerin mengetuk pintu rumah Jiyong. Jiyong segera membukakan pintu rumahnya.
“ada apa Chaerin?”tanya Jiyong binggung. Dalam cepat Chaerin mencium Jiyong.
“dia sedang keluar kota. Aku menginginkanmu, Jiyong oppa.”kata Chaerin manja. Jiyong mencium bibir Chaerin dan menariknya masuk ke rumahnya.


Jiyong lemas saat Chaerin memberikanya sebuah undangan. Yah, itu undangan pernikahan Chaerin dengan Kim Hyun Jung, kekasih Chaerin.
“Mian, oppa. Kau sudah terlambat. Aku tak mencintaimu lagi. Kita berakhir disini. Selamanya aku tak bisa bersamamu.”kata Chaerin berjalan menjauh dari Jiyong setelah mengenakan jaketnya.
“aku mohon, kembalilah padaku Chaerin.”pinta Jiyong.
“aku sudah memberikanmu kesempatan dan ternyata perasaan itu sudah hilang. Jangan mencariku lagi, oppa. Siang ini aku akan pergi ke jepang menyusul Kim Hyun Jung oppa dan menetap disana. Selamat tinggal!”kata Chaerin sebelum keluar dan menutup pintu meninggalkan Jiyong sedirian yang terluka.
“aku memang mencintaimu. Tapi, aku sadar cinta bukanlah segalanya. Selamat tinggal Kwon Jiyong, selamat tinggal cintaku. I’m sorry, good bye.”kata Chaerin pelan.

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar