jangan lupa

JANGAN LUPA KOMENTAR YA..

Minggu, 24 Februari 2013

OPPA!! (FF SKY DRAGON) #3

"Kau terlihat senang"
"oppa,bagaimana pun bila diajak makan aku akan senang.mianhe oppa,aku lelah"kataku menerobos tubuhnya oppa masuk kekamarku.bukan aku gak mau bicara dengannya tapi,bila dia sudah marah karena cemburu maka aku hanya bisa berbicara saat dia tenang.aku tidak mau bertengkar dengan oppa.

aku membuka pintu kamarku,oppa sudah didepan kamarku.dia menyandar didinding dengan tenang.
"oppa,antarkan aku kekantor"kataku dengan aegyo.oppa tersenyum manis.baru saja kami keluar dari rumah ternyata taeyang berdiri didepan mobilnya sambil tersenyum.
"sepertinya aku akan pergi sendiri saja"kata oppa yang berjalan pergi.
"tapi,berhati2lah oppa!aku akan datang saat jam makan siang"kataku.jiyong hanya berdehem.aku berjalan menghapiri taeyang oppa.

"Oppa,kau marah?"tanyaku.
"wae?aku tidak boleh marah?"jawab jiyong oppa.
"yang paling mengerti aku adalah oppa.aku tidak akan berbuat aneh.lalu,apa yang oppa khawatirkan?"
"aku khawatir kau akan menyukainya"
"oppa tidak suka?"
"tentu saja aku tidak suka!"katanya dengan nada tinggi.
"kalau begitu,oppa harus membuatku tidak berpindah ke taeyang oppa.aku tidak bisa menyakiti uri appa-omma.kita berdua sudah sama2 dijodohkan.lalu kita tidak akan bisa seperti ini.apakah ini endingnya?berpisah dari oppa itu seperti hukuman mati bagiku"kataku tersenyum dan meninggalkan kantor oppa.bukannya aku mau membuat oppa cemburu atau kesal.hanya saja aku juga tidak bisa menolak taeyang oppa.tapi,aku juga tidak ingin melepas dari jiyong oppa.

aku pulang dari jalan2 bersama taeyang oppa.jiyong oppa seperti biasa menunggu didepan pintu kamarku.
"chaerin kau benar,kita bersaudara.kita berpisah saja"kata oppa yang langsung masuk kekamarnya.
"wae oppa?andwee!aku tidak mau seperti ini"kataku tapi,tidak ada jawaban.aku menangis dikamarku.

-5bulan kemudian.
Taeyang oppa mengajak kami ke resto labirin lagi untuk dinner tapi,ini bersama keluarga.musik classic mengalun merdu.taeyang oppa menghapiriku dengan membawa buket bunga.andwe!!aku tidak mau berakhir seperti ini.andwe!andwe!"Chearin jebal,terimalah bunga ini"kata taeyang oppa.aku menerima bunganya.
"gomawo"
"maukah kau menikah denganku?"
aku melihat omma dan appa yang tersenyum.jiyong oppa terlihat santai,tak peduli. Ya,kami memang pernah membahas ini sebelumnya.aku harus menerima taeyang oppa agar jiyong oppa tidak perlu dijodohkan.lagian jiyong oppa juga sudah menyerah terhadapku.
"ne,oppa!"jawabku. Taeyang oppa memelukku.

AUTHOR POV
chaerin menerima lamaran taeyang.taeyang memeluk yeoja yang sudah 6tahun ini dicintainya.
DORr..DORr..(suara ledakan kembang api)
"andwe! Andwe! Omma!jangan mati,omma!tolong aku!tolong!"teriak chaerin ketakutan sambil memukul2 taeyang agar taeyang melepaskan tubuhnya.taeyang menjadi shock.chaerin terduduk lemas ditanah.jiyong segera memeluk chaerin ketakutan,dikecupnya kepala chaerin lembut.
"tenang,oppa disini"kata jiyong khawatir karena chaerin mengigil ketakutan sambil menangis.
"lepaskan aku!lepaskan aku,pembunuh"kata chaerin berusaha melepaskan diri tapi,pelukan jiyong terlalu kuat.
"ada apa ini?"tanya taeyang kaget.
"cepat panggil ambulance!"teriak jiyong.ommanya pun mengelus2 lembut chaerin yang mengamuk.
tak lama ambulance datang.chaerin yang sudah tertidur lemas segera dibawa.
"aku ikut"kata taeyang.
"tidak perlu! Kau bilang 6tahun kau mengejar chaerin tapi,kau tidak tau apa2 tentangnya.kau malah membunuhnya.biarkan aku yang menjaganya karena hanya aku yang bisa"kata jiyong yang masuk keambulance sambil memegang tangan chaerin.pintu mobil ambulance pun segera ditutup dan berjalan pergi.AUTHOR POV
saat kecil chaerin terbiasa tinggal dirumahnya sendirin.abojinya sudah lama mati sehingga ommanya bekerja untuk membiayai hidup.siang ommanya karyawan restoran dan malam kasir swalayan 24jam. Ommanya membanting tulang agar suatu saat bila ommanya mati chaerin tidak akan terlantar karena tidak ada uang.walau ommanya jarang dirumah,ommanya perhatian dengan chaerin.ibunya mengajarkan chaerin menjadi yeoja yang kuat sehingga memasukan chaerin kekelas taekwondoo sejak chaerin masih sangat kecil.
suatu malam chaerin melihat jaket ommanya dikasur.jaket itu biasanya dipakai ommanya berkerja.chaerin langsung mengambil jaket ommanya dan pergi ketempat ommanya berkerja.
saat tiba didepan swalayan chaerin melihat swalayan ommanya dirampok.chaerin tidak berani masuk dan hanya melihat dari luar lewat kaca. Dia ingin menolong ommanya sangat ingin.tapi,chaerin tidak berani. Bahkan kaki dan mulutnya tidak dapat bergerak.sang perampok menodong chaerin omma dengan pistol agar ommanya membuka mesin kasir.tapi ommanya menolak dan
DORR!! Darah keluar dari kepala ommanya chaerin.chaerin yang melihatnya menangis dan pingsan.CHAERIN POV
aku membuka mataku perlahan. Melihat jiyong oppa tertidur disampingku.aku juga melihat omma tiduran disofa panjang didekatku langsung terbagun.
"kau baik2 saja?bagaimana perasaanmu?"tanya omma khawatir.
"gwinchana,omma.kenapa aku disini. Apa yang terjadi?"tanyaku lemah.
"kau hanya kelelahan"kata omma menangis. omma pasti berbohong.Tapi,aku juga tidak ingat kenapa aku disini.aku melihat jiyong oppa.dia terlihat begitu lelah.
"sudah dua hari ini dia selalu menjagamu"jelas omma.
"2hari?"tanyaku kaget
"ne.kau tidak koma.hanya tertidur"
"penyakitku parah omma?"
"tidak sayang,troma itu bisa hilang"
"omma perlu berapa lama lagi aku akan menyakiti kalian?membuat kalian khawatir.kenapa aku tidak mati saja saat itu"kataku histeris karena ingat kembali pada mimpi buruk itu.oppa yang terbangun mendekapku.
"jangan berfikir begitu!kami begitu mencintaimu.kau berfikir mati dan merasakan kesakitanmu sendirian malah membuat kami terluka.kalau sakit,katakan sakit.jangan menyembunyikannya!"kata jiyong oppa.ntah sejak kapan appa juga disini,memeluk omma yang menangis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar