give me a tittle try #8
cast: SKY DRAGON, Seungri n Seung hyung a.k.a TOP
Author: Mahardika putri
cuap-cuap: disini GD dan CL pnya umur yg perbedaannya cukup jauh. semoga chinggudeul suka.
AUTHOR POV
(flashback)
Seungri baru saja masuk ke rumahnya. Saat dia membuka pintu tak ada yang menyambutnya atau menjawab salamnya.
“hyung!”kata Seungri tapi, tidak ada balasan.
“aku senang sekarang kau sudah jadi tunanganku. Aku jadi ingin segera menikah denganmu”kata Taeyang sambil memeluk Chaerin.
“kita harus menunggu beberapa tahun agar kita bisa menikah karena aku tak ingin kuliahku terganggu, oppa.”kata Chaerin sedikit manja. Melihat itu Seungri hanya tersenyum getir lalu dia melangkah pergi.
Seungri yang sudah mabuk tidak sadar telah menelpon Chaerin.
“kenapa kau begini oppa?”tanya Chaerin cemas. Karena merasa ponselnya bergetar Chaerin pun segera meraih ponsel di tansnya.
“ah, ne oppa. Aku di cafe bersama Seungri oppa karena Seungri oppa menelponku. Seungri oppa sedang mabuk berat oppa, bisakah kau ke sini?”kata Chaerin.
“ne, aku akan menunggumu.”kata Chaerin setelah mendengar jawaban dari sebrang telepon.
Setelah beberapa menit Chaerin menunggu Taeyang pun datang. Baru saja Taeyang masuk ke cafe dia melihat Chaerin sedang berpelukan dengan Seungri. Awalnya Taeyang hanya merasa biasa saja karena dia tahu Seungri dan Chaerin memang akrab.
“Aku memang mencintaimu Chaerin. Sangat cinta”kata Seungri yang mabuk. Teyang segera mengehentikan langkahnya.
“aku tahu kau tak pernah mencintaiku. Aku tak keberatan kau perpacaran atau pun menikah dengan Taeyang hyung. Tapi, izinkan aku memelukmu seperti sekarang lebih lama lagi.”ucap Seungri lirih.
“kau jangan seperti ini oppa! Kenapa kau mengatakannya? Bukankah kita teman? Aku sudah menelepon Taeyang oppa, sepertinya sebentar lagi dia akan sampai. Aku mohon, lepaskan aku. Aku tak ingin Taeyang oppa salah paham”kata Chaerin binggung.
“ne, arraso”kata Seungri sambil melepaskan pelukannya dari Chaerin. Taeyang keluar dari cafe perlahan-lahan dan masuk kembali seakan-akan dia baru tiba disana dan tak mendengarkan apa-apa.
“Chaerin, kita berpisah saja”kata Taeyang tiba-tiba.
“kau bercanda kan oppa?”tanya Chaerin kaget.
“aku serius.”
“aku benar-benar ingin berpisah denganmu.”kata Taeyang lagi.
“waeyo oppa? Apa salahku?”tanya Chaerin tak terima.
“aku tak ingin melukai Seungri”kata Taeyang. Chaerin tentu saja kaget mendengarnya.
“kenapa dengan Seungri oppa. Bukankah ini hubungan kita.”
“aku tak sengaja mendengarkan percakapan kalian di Cafe. karena itu aku mohon kita berpisah saja.”
“aku mencintaimu oppa, jangan lepaskan aku! Jebal!”kata Chaerin mulai memelas dan air matanya hampir menetes.
“mianhae, Chaerin. Aku tak ingin egois. Aku tak bisa tidak mempedulikan perasaan Seungri yang mencintaimu.”kata Taeyang memohon agar Chaerin mengerti posisinya.
“itu tak akan terjadi oppa. Aku pura-pura kita tidak pernah membicarakannya dan kita tak pernah bertemu hari ini.”kata Chaerin marah dan pergi meninggalkan rumah Taeyang.
Hari ini Chaerin dan Taeyang bertemu kembali di sebuah Cafe. Chaerin memang bersikap seolah-olah tak pernah mendengar pernyataan Taeyang beberapa hari lalu, dia tetap bersikap wajar. Berbeda dengan Taeyang yang selalu berusaha untuk mengatakan kata “pisah” pada Chaerin lagi.
“aku mohon Chaerin! aku tak ingin melukai Seungri”kata Taeyang memohon.
“jadi bila kau melukaiku itu tidak jadi masalah untukmu oppa?”protes Chaerin.
“bukan begitu maksudku”kata Taeyang binggung untuk mengatakan dan menjelaskan pikirannya kali ini. Chaerin berdiri dari tempat duduknya.
“apakah cintamu palsu? Kau tak pernah sungguh-sungguh mencintaiku kan, oppa?”kata Chaerin sambil menangis, air matanya tak tertahankan sekarang.
