"mianhe,omma
yang tidak tau penderitaanmu.kenapa kau tidak pernah bilang pada
kami?kami keluargamu,aku ommamu chaerin"kata omma menangis.
"mianhe omma!"
"jika terlalu berat menceritakannya.izinkan jiyong yang bercerita,kenapa kau tidak mengizinkannya bercerita."kata appa.
"aku tidak mau kalian mengkhawatirkanku.mianhe appa.sungguh"kataku menangis karena merasa bersalah.
Dokter mengatakan aku terkena troma yang membuat setiap malem
memimpikan mimpi yang sama.suara letupan besar membuatku pingsan atau
berhalusinasi.kemunkinan besar akan tertidur bahkan koma.ternyata inilah
yang membuat omma takut dan menangis.
"kenapa pasien duduk ditaman dingin seperti ini sendirian?"kata jiyong oppa sambil menutupi tubuhku dengan jaketnya.
"apa yang menjadi pikiranmu?sepertinya ada masalah serius"kata jiyong oppa.
"anio oppa.oppa,bagaimana dengan taeyang oppa?"
"malam itu dia terkejut.mianhe,aku mengusirnya"
"pantas saja taeyang oppa tidak menjengkku"
"wae?kau kecewa?"
"anio oppa.aku hanya bingung"
"semua orang juga sudah tau hubungan kita dan aku juga sudah menjelaskannnya"
"Oppa!!"protesku.
"memang untuk saat ini,belum dapat izin tapi,aku yakin kita akan mendapat izin mereka"kata oppa tersenyum.
@Rumah
"appa,omma aku akan terapi dijepang"kataku.
"kenapa tidak disini saja?"tanya omma.
"appa,omma pasti tau karena jiyong oppa sudah menceritakannya.tapi,aku
ingin mengatakan langsung.mianhe appa omma! Jebbal mianhe,aku telah
mencintai jiyong oppa sebagai namja.aku tidak bisa menerima oppa dengan
yeoja lain.walau begitu yang terpenting adalah keluarga ini.aku akan
kejepang,2tahun untuk terapi dan membiasakan diri jauh dari oppa.aku
akan pergi karena lebih baik aku melihat jiyong oppa dengan yeoja lain
dari pada melihat keluarga ini terpisah karena aku"jelasku menangis
merasa bersalah.
"kau serius chaerin?"tanya omma tidak percaya.
"ne,omma"
"kapan akan pergi?"
"2minggu lagi appa.tapi,aku mohon jebal jangan memberi tahu jiyong oppa"
"wae?"tanya omma.
"karena bila oppa melarangku aku tidak akan sanggup pergi. Appa..
Omma.. Aku tetap akan menjadi keluarga ini?"kataku perlahan karena
hatiku terasa sakit.
"tentu saja!mianhe,karena kalian harus berpisah"kata omma sambil memelukku dan menangis.
@rumah halmeoni.
"untuk apa kau kesini?"tanya halmeoni.
"mianhe helmeoni! Jebal mianhe! Halmeoni pasti membenciku.halmeoni,aku
akan pergi ke jepang 8hari lagi untuk menyembuhkan tromaku,selama
2thn"jelasku.
"Lalu wae?"kata halmeoni marah.
"selama 2tahun itu akan berpisah dari oppa,aku tidak akan menghubungi oppa"jelasku.
"aku sudah lama tau hubungan kalian itu.makanya aku akan menjodohkan dengan yang lain..."
@bandara.
"Kau sungguh tidak mau mengatakannya pada jiyong?"tanya omma.
"ne omma"jawabku sambil berusaha tersenyum.
"bye omma!appa"
"bye chaerin~ah!jaga dirimu"kata omma menangis.
"kau harus kembali dan sembuh"kata appa.aku menganguk dan berjalan semakin menjauh dari appa dan omma.
Author Pov
melihat orang tuanya sudah pulang jiyong pun langsung menyakan yang menjadi pikirannya.
