cast: SKY DRAGON n seung hyung a.k.a TOP
Author: Mahardika putri
cuap-cuap: disini GD dan CL pnya umur yg perbdaannya cukup jauh. disini seperti biasa Dika membuat CL bgt misterius. mian, typo d sana-sini! dika buru2 soalnya, takut di terror. semoga chinggudeul suka. :)
Author: Mahardika putri
cuap-cuap: disini GD dan CL pnya umur yg perbdaannya cukup jauh. disini seperti biasa Dika membuat CL bgt misterius. mian, typo d sana-sini! dika buru2 soalnya, takut di terror. semoga chinggudeul suka. :)
AUTHOR POV
Chaerin berdiri di depan kelasnya. Seseorang menyentuh bahunya lembut lalu dia berdiri di hadapan Chaerin sambil tersenyum hangat.
“Mianhae, Chagi~ah! Apa kau menungguku lama?”tanya seorang namja.
“annio, oppa.”jawab Chaerin tersenyum. Namja itu membenarkan posisi poni Chaerin agar dia dapat melihat mata Chaerin.
“kajja!”kata namja itu tersenyum hangat dan begitu juga Chaerin. pasangan kekasih itu masuk kesebuah Cafe dan menyapa beberapa orang yang mereka kenal. Chaerin duduk disebuah meja yang telah tersedia hot chocolate drink di atas mejanya sedangkan namja itu berjaalan ke atas panggung dan bernyanyi.
“oppa, tadi suaramu terdengar sedikit aneh. Apa kau sakit oppa?”tanya Chaerin sedikit khawatir.
“aku tidak apa-apa chagi!”jawab namja itu dengan senyuman hangat sambil mengelus-ngelus kepala Chaerin.
nafas Chaerin menjadi sesak dan akhirnya dia pun terbangun dari tidurnya. Air matanya menetes tapi, tidak mengeluarkan isakkan tangisan atau ekpresi pada wajahnya. Hanya beberapa tetes air mata keluar dari matanya setelah itu Chaerin hanya berdiam diri seperti memikirkan sesuatu. Kesedihan yang mendalam terlihat dari tatapan matanya yang kosong.
Chaerin berjalan kaki menuju halte bis seperti biasanya.
Tiiiit...
sebuah kelakson mobil terdengar sangat kencang membuat Chaerin terkaget. Chaerin berhenti dan menoleh kebelakang dengan kesal.
“dia kira hanya dia yang punya mobil?”gerutu Chaerin dalam hati dan kembali berjalan. Chaerin membiarkan mobil putih itu berjalan melewatinya.
@mobil putih
“kekeke.. reaksimu lucu sekali Chaerin. walau kau kesal dan marah kau tetap saja tidak mau mengeluarkan suara untuk mengumpatku. Aktingnya sungguh hebat. Anak ini kenapa berkeras kepala untuk pura-pura bisu?”kata Jiyong berbicara sendiri sambil menyetir mobilnya.
Chaerin lagi-lagi menikmati suara Jiyong bernyanyi. Tanpa di sadari sebenarnya Chaerin sudah candu untuk mendengarkan nyanyian Jiyong itu. Walau sedang mengajar Chaerin tetap bisa menikmati suara nyanyian Jiyong dari kelas sebelah.
JIYONG POV
aku keluar dari kelas selesai mengajar. Tapi, dari pintu aku bisa melihat Chaerin di peluk seoarang namja. Chaerin tidak menolak atau pun membalas pelukan namja itu. Chaerin hanya terdiam. Namja itu tersenyum gembira dan memeluk Chaerin dengan kuat seakan-akan sudah lama tak bertemu.
“wah, Hyung!”kata namja itu terkaget sambil melihat ke arahku dan melepaskan pelukannya dari Chaerin. aku binggung karena aku bahkan tak mengenal namja ini. Ternyata ada Daesung di belakangku dan Daesung berjalan kearah mereka.
“baiklah! Silahkan.”kata Daesung setalah mereka mengobrol dan mereka memberi salam pada Daesung. Daesung berjalan kembali ke arahku dengan senyuman di wajahnya.
“kalian terlihat akrab. Siapa namja itu? Apa dia guru di sini juga?”tanyaku.
“bukan, dia adik dari mantan Chaerin. Namanya Seungri.”jelas Daesung.
“lalu kenapa namja itu kesini?”
“tentu saja untuk bertemu dengan Chaerin, hyung.”jawab Daesung.
“hubungan mereka hanya sebatas itu kan? Kenapa begitu akrab?”
“tentu saja. Karena mereka saling suka, hyung. Apa kau mau pulang hyung?”tanya Daesung.
“ne. Aku akan pulang”jawabku.
“aku masuk dulu hyung. Angin di musip gugur kali ini terasa sangat dingin.”kata Daesung sambil mengelus-mengelus tangganya mengunakan kedua telapak tanganya sendiri. Aku mengaggukkan kepalaku dan Daesung masuk ke ruangannya.
Ini sudah cukup malam tapi, Chaerin belum pulang juga. Kemana mereka sebenarnya? kenapa jam segini belum pulang juga.
"tentu saja. karena mereka saling suka, hyung"kata-kata Daesung yang lagi-lagi terpikir olehku.
"kenapa kau?"tanya Seung Hyun hyung yang ada dibelakangku.
"ah, tidak ada."jawabku.
"kalau begitu pergilah tidur!"kata Seung Hyung.
"bukankah kau baru pulang kerja Hyung? Chaerin belum pulang. Biarkan aku yang menunggunya."kataku.
"tidak perlu. kau tidur saja sana. Chaerin tidak akan pulang malam ini."kata Seung Hyun hyung sambil masuk ke kamarnya dengan wajah lelah. tidak akan pulang? Chaerin menginap dan di izinkan? aku mendekati Chaerin tidak boleh dan Chaerin di bolehkan menginap dengan namja itu. apa Chaerin tidak mengatakan bahwa dia menginap dengan seorang namja? ini membinggungkan.
TBC
mian, ini terlalu pendek. Dika lagi malas ngetik (bandel). hehehe...
Chaerin berdiri di depan kelasnya. Seseorang menyentuh bahunya lembut lalu dia berdiri di hadapan Chaerin sambil tersenyum hangat.
“Mianhae, Chagi~ah! Apa kau menungguku lama?”tanya seorang namja.
“annio, oppa.”jawab Chaerin tersenyum. Namja itu membenarkan posisi poni Chaerin agar dia dapat melihat mata Chaerin.
“kajja!”kata namja itu tersenyum hangat dan begitu juga Chaerin. pasangan kekasih itu masuk kesebuah Cafe dan menyapa beberapa orang yang mereka kenal. Chaerin duduk disebuah meja yang telah tersedia hot chocolate drink di atas mejanya sedangkan namja itu berjaalan ke atas panggung dan bernyanyi.
“oppa, tadi suaramu terdengar sedikit aneh. Apa kau sakit oppa?”tanya Chaerin sedikit khawatir.
“aku tidak apa-apa chagi!”jawab namja itu dengan senyuman hangat sambil mengelus-ngelus kepala Chaerin.
nafas Chaerin menjadi sesak dan akhirnya dia pun terbangun dari tidurnya. Air matanya menetes tapi, tidak mengeluarkan isakkan tangisan atau ekpresi pada wajahnya. Hanya beberapa tetes air mata keluar dari matanya setelah itu Chaerin hanya berdiam diri seperti memikirkan sesuatu. Kesedihan yang mendalam terlihat dari tatapan matanya yang kosong.
Chaerin berjalan kaki menuju halte bis seperti biasanya.
Tiiiit...
sebuah kelakson mobil terdengar sangat kencang membuat Chaerin terkaget. Chaerin berhenti dan menoleh kebelakang dengan kesal.
“dia kira hanya dia yang punya mobil?”gerutu Chaerin dalam hati dan kembali berjalan. Chaerin membiarkan mobil putih itu berjalan melewatinya.
@mobil putih
“kekeke.. reaksimu lucu sekali Chaerin. walau kau kesal dan marah kau tetap saja tidak mau mengeluarkan suara untuk mengumpatku. Aktingnya sungguh hebat. Anak ini kenapa berkeras kepala untuk pura-pura bisu?”kata Jiyong berbicara sendiri sambil menyetir mobilnya.
Chaerin lagi-lagi menikmati suara Jiyong bernyanyi. Tanpa di sadari sebenarnya Chaerin sudah candu untuk mendengarkan nyanyian Jiyong itu. Walau sedang mengajar Chaerin tetap bisa menikmati suara nyanyian Jiyong dari kelas sebelah.
JIYONG POV
aku keluar dari kelas selesai mengajar. Tapi, dari pintu aku bisa melihat Chaerin di peluk seoarang namja. Chaerin tidak menolak atau pun membalas pelukan namja itu. Chaerin hanya terdiam. Namja itu tersenyum gembira dan memeluk Chaerin dengan kuat seakan-akan sudah lama tak bertemu.
“wah, Hyung!”kata namja itu terkaget sambil melihat ke arahku dan melepaskan pelukannya dari Chaerin. aku binggung karena aku bahkan tak mengenal namja ini. Ternyata ada Daesung di belakangku dan Daesung berjalan kearah mereka.
“baiklah! Silahkan.”kata Daesung setalah mereka mengobrol dan mereka memberi salam pada Daesung. Daesung berjalan kembali ke arahku dengan senyuman di wajahnya.
“kalian terlihat akrab. Siapa namja itu? Apa dia guru di sini juga?”tanyaku.
“bukan, dia adik dari mantan Chaerin. Namanya Seungri.”jelas Daesung.
“lalu kenapa namja itu kesini?”
“tentu saja untuk bertemu dengan Chaerin, hyung.”jawab Daesung.
“hubungan mereka hanya sebatas itu kan? Kenapa begitu akrab?”
“tentu saja. Karena mereka saling suka, hyung. Apa kau mau pulang hyung?”tanya Daesung.
“ne. Aku akan pulang”jawabku.
“aku masuk dulu hyung. Angin di musip gugur kali ini terasa sangat dingin.”kata Daesung sambil mengelus-mengelus tangganya mengunakan kedua telapak tanganya sendiri. Aku mengaggukkan kepalaku dan Daesung masuk ke ruangannya.
Ini sudah cukup malam tapi, Chaerin belum pulang juga. Kemana mereka sebenarnya? kenapa jam segini belum pulang juga.
"tentu saja. karena mereka saling suka, hyung"kata-kata Daesung yang lagi-lagi terpikir olehku.
"kenapa kau?"tanya Seung Hyun hyung yang ada dibelakangku.
"ah, tidak ada."jawabku.
"kalau begitu pergilah tidur!"kata Seung Hyung.
"bukankah kau baru pulang kerja Hyung? Chaerin belum pulang. Biarkan aku yang menunggunya."kataku.
"tidak perlu. kau tidur saja sana. Chaerin tidak akan pulang malam ini."kata Seung Hyun hyung sambil masuk ke kamarnya dengan wajah lelah. tidak akan pulang? Chaerin menginap dan di izinkan? aku mendekati Chaerin tidak boleh dan Chaerin di bolehkan menginap dengan namja itu. apa Chaerin tidak mengatakan bahwa dia menginap dengan seorang namja? ini membinggungkan.
TBC
mian, ini terlalu pendek. Dika lagi malas ngetik (bandel). hehehe...
mohon komentarnya ya...
Next part.a d'tunggu,jngan lma..^__^
BalasHapus