“kau salah!”
“tidak! Yang aku katakan memang benar”kata Chaerin.
“kau salah paham, Chaerin”kata Taeyang meraih tangan Chaerin saat Chaerin baru saja melangkah keluar cafe.
“apa yang aku katakan benarkan? Kau memang tak pernah mencintaiku oppa.”kata Chaerin penuh emosi.
“diamlah Chaerin! diam! Ini tempat ramai.”kata Taeyang mencoba untuk membuat Chaerin diam. Taeyang berusaha meraih tangan Chaerin tapi, Chaerin selalu berhasil melepaskan tanggannya dari genggaman Taeyang. Chaerin berjalan memang penuh emosi hingga dia tidak sadar kalau sudah berjalan keluar dari trotoar. Suara klakson mobil terdengar sangat kencang, Taeyang dengan sigap menarik Chaerin agar tidak berada di jalan raya. Tubuh mereka sedikit berputar. Chaerin segera melepaskan genggaman tangan Taeyang. Tapi, tubuh Taeyang menjadi tidak seimbang hingga dia tertabrak mobil yang lainnya.
“ini karena aku ini salahku.”kata Chaerin terus menerus diperjalanan menuju rumah sakit.
“diamlah ini bukan salahmu”kata Taeyang pada Chaerin dengan lemah. Taeyang menghapus air mata yang mebahasi pipi Chaerin dengan lembut.
“aku mencintaimu Chaerin.”kata Taeyang lemah.
(Flash back END)
“aku yang menyebabkan dia mati.”kata Chaerin menangis.
“itu karena kecelakaan. Kau tak berhak menyalahkan dirimu sendri.”kata Jiyong sambil menatap Chaerin yang tiduran di rumput tepat di sampingnya. Chaerin menutup matanya dengan tanganya. Tapi, Jiyong sadar Chaerin sedang menangis sekarang.
“aku tahu sanagt berat untuk menceritakannya. Tapi, aku yakin setelah menceritakannya bebanmu menjadi lebih ringan.”nasehat Jiyong. Jiyong memang menjadi binggung apa yang harus dia lakukan agar Chaerin menjadi tenang.
TBC
Dika lgi males bgt nulis, kayany leptop Dika ada hantunya. ada saran biar Dika rajin ngetik?
cast: SKY DRAGON, Seungri n Seung hyung a.k.a TOP
Author: Mahardika putri
cuap-cuap: disini GD dan CL pnya umur yg perbedaannya cukup jauh. semoga chinggudeul suka.
AUTHOR POV
(flashback)
Seungri baru saja masuk ke rumahnya. Saat dia membuka pintu tak ada yang menyambutnya atau menjawab salamnya.
“hyung!”kata Seungri tapi, tidak ada balasan.
“aku senang sekarang kau sudah jadi tunanganku. Aku jadi ingin segera menikah denganmu”kata Taeyang sambil memeluk Chaerin.
“kita harus menunggu beberapa tahun agar kita bisa menikah karena aku tak ingin kuliahku terganggu, oppa.”kata Chaerin sedikit manja. Melihat itu Seungri hanya tersenyum getir lalu dia melangkah pergi.
Seungri yang sudah mabuk tidak sadar telah menelpon Chaerin.
“kenapa kau begini oppa?”tanya Chaerin cemas. Karena merasa ponselnya bergetar Chaerin pun segera meraih ponsel di tansnya.
“ah, ne oppa. Aku di cafe bersama Seungri oppa karena Seungri oppa menelponku. Seungri oppa sedang mabuk berat oppa, bisakah kau ke sini?”kata Chaerin.
“ne, aku akan menunggumu.”kata Chaerin setelah mendengar jawaban dari sebrang telepon.
Setelah beberapa menit Chaerin menunggu Taeyang pun datang. Baru saja Taeyang masuk ke cafe dia melihat Chaerin sedang berpelukan dengan Seungri. Awalnya Taeyang hanya merasa biasa saja karena dia tahu Seungri dan Chaerin memang akrab.
“Aku memang mencintaimu Chaerin. Sangat cinta”kata Seungri yang mabuk. Teyang segera mengehentikan langkahnya.
“aku tahu kau tak pernah mencintaiku. Aku tak keberatan kau perpacaran atau pun menikah dengan Taeyang hyung. Tapi, izinkan aku memelukmu seperti sekarang lebih lama lagi.”ucap Seungri lirih.
“kau jangan seperti ini oppa! Kenapa kau mengatakannya? Bukankah kita teman? Aku sudah menelepon Taeyang oppa, sepertinya sebentar lagi dia akan sampai. Aku mohon, lepaskan aku. Aku tak ingin Taeyang oppa salah paham”kata Chaerin binggung.
“ne, arraso”kata Seungri sambil melepaskan pelukannya dari Chaerin. Taeyang keluar dari cafe perlahan-lahan dan masuk kembali seakan-akan dia baru tiba disana dan tak mendengarkan apa-apa.
“Chaerin, kita berpisah saja”kata Taeyang tiba-tiba.
“kau bercanda kan oppa?”tanya Chaerin kaget.
“aku serius.”
“aku benar-benar ingin berpisah denganmu.”kata Taeyang lagi.
“waeyo oppa? Apa salahku?”tanya Chaerin tak terima.
“aku tak ingin melukai Seungri”kata Taeyang. Chaerin tentu saja kaget mendengarnya.
“kenapa dengan Seungri oppa. Bukankah ini hubungan kita.”
“aku tak sengaja mendengarkan percakapan kalian di Cafe. karena itu aku mohon kita berpisah saja.”
“aku mencintaimu oppa, jangan lepaskan aku! Jebal!”kata Chaerin mulai memelas dan air matanya hampir menetes.
“mianhae, Chaerin. Aku tak ingin egois. Aku tak bisa tidak mempedulikan perasaan Seungri yang mencintaimu.”kata Taeyang memohon agar Chaerin mengerti posisinya.
“itu tak akan terjadi oppa. Aku pura-pura kita tidak pernah membicarakannya dan kita tak pernah bertemu hari ini.”kata Chaerin marah dan pergi meninggalkan rumah Taeyang.
Hari ini Chaerin dan Taeyang bertemu kembali di sebuah Cafe. Chaerin memang bersikap seolah-olah tak pernah mendengar pernyataan Taeyang beberapa hari lalu, dia tetap bersikap wajar. Berbeda dengan Taeyang yang selalu berusaha untuk mengatakan kata “pisah” pada Chaerin lagi.
“aku mohon Chaerin! aku tak ingin melukai Seungri”kata Taeyang memohon.
“jadi bila kau melukaiku itu tidak jadi masalah untukmu oppa?”protes Chaerin.
“bukan begitu maksudku”kata Taeyang binggung untuk mengatakan dan menjelaskan pikirannya kali ini. Chaerin berdiri dari tempat duduknya.
“apakah cintamu palsu? Kau tak pernah sungguh-sungguh mencintaiku kan, oppa?”kata Chaerin sambil menangis, air matanya tak tertahankan sekarang.
“kau salah!”
“tidak! Yang aku katakan memang benar”kata Chaerin.
“kau salah paham, Chaerin”kata Taeyang meraih tangan Chaerin saat Chaerin baru saja melangkah keluar cafe.
“apa yang aku katakan benarkan? Kau memang tak pernah mencintaiku oppa.”kata Chaerin penuh emosi.
“diamlah Chaerin! diam! Ini tempat ramai.”kata Taeyang mencoba untuk membuat Chaerin diam. Taeyang berusaha meraih tangan Chaerin tapi, Chaerin selalu berhasil melepaskan tanggannya dari genggaman Taeyang. Chaerin berjalan memang penuh emosi hingga dia tidak sadar kalau sudah berjalan keluar dari trotoar. Suara klakson mobil terdengar sangat kencang, Taeyang dengan sigap menarik Chaerin agar tidak berada di jalan raya. Tubuh mereka sedikit berputar. Chaerin segera melepaskan genggaman tangan Taeyang. Tapi, tubuh Taeyang menjadi tidak seimbang hingga dia tertabrak mobil yang lainnya.
“ini karena aku ini salahku.”kata Chaerin terus menerus diperjalanan menuju rumah sakit.
“diamlah ini bukan salahmu”kata Taeyang pada Chaerin dengan lemah. Taeyang menghapus air mata yang mebahasi pipi Chaerin dengan lembut.
“aku mencintaimu Chaerin.”kata Taeyang lemah.
(Flash back END)
“aku yang menyebabkan dia mati.”kata Chaerin menangis.
“itu karena kecelakaan. Kau tak berhak menyalahkan dirimu sendri.”kata Jiyong sambil menatap Chaerin yang tiduran di rumput tepat di sampingnya. Chaerin menutup matanya dengan tanganya. Tapi, Jiyong sadar Chaerin sedang menangis sekarang.
“aku tahu sanagt berat untuk menceritakannya. Tapi, aku yakin setelah menceritakannya bebanmu menjadi lebih ringan.”nasehat Jiyong. Jiyong memang menjadi binggung apa yang harus dia lakukan agar Chaerin menjadi tenang.
TBC
Dika lgi males bgt nulis, kayany leptop Dika ada hantunya. ada saran biar Dika rajin ngetik?
hehe maaf ya thor baru comment. Kalo menurutku konflik sama si kang seung ri di lebarin lagi sama abg nya si Mba Chaerin. Over all udah bagus sih, semangat ya thor nulisnya, aku adalah SKYDRAGON-Pro jadi gak sabar nunggunya
BalasHapus