"omma,2hari ini aku tidak melihat chaerin.apa dia menginap dirumah minzy?"tanyanya.
"anni"jawab ommanya singkat.
"oh,jadi ke rumah jenny nuna?"
"anni.chaerin ke jepang.kami baru saja mengantarnya"
jiyong yang keget langsung berlari ke ommanya.
"charin ke jepang tidak lamakan omma?"tanya jiyong memaksa.
"anni. 2Tahun,mungkin lebih"jawab ommanya berusaha tidak mengeluarkan
air mata.jiyong yang sempat mematung segera keluar dari rumahnya dan
menghidupkan mesin mobilnya.dia memacu kecepatan mobilnya berharap dapat
mengejar chaerin dibandara.walau ditikungan mobil jiyong tetap berjalan
cepat. Sebuah mobil berpapasan dengannya.kecepatan mobilnya yang tinggi
membuat jiyong sulit mengontrol kendaraannya.
@rumah sakit.
jiyong terbaring lemas dikasur. tangan jiyong disuntik infus dan darah
mengalir dari selang kecil menuju tangannya.kepalanya diperban karena
benturan saat kecelakaan.untung saja jiyong bisa selamat dan hanya
luka-luka ringan.
-TBC
Author Pov
melihat orang tuanya sudah pulang jiyong pun langsung menyakan yang menjadi pikirannya.
"omma,2hari ini aku tidak melihat chaerin.apa dia menginap dirumah minzy?"tanyanya.
"anni"jawab ommanya singkat.
"oh,jadi ke rumah jenny nuna?"
"anni.chaerin ke jepang.kami baru saja mengantarnya"
jiyong yang keget langsung berlari ke ommanya.
"charin ke jepang tidak lamakan omma?"tanya jiyong memaksa.
"anni. 2Tahun,mungkin lebih"jawab ommanya berusaha tidak mengeluarkan air mata.jiyong yang sempat mematung segera keluar dari rumahnya dan menghidupkan mesin mobilnya.dia memacu kecepatan mobilnya berharap dapat mengejar chaerin dibandara.walau ditikungan mobil jiyong tetap berjalan cepat. Sebuah mobil berpapasan dengannya.kecepatan mobilnya yang tinggi membuat jiyong sulit mengontrol kendaraannya.
@rumah sakit.
jiyong terbaring lemas dikasur. tangan jiyong disuntik infus dan darah mengalir dari selang kecil menuju tangannya.kepalanya diperban karena benturan saat kecelakaan.untung saja jiyong bisa selamat dan hanya luka-luka ringan.
-TBC
melihat orang tuanya sudah pulang jiyong pun langsung menyakan yang menjadi pikirannya.
"omma,2hari ini aku tidak melihat chaerin.apa dia menginap dirumah minzy?"tanyanya.
"anni"jawab ommanya singkat.
"oh,jadi ke rumah jenny nuna?"
"anni.chaerin ke jepang.kami baru saja mengantarnya"
jiyong yang keget langsung berlari ke ommanya.
"charin ke jepang tidak lamakan omma?"tanya jiyong memaksa.
"anni. 2Tahun,mungkin lebih"jawab ommanya berusaha tidak mengeluarkan air mata.jiyong yang sempat mematung segera keluar dari rumahnya dan menghidupkan mesin mobilnya.dia memacu kecepatan mobilnya berharap dapat mengejar chaerin dibandara.walau ditikungan mobil jiyong tetap berjalan cepat. Sebuah mobil berpapasan dengannya.kecepatan mobilnya yang tinggi membuat jiyong sulit mengontrol kendaraannya.
@rumah sakit.
jiyong terbaring lemas dikasur. tangan jiyong disuntik infus dan darah mengalir dari selang kecil menuju tangannya.kepalanya diperban karena benturan saat kecelakaan.untung saja jiyong bisa selamat dan hanya luka-luka ringan.
-TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar