aku masuk kemobil,daesung sudah duduk disebelahku.kami akan pergi untuk makan malam bersama rekan kerja.dia menatapku lekat.
"Kau sangat cantik malam ini"katanya dengan tatapan serius lalu dia
tertawa,entah apa yang ditertawakannya.dia sungguh menakutkan.
aku kira 8jam berkerja itu penderitaan terberatku. Ternyata kesialanku
akan datang padaku. Aku dan presdir akan ada perjalanan keluar kota dan
perlu menginap. Karena ini pekerjaan bersama presdir daesung apakah aku
sanggup?aku rasa aku akan mati muda.
-selesai meeting-
untung semua berjalan lancar.aku sudah lelah.aku ingin tidur dikamar.
"kenapa mengikutiku?"tanyaku. dia hanya diam,asik bernyanyi.aku tak
pedulikannya dan masuk kekamarku.aku kaget dengan kamarku yang super
mewah.ini kelas presiden! Apa aku salah kamar?
KREEK!!
pintu dibuka, daesung keluar dari balik pintu.
"ke.kenapa kau ada disini?"tanyaku kaget.
"santai!bukankah lebih hemat begini"katanya dengan senyuman malaikat yang dipamerkannya.
"mamaksudmu?"
"anni,pabo!Disini ada 3kamar dan setiap kamar ada kamar mandi.kau
jangan berfikir aku orang aneh!!karena aku tak pernah mengajarimu
begitu."kata daesung sambil menaiki tangga. Apa-apaan ini?bukankah dia
memang orang aneh.
"kamarku diatas,kau dibawah saja"teriak daesung dari atas.walau sedikit tapi,dia terlihat berbeda hari ini.apa dia sakit??
aku buka mataku melawan kantuk karena matahari telah terbit.aku keluar
dari kamarku menuju dapur untuk membuat sarapan.setelah masak aku menuju
kamar daesung untuk mengajaknya sarapan tapi,tidak ada jawaban.
sudah jam 11 siang daesung belud keluar juga dari kamarnya.dan akhirnya
aku memutuskan untuk masuk ke kamarnya.pintu kamarnya tidak terkunci dan
daesung tidak menghiraukan panggilanku. Daesung tiduran dikasurnya dan
menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"daesung,bangunlah!Aku
sudah membuat sarapan"kataku.bukan jawaban yangku dengarkan malah
tanggannya meraih tanganku.tanggannya gemetar.
"wae?"tanyaku takut.daesung semakin kuat mengegam tanganku.tapi,aku juga mendengar tangisan.
TBC
aku masuk kemobil,daesung sudah duduk disebelahku.kami akan pergi untuk makan malam bersama rekan kerja.dia menatapku lekat.
"Kau sangat cantik malam ini"katanya dengan tatapan serius lalu dia tertawa,entah apa yang ditertawakannya.dia sungguh menakutkan.
aku kira 8jam berkerja itu penderitaan terberatku. Ternyata kesialanku akan datang padaku. Aku dan presdir akan ada perjalanan keluar kota dan perlu menginap. Karena ini pekerjaan bersama presdir daesung apakah aku sanggup?aku rasa aku akan mati muda.
-selesai meeting-
untung semua berjalan lancar.aku sudah lelah.aku ingin tidur dikamar.
"kenapa mengikutiku?"tanyaku. dia hanya diam,asik bernyanyi.aku tak pedulikannya dan masuk kekamarku.aku kaget dengan kamarku yang super mewah.ini kelas presiden! Apa aku salah kamar?
KREEK!!
pintu dibuka, daesung keluar dari balik pintu.
"ke.kenapa kau ada disini?"tanyaku kaget.
"santai!bukankah lebih hemat begini"katanya dengan senyuman malaikat yang dipamerkannya.
"mamaksudmu?"
"anni,pabo!Disini ada 3kamar dan setiap kamar ada kamar mandi.kau jangan berfikir aku orang aneh!!karena aku tak pernah mengajarimu begitu."kata daesung sambil menaiki tangga. Apa-apaan ini?bukankah dia memang orang aneh.
"kamarku diatas,kau dibawah saja"teriak daesung dari atas.walau sedikit tapi,dia terlihat berbeda hari ini.apa dia sakit??
aku buka mataku melawan kantuk karena matahari telah terbit.aku keluar dari kamarku menuju dapur untuk membuat sarapan.setelah masak aku menuju kamar daesung untuk mengajaknya sarapan tapi,tidak ada jawaban.
sudah jam 11 siang daesung belud keluar juga dari kamarnya.dan akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke kamarnya.pintu kamarnya tidak terkunci dan daesung tidak menghiraukan panggilanku. Daesung tiduran dikasurnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"daesung,bangunlah!Aku sudah membuat sarapan"kataku.bukan jawaban yangku dengarkan malah tanggannya meraih tanganku.tanggannya gemetar.
"wae?"tanyaku takut.daesung semakin kuat mengegam tanganku.tapi,aku juga mendengar tangisan.
TBC
"Kau sangat cantik malam ini"katanya dengan tatapan serius lalu dia tertawa,entah apa yang ditertawakannya.dia sungguh menakutkan.
aku kira 8jam berkerja itu penderitaan terberatku. Ternyata kesialanku akan datang padaku. Aku dan presdir akan ada perjalanan keluar kota dan perlu menginap. Karena ini pekerjaan bersama presdir daesung apakah aku sanggup?aku rasa aku akan mati muda.
-selesai meeting-
untung semua berjalan lancar.aku sudah lelah.aku ingin tidur dikamar.
"kenapa mengikutiku?"tanyaku. dia hanya diam,asik bernyanyi.aku tak pedulikannya dan masuk kekamarku.aku kaget dengan kamarku yang super mewah.ini kelas presiden! Apa aku salah kamar?
KREEK!!
pintu dibuka, daesung keluar dari balik pintu.
"ke.kenapa kau ada disini?"tanyaku kaget.
"santai!bukankah lebih hemat begini"katanya dengan senyuman malaikat yang dipamerkannya.
"mamaksudmu?"
"anni,pabo!Disini ada 3kamar dan setiap kamar ada kamar mandi.kau jangan berfikir aku orang aneh!!karena aku tak pernah mengajarimu begitu."kata daesung sambil menaiki tangga. Apa-apaan ini?bukankah dia memang orang aneh.
"kamarku diatas,kau dibawah saja"teriak daesung dari atas.walau sedikit tapi,dia terlihat berbeda hari ini.apa dia sakit??
aku buka mataku melawan kantuk karena matahari telah terbit.aku keluar dari kamarku menuju dapur untuk membuat sarapan.setelah masak aku menuju kamar daesung untuk mengajaknya sarapan tapi,tidak ada jawaban.
sudah jam 11 siang daesung belud keluar juga dari kamarnya.dan akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke kamarnya.pintu kamarnya tidak terkunci dan daesung tidak menghiraukan panggilanku. Daesung tiduran dikasurnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"daesung,bangunlah!Aku sudah membuat sarapan"kataku.bukan jawaban yangku dengarkan malah tanggannya meraih tanganku.tanggannya gemetar.
"wae?"tanyaku takut.daesung semakin kuat mengegam tanganku.tapi,aku juga mendengar tangisan.
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar