jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Jumat, 29 Maret 2013

JEBAL!!! (FF one shoot)

cast: Seungri dkk.
author: mahardika putri
ini one shootku yang pertama. mungkin alurnya terlalu cepat, yah namanya juga one shoot. terinspiransi dengan lagunya K-will (judulnya saya lupa *plak!!)

SELAMAT MEMBACA!
-----
“gomawo”kata yeoja didepanku. Yeoja yangku cintai ini tesenyum padaku. Senyumnya membuatku ingin terus hidup.
“ne, chaerin”jawabku.
“oh, ini”katanya sambil memberikan jaket dan helm yangku pinjamkan kepadanya. Yeoja itu pun masuk kerumahnya. Jaketku jadi memiliki aroma parfumnya.

“tidak bisakah kau memangilku oppa?”protesku.
“andwe..”
“panggil aku oppa”pintaku.
“oppa??? Kau bercanda?”kata yeoja ini lagi.
“kau menantangku?”
“ne!”jawab chaerin cepat.
“kalau kau kalah kau harus memangilku oppa”kataku.
“ok! Apa tantangannya?”kata chaerin percaya diri.

Kami menari didepan umum. Aku banyak mendapat tepuk tangan, sepertinya aku akan menang. Chaerin membalas tarianku. Tariannya sangat indah dan enerjik. Sial, dia juga mengeluarkan gerekan sexynya ditariannya. Aku tak akan kalah! Aku membuka bajuku agar ABSku terlihat. Para yeoja berteriak histeris. Aha!
chaerin tersenyum miring meremehkanku. Tapi, dia terlihat menawan dimataku.
“walau kau membuka semua pakaian ditubuhmu. Kau tak akan menang melawan chaerin. orang menyukai chaerin lebih banyak dari pada kau”kata daesung hyung. Chaerin menjulurkan lidahnya padaku. Kenapa dimataku tidak pernah melihat kejelekan yeoja ini?
“chagi, kau lelah?”kata seorang namja yang memegang botol minuman ditangannya.
“anni, oppa”jawab chaerin tersenyum manis sambil menerima minuman dari namja itu.
“kau jahat sekali sampai melakukan ini”kata jiyong hyung.
“andwe.. oppa! Kita hanya bersenang-senang”bela chaerin.
“aku memintanya memangilku oppa tapi dia tidak mau. Makanya aku melakukan ini.”kataku.
“mwo?? Tentu saja dia tidak akan mau. Kami akan segera menikah. Kau akan jadi adik iparnya”kata jiyong hyung sambil memperlihatkan cincin mereka. Aku tidak kaget dengan ini semua karena aku sudah mendengarkan berita ini sebelumnya. Dia hyungku tidak mungkin aku tidak tahu. Tapi, hatiku terasa sakit. Wanita yangku cintai adalah tunangan hyungku dan sebentar lagi mereka akan menikah.menurutmu jika berada di posisiku, apakah kau bisa menerimanya? Aku sangat menyayangi hyungku tapi, aku juga mencintai tunangannya. Aku adalah penjahatnya. Walau aku tahu mereka berpacaran, aku malah mencintai pacarnya. Tapi bagaimanapun sekuat mungkin aku akan hadir dipernikahan mereka.

-SKIP-
Aku berusaha tersenyum. Ini adalah dimana aku menjadi seungri yang munafik. Yang seakan-akan bahagia dipernikahan yeoja yangku cintai.
“hey, panda kesini! Kita berfoto bersama”kata chaerin sambil tersenyum manis. Paling tidak aku masih bisa menikmati senyum manisnya.
“oh, ne!”jawabku sambil berjalan kearah mereka. Chaerin berdiri di tengah-tengah antara aku dan hyung. Hyung memegang pinggang chaaerin agar mendekat denganya.
“mwo?? Hyung, aku tak akan merebut istrimu! Walau memang sekarang aku hampir gila”batinku.
Aku mencoba menenangkan diri disebuah kamar hotel yang sudah di booking hyungku.
BRAaaak... pintuku dibuka dengan kasar.
“kalau kau tidak sanggup datang, tak usah datang! Kita sudah membahas ini sebelumnya. Jangan menyiksa dirimu! Kenapa kau tidak mengatakan kau mencintai chaerin sejak awal?”kata hyung penuh emosi dan memberikan penekanan pada kata "jangan" yang di ucapkanya.
“hyung!”kataku kaget.
“aku akan berpisah dari chaerin”kata hyung lagi.
“andwe!! Chaerin mencintaimu! Biarakan aku yang mengalah!”kataku.
“aku tidak akan bahagia bila melihatmu seperti ini”
“hyung, jebal! Jangan tinggalkan chaerin! aku yang salah aku mencintainya padahal aku tahu kalian sudah berpacaran. Aku hanya penggangu. Aku ingin hyung menjaga chaerin. aku akan menenagkan diri sementara waktu. Jangan tinggalkan chaerin untuk aku, hyung!”kataku sambil pergi meniggalkan hyung dikamar sendirian.

---2 tahun--
“hyung, aku sedang dijepang!”kataku semangat.
“jangan lupa dengan kesahatanmu”
“hyung, kau seperti ibu2!”candaku.
“kau ini!”
“bagaimana dengan keluargamu hyung?”tanyaku sedikit kaku.
“mereka sehat”suara jiyong hyung menjadi sedikit berbeda.
“tenang hyung, aku sudah tidak ada perasaan lagi dengan chaerin. aku akan kembali kekorea untuk membuktikannya.”kataku semangat.
“ne. Aku tunggu!”jawab hyung. Aku menutup teleponku. Aku mengambil selembar foto, foto kami bertiga saat pernikahan. Aku menyobekkan bagianku dan menempelkannya disamping hyungku. Sehingga gambar chaerin tertutup. Bagaimana pun aku lebih memilih hyungku, keluargaku ketimbang cintaku. Good bye my love!

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar